Sukses

Food

6 Tips Mengolah Ikan Laut agar Tidak Berbau Amis, Rahasia Hasil Masakan Lebih Sedap

ringkasan

  • Pembersihan insang dan isi perut segera setelah pembelian sangat krusial untuk mencegah bau amis.
  • Mencuci ikan di bawah air mengalir lebih baik daripada merendamnya, menjaga tekstur dan mencegah penyerapan bau.
  • Bahan asam seperti jeruk nipis, garam, jahe, dan cuka efektif mengurangi bau amis dengan mekanisme berbeda.

Fimela.com, Jakarta - Tips mengolah ikan laut agar tidak berbau amis penting diketahui agar hasil masakan terasa lebih lezat dan menggugah selera. Bau amis pada ikan umumnya dapat dikurangi dengan teknik pembersihan dan marinasi yang tepat sebelum proses memasak.

Memahami tips mengolah ikan laut agar tidak berbau amis juga membantu menjaga cita rasa alami ikan tanpa menghilangkan kandungan gizinya. Dengan memanfaatkan bahan dapur sederhana, seperti jeruk nipis, jahe, atau garam, aroma amis dapat berkurang secara efektif.

Menerapkan tips mengolah ikan laut agar tidak berbau amis membuat berbagai hidangan, mulai dari ikan goreng, bakar, hingga berkuah, menjadi lebih nikmat untuk disantap. Cara yang tepat tidak hanya menghasilkan aroma yang sedap, tetapi juga menjaga tekstur daging ikan tetap lembut dan segar.

Berikut Fimela.com merangkum dari berbagai sumber tentang tips mengolah ikan laut agar tidak berbau amis, Jumat (24/7/2026).

1. Bersihkan Insang dan Isi Perut hingga Tuntas

Langkah pertama untuk menghilangkan bau amis adalah membersihkan insang, isi perut, serta sisa darah ikan sesegera mungkin setelah dibeli. Bagian-bagian tersebut merupakan sumber utama bau amis karena mengandung darah, lendir, dan sisa makanan yang mudah membusuk.

Setelah semuanya dibuang, bilas rongga perut ikan di bawah air mengalir sambil menggosok perlahan agar tidak ada kotoran yang tertinggal. Proses pembersihan yang menyeluruh akan membuat ikan lebih segar dan siap diolah menjadi berbagai hidangan.

2. Cuci Ikan dengan Air Mengalir

Hindari merendam ikan terlalu lama saat mencucinya karena dapat membuat tekstur daging menjadi kurang segar dan kehilangan sebagian cita rasanya.

Sebaiknya bilas ikan di bawah air mengalir sambil membersihkan lendir, sisik yang tersisa, dan sisa darah yang masih menempel. Cara ini membantu mengurangi bau amis secara lebih efektif sekaligus menjaga kualitas daging ikan tetap padat dan tidak mudah hancur saat dimasak.

3. Lumuri dengan Jeruk Nipis atau Lemon

Perasan jeruk nipis atau lemon dikenal efektif membantu mengurangi bau amis berkat kandungan asam sitrat yang dapat menetralkan senyawa trimetilamina (TMA), salah satu penyebab aroma amis pada ikan.

Lumuri ikan secara merata hingga ke bagian dalam rongga perut, lalu diamkan selama sekitar 10–15 menit agar meresap. Setelah itu, bilas kembali dengan air bersih sebelum diberi bumbu.

Selain mengurangi bau amis, jeruk nipis dan lemon juga memberikan aroma segar yang membuat hasil masakan semakin menggugah selera.

4. Gunakan Garam sebagai Marinasi Singkat

Garam tidak hanya berfungsi sebagai penyedap, tetapi juga membantu mengurangi bau amis dan membuat tekstur ikan menjadi lebih padat.

Gosokkan garam ke seluruh permukaan ikan secara merata, kemudian diamkan selama 5–10 menit agar bekerja secara optimal.

Setelah itu, bilas hingga bersih agar rasa ikan tetap seimbang dan tidak terlalu asin. Cara sederhana ini sering digunakan sebelum ikan digoreng, dibakar, maupun dikukus.

5. Manfaatkan Jahe untuk Menambah Aroma Segar

Jahe memiliki aroma khas yang mampu membantu menyamarkan bau amis sekaligus memberikan cita rasa yang lebih harum pada ikan.

Parut atau haluskan jahe, kemudian balurkan ke seluruh permukaan ikan dan diamkan sekitar 10–15 menit sebelum dimasak.

Jahe juga sering dipadukan dengan bawang putih atau kunyit sebagai bumbu marinasi agar rasa ikan semakin kaya dan aroma amis berkurang secara maksimal.

6. Rendam Sebentar dengan Larutan Cuka

Larutan cuka dapat menjadi alternatif untuk mengurangi bau amis pada ikan sebelum dimasak. Campurkan sedikit cuka dengan air, lalu rendam ikan selama sekitar 5–10 menit.

Setelah itu, bilas hingga bersih agar aroma cuka tidak tertinggal dan tidak memengaruhi cita rasa masakan. Gunakan cuka secukupnya dan jangan merendam ikan terlalu lama agar tekstur daging tetap lembut serta rasa alaminya tetap terjaga.

Cara Memilih Ikan Laut yang Masih Segar

1. Perhatikan Kondisi Mata Ikan

Ikan laut yang masih segar memiliki mata yang jernih, bening, dan sedikit menonjol. Sebaliknya, mata yang keruh, cekung, atau tampak kusam biasanya menjadi tanda bahwa kualitas ikan sudah menurun.

2. Pilih Ikan dengan Insang Merah Cerah

Insang merupakan salah satu indikator utama kesegaran ikan. Pilih ikan yang memiliki insang berwarna merah cerah atau merah muda dan tampak bersih. Hindari ikan dengan insang berwarna cokelat, keabu-abuan, atau berlendir karena menandakan ikan sudah tidak segar.

3. Pastikan Daging Terasa Kenyal

Tekan perlahan bagian tubuh ikan menggunakan jari. Ikan yang masih segar memiliki daging yang kenyal dan akan kembali ke bentuk semula setelah ditekan. Jika bekas tekanan tetap terlihat atau daging terasa lembek, sebaiknya pilih ikan lain.

4. Cium Aroma Ikan

Ikan laut segar memiliki aroma khas laut yang ringan dan tidak menyengat. Hindari membeli ikan yang mengeluarkan bau amis berlebihan, asam, atau menyengat karena dapat menjadi tanda proses pembusukan telah dimulai.

5. Periksa Sisik dan Kulit Ikan

Sisik ikan segar biasanya masih menempel kuat, mengilap, dan tidak mudah lepas. Kulitnya juga tampak cerah serta dilapisi lendir bening. Jika sisik banyak yang rontok atau kulit terlihat kusam, kualitas ikan kemungkinan sudah menurun.

6. Amati Tekstur Perut dan Tubuh Ikan

Pilih ikan yang bagian perutnya masih utuh, tidak pecah, dan tidak tampak membengkak. Tubuh ikan juga sebaiknya terlihat padat, tidak lembek, serta tidak mengeluarkan cairan berlebihan. Kondisi ini menunjukkan ikan masih segar dan layak diolah menjadi berbagai hidangan.

Pertanyaan Seputar Tips Mengolah Ikan Laut agar Tidak Berbau Amis

Mengapa ikan laut bisa berbau amis?

Bau amis pada ikan laut terutama disebabkan oleh senyawa trimetilamina (TMA) yang terbentuk dari penguraian zat dalam insang, isi perut, dan lendir ikan jika tidak segera dibersihkan.

Bahan alami apa saja yang bisa digunakan untuk menghilangkan bau amis ikan?

Beberapa bahan alami yang efektif meliputi jeruk nipis atau lemon, garam, jahe, dan cuka, yang masing-masing bekerja dengan cara berbeda untuk menetralkan atau menyamarkan bau amis.

Berapa lama waktu yang ideal untuk mendiamkan ikan setelah dilumuri jeruk nipis atau jahe?

Setelah dilumuri jeruk nipis atau lemon, ikan sebaiknya didiamkan selama 5-30 menit. Sementara untuk jahe, biarkan selama 10-30 menit sebelum dibilas dan dimasak.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading