Sukses

Food

Lebih Baik Almond Butter atau Peanut Butter? Ini Jawaban Ahlinya

Fimela.com, Malang - Selama beberapa tahun terakhir, selai kacang tidak lagi terbatas pada peanut butter sebagai pilihan utama. Munculnya almond butter memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang ingin mengonsumsi produk lebih kaya nutrisi. Tren ini memunculkan berbagai pertanyaan, terutama mengenai selai mana yang sebenarnya lebih baik untuk kesehatan. Perbedaan harga yang cukup jauh juga menambah rasa penasaran banyak orang, apakah kandungan gizinya memang sepadan? Untuk menjawabnya, penting memahami bahwa kesehatan suatu makanan dilihat dari keseluruhan nutrisinya, bukan hanya satu aspek.

Bagi sebagian orang, memilih selai kacang mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi yang mengutamakan pola makan sehat, keputusan ini cukup penting. Baik almond butter maupun peanut butter memiliki keunggulan masing-masing sehingga memerlukan perbandingan yang menyeluruh. Keduanya menyediakan sumber energi, protein, dan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas. Namun, komposisi nutrisi yang berbeda membuat manfaatnya juga memiliki fokus yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan harian Anda.

Di tengah beragam merek yang tersedia di pasaran, memilih versi natural tanpa tambahan gula atau minyak tetap menjadi prioritas utama. Hal ini karena bahan tambahan dapat mengurangi kualitas nutrisi dan menambah kalori yang tidak diperlukan. Selain itu, meskipun selai kacang termasuk makanan padat energi, mengonsumsinya dalam porsi tepat tetap memberikan banyak manfaat. Membaca label kemasan menjadi langkah awal untuk membuat keputusan konsumsi yang lebih bijak. Setelah mengenali dasar pola konsumsinya, kita bisa melangkah pada perbandingan detail antara keduanya.

Perbandingan Kalori dan Komposisi Dasar

Dari segi kalori, almond butter dan peanut butter memiliki angka yang hampir identik, yaitu sekitar 190–200 kalori per dua sendok makan. Ini menunjukkan bahwa keduanya sama-sama padat energi sehingga porsi tetap harus diperhatikan. 

Meski demikian, kandungan kalori ini berasal dari lemak sehat yang penting untuk fungsi tubuh sehari-hari. Peanut butter sedikit lebih unggul dalam protein, sedangkan almond butter unggul dalam serat. Keduanya juga mengandung karbohidrat rendah sehingga cocok untuk berbagai pola makan. Dengan komposisi dasar yang mirip, perbedaan manfaat biasanya muncul dari detail nutrisi mikronya.

Lemak Sehat dan Dampaknya bagi Jantung

Almond butter menonjol pada kandungan lemak tak jenuh tunggal yang lebih tinggi dibandingkan peanut butter. Jenis lemak ini berperan penting dalam menurunkan kolesterol jahat (LDL) sehingga mendukung kesehatan jantung. Peanut butter tetap menjadi pilihan yang baik, tetapi memiliki kadar lemak jenuh dua kali lebih tinggi dari almond butter. 

Konsumsi lemak jenuh berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol sehingga perlu diperhatikan porsinya. Dengan demikian, bagi individu yang fokus menjaga kesehatan jantung, almond butter menjadi pilihan yang lebih unggul. Meski begitu, keduanya aman dikonsumsi selama tidak berlebihan.

Vitamin, Mineral, dan Antioksidan Penting

Jika dibandingkan, almond butter mengandung lebih banyak vitamin E, kalsium, dan zat besi bahkan mencapai beberapa kali lipat dari peanut butter. Vitamin E merupakan antioksidan kuat yang membantu mencegah pembentukan plak di pembuluh darah. Kandungan kalsium dan zat besi yang lebih tinggi juga mendukung kesehatan tulang serta fungsi pembentukan sel darah merah. 

Sementara itu, peanut butter tetap kaya mineral seperti potassium, magnesium, serta zinc yang penting bagi metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, almond butter sering dianggap lebih unggul dari sisi mikronutrisi. Namun, peanut butter tetap memberikan manfaat yang tidak kalah penting bagi tubuh.

Serat, Protein, dan Keseimbangan Nutrisi

Dalam hal serat, almond butter kembali menjadi pemenang dengan kandungan serat dua kali lebih banyak daripada peanut butter. Serat berperan dalam menstabilkan gula darah serta meningkatkan rasa kenyang. Di sisi lain, peanut butter memiliki sedikit keunggulan pada protein, menjadikannya pilihan yang baik bagi yang membutuhkan tambahan asupan protein nabati. 

Kedua selai ini juga memiliki kadar gula alami yang rendah, khususnya jika Anda memilih versi natural tanpa pemanis tambahan. Secara keseluruhan, almond butter seimbang dalam serat dan mikronutrisi, sedangkan peanut butter unggul pada protein dan harga yang lebih terjangkau. Pilihan terbaik tetap bergantung pada kebutuhan masing-masing individu.

Tidak ada satu jawaban mutlak tentang selai kacang mana yang paling sehat karena keduanya memiliki keunggulan berbeda. Almond butter unggul dalam vitamin, mineral, lemak sehat, dan serat, sementara peanut butter memiliki kandungan protein lebih tinggi dengan harga yang lebih ekonomis. 

Dengan memahami kandungan masing-masing, Anda dapat menentukan selai mana yang paling sesuai dengan tujuan kesehatan Anda. Pada akhirnya, almond butter maupun peanut butter sama-sama dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang dan bergizi.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading