Sukses

Fashion

Kenali Perbedaan Bahan Satin dan Silk Sebelum Membeli Pakaian

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, bahan satin dan silk sering kali terlihat mirip karena sama-sama mengilap dan terkesan mewah. Tak sedikit orang yang mengira keduanya adalah bahan yang sama, padahal satin dan silk memiliki perbedaan yang cukup jelas. Mengenali perbedaan ini penting agar kamu tidak salah memilih pakaian sesuai kebutuhan.

Pemilihan bahan yang tepat bisa memengaruhi kenyamanan saat dikenakan, tampilan, hingga perawatannya. Satin dan silk sama-sama populer dalam dunia fashion, mulai dari pakaian sehari-hari hingga busana formal. Yuk, kenali perbedaan keduanya sebelum membeli pakaian.

Perbedaan dari Bahan Dasar

Silk atau sutra adalah bahan alami yang berasal dari serat ulat sutra. Karena berasal dari bahan alami, silk terasa sangat lembut, ringan, dan nyaman di kulit. Tak heran jika pakaian berbahan silk biasanya memiliki harga yang lebih tinggi.

Sementara itu, satin bukan jenis bahan, melainkan teknik tenun yang menghasilkan permukaan kain mengilap. Satin bisa dibuat dari berbagai serat, seperti polyester dan nilon. Inilah sebabnya harga satin cenderung lebih terjangkau dan bervariasi.

Dari Tekstur dan Tampilan

Silk memiliki tekstur yang lembut dan halus di kedua sisi kain. Kilau silk terlihat lebih natural dan tidak terlalu mencolok. Saat disentuh, bahan ini terasa ringan dan jatuh dengan indah.

Silk dikenal sangat nyaman karena mampu menyerap keringat dengan baik. Bahan ini cocok digunakan untuk cuaca panas karena terasa sejuk di kulit. Namun, silk membutuhkan perawatan ekstra agar tetap awet.

Berbeda dengan silk, satin biasanya memiliki satu sisi yang mengilap dan satu sisi yang lebih doff. Kilau satin terlihat lebih jelas dan mencuri perhatian. Teksturnya juga cenderung sedikit lebih licin dibandingkan silk.

Satin yang berbahan sintetis, cenderung kurang menyerap keringat. Meski begitu, satin tetap nyaman digunakan untuk acara singkat atau di ruangan ber-AC. Keunggulan satin ada pada tampilannya yang terlihat elegan.

Merawat Bahan Silk dan Bahan Satin

Pakaian berbahan silk membutuhkan perawatan khusus. Sebaiknya dicuci dengan tangan atau menggunakan dry clean agar serat kain tidak mudah rusak. Penggunaan deterjen yang lembut juga sangat disarankan.

Satin relatif lebih mudah dirawat, terutama satin berbahan polyester. Bahan ini bisa dicuci dengan mesin, meski tetap perlu hati-hati agar tidak mudah kusut. Perawatan yang lebih praktis membuat satin banyak dipilih untuk pakaian sehari-hari.

Silk sering digunakan untuk pakaian premium seperti blus, dress, atau piyama mewah. Kesan elegan dan kenyamanannya membuat silk cocok untuk pemakaian jangka panjang. Namun harganya yang lebih mahal membuat bahan ini sering dipilih untuk momen tertentu.

Satin lebih sering digunakan untuk gaun pesta, rok, atau busana formal lainnya. Kilau kainnya membuat penampilan terlihat lebih glamor. Satin juga banyak digunakan karena tampilannya mewah dengan harga yang lebih terjangkau.

Sahabat Fimela, satin dan silk memang sama-sama indah, tetapi memiliki bahan yang berbeda. Dengan kamu mengenali perbedaan bahan satin dan silk, kamu bisa memilih pakaian sesuai kebutuhan dan budget.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading