Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, mom shaming menjadi salah satu hal yang cukup sering dialami para ibu dalam kehidupan sehari-hari. Bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari komentar tentang cara mengasuh anak, pilihan makanan si kecil, bahkan keputusan ibu dalam membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan. Meski terdengar hanya seperti sekadar saran, tidak sedikit komentar tersebut justru membuat ibu merasa tertekan dan kurang percaya diri.
Menariknya, mom shaming tidak selalu datang dari orang asing atau media sosial. Dalam banyak hal, komentar paling menyakitkan justru berasal dari lingkungan terdekat. Orang-orang di sekitar sering merasa memiliki hak untuk menilai atau membandingkan pola asuh yang dijalani seorang ibu. Akibatnya, ibu bisa merasa serba salah karena apapun keputusan yang diambil sering kali tetap mendapat komentar dari orang lain.
Dilansir dari psychologytoday.com, anggota keluarga menjadi salah satu lingkungan yang paling sering memberikan penilaian terhadap pola pengasuhan. Mulai dari orangtua, mertua, hingga kerabat dekat terkadang tanpa sadar melontarkan kritik yang membuat ibu merasa dihakimi. Oleh karena itu, penting bagi setiap ibu untuk tetap percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak membiarkan komentar negatif mempengaruhi kesehatan mental maupun rasa percaya diri dalam mengasuh anak.
Advertisement
Advertisement
Tips Menghadapi Komentar Mom Shaming dari Lingkungan Terdekat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5585703/original/070702300_1778138724-mother-with-her-child-home.jpg)
1. Sadari bahwa semua ibu pasti pernah dinilai orang lain
Sahabat Fimela, salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah hampir semua ibu pernah menerima komentar atau kritik tentang cara mengasuh anak. Mulai dari pilihan menyusui, pola makan anak, cara mendisiplinkan hingga keputusan bekerja atau menjadi ibu rumah tangga sering menjadi bahan penilaian orang lain. Dengan memahami bahwa mom shaming adalah pengalaman yang umum terjadi, Sahabat Fimela bisa lebih siap secara emosional dan tidak terlalu terkejut ketika menerima komentar negatif.
2. Jangan langsung memasukkan semua komentar ke hati
Biasanya, orang yang mengkritik terkadang melakukannya karena rasa tidak aman atau penyesalan dalam dirinya sendiri. Tidak jarang, ada orang yang merasa lebih baik ketika mengomentari pilihan orang lain. Bahkan, ada seseorang yang memberi nasihat karena ingin merasa lebih berpengalaman. Oleh sebab itu, tidak semua komentar perlu dianggap sebagai kebenaran mutlak tentang kemampuan Sahabat Fimela sebagai ibu.
3. Fokus pada dukungan dari orang-orang yang suportif
Saat menghadapi mom shaming, penting untuk lebih dekat dengan orang-orang yang memberikan dukungan positif. Dukungan dari pasangan, sahabat, keluarga atau komunitas parenting yang sehat, bisa membantu menjaga rasa percaya diri sebagai ibu. Sebaliknya, jika ada lingkungan yang terlalu sering menghakimi dan membuat stres, Sahabat Fimela bisa mulai mengurangi interaksi demi menjaga kesehatan mental.
4. Jangan menuntut diri menjadi ibu yang sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5585704/original/076620800_1778138725-happy-asian-family-mom-daughter-embracing-kissing-cheek-congratulating-with-birthday-house.jpg)
Pada umumnya, semua orangtua pasti pernah melakukan kesalahan. Tidak ada ibu yang selalu sempurna dalam setiap keputusan parenting. Kadang rasa bersalah muncul karena terlalu membandingkan diri dengan ibu lain, terutama dari media sosial yang terlihat “sempurna.” Padahal, apa yang terlihat di internet belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya. Itulah sebabnya, penting untuk lebih realistis dan berhenti terlalu keras pada diri sendiri.
5. Tetapkan boundaries terhadap komentar yang toxic
Jika komentar mom shaming terus berulang dan mulai mengganggu kesehatan mental, penting untuk menetapkan batasan yang sehat. Sahabat Fimela bisa menyampaikan dengan tenang bahwa komentar tertentu membuat tidak nyaman atau memilih menghindari percakapan yang terlalu menghakimi. Dengan menetapkan boundaries, hal itu bisa membantu untuk menjaga kesehatan emosional sekaligus melindungi diri dari hubungan yang toxic.
6. Latih self-compassion dan berhenti menyalahkan diri sendiri
Komentar negatif sering kali membuat ibu merasa gagal atau tidak cukup baik. Padahal, menjadi orang tua memang penuh proses belajar. Oleh karena itu, Sahabat Fimela penting untuk melatih self-compassion atau memperlakukan diri sendiri dengan lebih lembut. Menghargai usaha kecil yang sudah dilakukan dapat membantu menjaga kesehatan mental dan membuat Sahabat Fimela lebih tenang dalam menjalani peran sebagai ibu.
Sahabat Fimela, menghadapi komentar mom shaming memang bukan hal yang mudah, apalagi jika datang dari lingkungan terdekat. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap ibu memiliki cara, kondisi, dan perjalanan parenting yang berbeda. Dengan tidak terlalu memasukkan komentar negatif ke hati, fokus pada dukungan dari orang-orang yang suportif, menetapkan boundaries yang sehat, serta belajar lebih lembut pada diri sendiri, Sahabat Fimela bisa tetap tenang dan percaya diri dalam mengasuh anak. Menjadi ibu bukan tentang menjadi sempurna, melainkan terus belajar dan memberikan kasih sayang terbaik untuk keluarga sesuai kemampuan diri sendiri.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5585701/original/076530100_1778138723-friends-are-sitting-chatting-couch__1_.jpg)
![Alyssa Daguise buktikan bahwa dirinya tak hanya sekadar bumil glowing tapi juga fashionable mama [@alyssadaguise]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/3unXmjBHzsgf6tbkHdT7tylJAUg=/0x23:1080x1103/200x200/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554685/original/000301200_1776091833-SnapInsta.to_670688104_18581626381057164_3767344184430632019_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5536663/original/099976400_1774335099-friends-are-sitting-chatting-couch.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5058563/original/047424500_1734669865-Gambar_WhatsApp_2024-12-20_pukul_11.29.32_dc1fd904.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4943301/original/089957100_1726156937-christina-wocintechchat-com-eF7HN40WbAQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934015/original/012409500_1778831497-f3de66f7-7539-4695-ac69-5f11811c6413.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4056421/original/043256100_1655473697-pexels-cottonbro-3662845.jpg)
![Sahabat Fimela, foto keluarga yang terlihat spontan justru sering terasa lebih natural dan penuh cerita dibanding pose yang terlalu formal. f[Dok/freepik.com/pchvector]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/dvcaFlLD52L-XiJszSMZSwrQzQY=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5631062/original/040957100_1778229336-12873.jpg)
![Perjalanan panjang di dalam mobil juga kerap membuat anak cepat merasa bosan atau suasana menjadi terlalu sunyi. Karena itu, memilih permainan yang tepat bisa menjadi kunci agar road trip tetap seru dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I06S8psEhvKoujosPxpjt2fx_2Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672603/original/047792900_1778485957-2151030899.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972913/original/082767900_1574245378-josh-applegate-p_KJvKVsH14-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2944946/original/016947600_1571646509-thiago-cerqueira-Wr3HGvx_RSM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038631/original/060126900_1653984049-humphrey-muleba-xy3iffqI4L0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324974/original/062632300_1786781828-290866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324949/original/014533600_1786780594-34d1ca2a-c72d-43a1-9ebd-9179d45bfb3e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324904/original/056011400_1786778461-290266.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324888/original/030124600_1786776768-nt1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324643/original/008449700_1786756637-ntt2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324659/original/013505800_1786757818-sar5.jpg)
![Tips olahraga efektif bagi penderita hipotiroid agar tetap fit seharian. [Dok/Pexels.com/Ketut Subiyanto].](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/DdHgcZ_EfwgmuZ4VQPCHEbLSZ1U=/260x125/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8135665/original/041055800_1780987756-pexels-ketut-subiyanto-5038866.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325041/original/071624300_1786794217-WhatsApp_Image_2026-08-15_at_11.42.34.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325112/original/068322200_1786808999-naura.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324864/original/045556400_1786775503-IMG_2418.jpeg)