Sukses

FimelaMom

Cara Membangun Kedekatan Ibu dan Anak dengan Menyenangkan Lewat Aktivitas Sederhana

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, membangun kedekatan antara ibu dan anak tidak selalu harus lewat momen besar atau rencana yang rumit. Justru, koneksi emosional paling kuat sering tumbuh dari aktivitas sederhana yang dilakukan dengan penuh kehadiran dan rasa hangat. Di tengah kesibukan ibu dan rutinitas anak yang padat, momen kecil yang menyenangkan bisa menjadi jembatan untuk saling memahami dan merasa dekat.

Dilansir dari momonpurpose.com, berikut beberapa cara membangun kedekatan ibu dan anak dengan menyenangkan, yang bisa Sahabat Fimela terapkan dalam keseharian.

1. Bermain Permainan Favorit Anak

Para psikolog anak sepakat bahwa child-led play atau permainan yang dipimpin oleh anak merupakan salah satu cara terbaik untuk membangun ikatan emosional yang aman. Biarkan anak memilih permainan yang mereka sukai, lalu ikut bermain tanpa mengoreksi atau mengarahkan berlebihan. Sikap ini membuat anak merasa dunianya dihargai dan dipercaya. Tak perlu lama, bahkan satu permainan singkat sudah cukup untuk membuat anak merasa diperhatikan sepenuhnya.

2. Jalan Santai Sambil Mendengarkan Cerita Anak

Berjalan santai di sore hari bisa menjadi ruang aman bagi anak untuk bercerita. Tanpa tekanan tatapan mata atau distraksi gawai, anak cenderung lebih terbuka. Ibu cukup mengajukan pertanyaan sederhana seperti, “Apa hal paling menyenangkan hari ini?”, lalu mendengarkan dengan penuh empati. Terkadang, cerita yang tak pernah keluar seharian justru muncul saat ibu memilih untuk diam dan hadir.

 

 

 

 

3. Ciptakan Rutinitas Malam Berdua

Rutinitas sebelum tidur memberi rasa aman dan kedekatan emosional pada anak. Tidak harus lama, lima menit berbincang, membaca cerita, atau sekadar berpelukan sudah cukup. Ibu dan anak bisa saling berbagi perasaan, atau menceritakan momen terbaik dan tersulit hari itu. Rutinitas kecil ini membantu anak merasa dicintai dan didengar.

4. Memasak atau Membuat Kue Bersama

Aktivitas memasak menghadirkan pengalaman sensorik seperti menuang, mengaduk, mencicipi, yang secara alami menciptakan bonding. Tak perlu terlalu fokus pada hasil atau kerapian dapur. Tertawa bersama dan menikmati proses jauh lebih penting daripada kue yang sempurna.

5. Membangun Benteng atau Dunia Imajinasi

Permainan imajinatif membantu perkembangan emosi dan kreativitas anak. Ketika ibu ikut masuk ke dunia khayalan mereka, entah menjadi penjaga benteng atau tokoh cerita, anak akan merasa benar-benar dilihat dan diterima. Meski hanya sepuluh menit, dampaknya bisa sangat berarti.

6. Adakan “Yes Day” Sesekali

Sesekali, cobalah hari di mana ibu lebih sering berkata “ya” daripada “tidak”. Es krim sebelum makan malam atau bermain hujan kecil bisa menjadi pengalaman yang membekas. Tentu tetap dengan batasan aman, tetapi kebebasan ini membantu anak merasa dicintai tanpa syarat.

 

 

 

 

 

7. Melihat Album Foto Lama Bersama

Membuka album foto atau buku bayi adalah cara lembut untuk memperkuat rasa memiliki dan identitas anak. Cerita tentang masa kecil mereka membuat anak merasa dicintai sejak dulu, sekaligus menciptakan momen hangat yang menenangkan sebelum tidur.

8. Berolahraga Bersama

Aktivitas fisik ringan seperti stretching, yoga anak, atau bermain di taman membantu menenangkan sistem saraf anak dan ibu. Kedekatan fisik dalam suasana positif memperkuat koneksi emosional yang bertahan lama.

9. Makan Bersama Tanpa Gawai

Makan bersama tanpa distraksi layar memberi ruang percakapan yang bermakna. Ajukan pertanyaan terbuka seperti, “Apa hal terlucu yang terjadi hari ini?”. Kebiasaan ini terbukti mendukung kesehatan emosional anak dan mempererat hubungan keluarga.

10. Biarkan Anak Mengajarkan Sesuatu

Membalik peran di mana anak menjadi “guru” membantu meningkatkan rasa percaya diri mereka. Entah mengajarkan trik kartu, gerakan olahraga, atau cara memainkan mainan favorit, anak akan merasa suaranya penting dan dihargai.

Sahabat Fimela, pada akhirnya, cara membangun kedekatan ibu dan anak dengan menyenangkan bukan soal waktu yang lama, melainkan kualitas kehadiran. Ketika ibu hadir sepenuh hati, mendengarkan, bermain, dan tertawa bersama anak akan tumbuh dengan rasa aman, percaya diri, dan penuh cinta.

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading