Sukses

Fashion

Perpaduan Leather dan Floral Jadi Sorotan Koleksi di Jakarta Fashion Week 2027

Fimela.com, Jakarta - Material leather selama ini identik dengan karakter busana yang tegas dan berani. Namun, lewat permainan tekstur, potongan modern, dan detail floral, material tersebut dapat menghadirkan sisi feminin yang lebih lembut. Eksplorasi inilah yang diangkat Elizabeth melalui koleksi terbarunya di Jakarta Fashion Week (JFW) 2027.

Brand fashion Indonesia yang telah hadir sejak 1963 ini mempersembahkan koleksi bertajuk Bloom Beneath the Surface pada Kamis, 29 Oktober 2026, di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta. Menghadirkan 16 looks, koleksi ini mengeksplorasi pertemuan antara karakter kuat, struktur modern, dan keindahan feminin yang terinspirasi dari alam.

Melalui koleksi tersebut, Elizabeth mengangkat gagasan bahwa di balik permukaan yang terlihat kuat, terdapat proses transformasi yang berlangsung secara perlahan. Filosofi ini diterjemahkan lewat perpaduan material berkarakter dengan tekstur lembut, siluet terstruktur dengan gerak yang lebih organik, serta elemen modern yang bertemu inspirasi alam.

 

Leather Hadir dengan Sentuhan Feminin

Salah satu daya tarik koleksi Bloom Beneath the Surface terletak pada eksplorasi material textured PU leather. Material yang selama ini lekat dengan identitas Elizabeth sebagai brand tas tersebut kini diolah menjadi busana dengan siluet sculpture modern dan sentuhan feminin.

Permainan tekstur menjadi elemen penting dalam koleksi ini. Teknik laser-cut floral menghadirkan detail bunga yang terlihat organik, berpadu dengan tekstur knit, katun, serta kilau lembut satin. Perpaduan tersebut menciptakan kontras menarik antara permukaan material yang tegas dan detail yang terasa lebih halus.

Eksplorasi leather menjadi cara Elizabeth memperluas karakter material yang telah dikenal melalui produk tasnya ke dalam kategori busana. Hasilnya adalah interpretasi gaya yang lebih eksperimental, tetapi tetap mempertahankan kesan elegan sebagai bagian dari identitas brand.

Palet Warna Alam dengan Aksen yang Lebih Berani

Selain material, pilihan warna turut membangun karakter koleksi. Elizabeth memadukan nuansa alami seperti stone, clay, dan olive dengan aksen deep burgundy, blush pink, serta dusty blue.

Warna-warna tersebut menghadirkan keseimbangan antara kesan earthy yang tenang dan sentuhan feminin yang lebih ekspresif. Ketika dipadukan dengan variasi tekstur dan siluet, keseluruhan koleksi memancarkan karakter quiet confidence atau kepercayaan diri yang tenang.

Alih-alih mengandalkan tampilan yang terlalu mencolok, koleksi ini menampilkan keanggunan melalui detail, konstruksi, dan karakter material. Pendekatan tersebut membuat busana terlihat modern sekaligus memiliki daya tarik yang tidak lekang oleh waktu.

 

Eksplorasi Feminitas dalam Busana

Dikembangkan oleh Vernalyn Subali, Director of Design Product Elizabeth, Bloom Beneath the Surface menjadi ruang eksplorasi untuk menghadirkan interpretasi feminin yang lebih eksperimental. Vernalyn sendiri menempuh pendidikan Merchandising Management & Apparel Design di Oregon State University.

Menurut Vernalyn, penggunaan material leather dalam koleksi ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan sisi lain dari identitas Elizabeth kepada masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa material yang selama ini identik dengan tas Elizabeth juga bisa dieksplorasi menjadi busana dengan sesuatu yang lebih kreatif. Kayak padu padan tekstur, floral, dan siluet modern, sehingga menunjukkan identitas Elizabeth yang punya karakter kuat namun tetap menampilkan sentuhan feminin,” ujar Vernalyn Subali.

Ia berharap koleksi ini dapat mengajak masyarakat melihat Elizabeth dari perspektif yang baru, tanpa meninggalkan karakter elegan dan timeless yang selama ini melekat pada brand.

Partisipasi Elizabeth di Jakarta Fashion Week 2027 sekaligus menjadi bagian dari perjalanan brand dalam mengembangkan desain yang relevan dengan perubahan gaya perempuan masa kini. Sejalan dengan semangat Empower Women with Style, Elizabeth ingin menginspirasi perempuan untuk mengekspresikan diri dan melangkah dengan percaya diri melalui gaya personal mereka.

Lewat Bloom Beneath the Surface, Elizabeth memperlihatkan bahwa karakter kuat dan kelembutan feminin tidak harus saling bertentangan. Keduanya justru dapat hadir berdampingan, menciptakan gaya yang memiliki struktur sekaligus keanggunan—sebuah interpretasi modern yang tetap berakar pada identitas brand.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading