Sukses

Food

Resep Udang Bakar Saus Mentega, Bumbunya Meresap dan Aromanya Menggoda

0(0)

ringkasan

  • Pilih udang segar dengan ciri kulit cerah, aroma laut bersih, dan tekstur kenyal.
  • Marinasi udang dengan jeruk nipis, garam, dan lada minimal 30 menit untuk bumbu meresap dan hilangkan amis.
  • Olesi udang berulang kali dengan saus mentega saat dibakar untuk rasa maksimal.
Waktu Pembuatan1 Menit
Jumlah Porsi250 g Porsi

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Fimela.com, Jakarta - Udang menjadi salah satu bahan seafood yang mudah diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Teksturnya yang kenyal dan rasa gurih alaminya membuat udang cocok dimasak dengan beragam bumbu, termasuk saus mentega. Ketika dipanggang, aroma udang yang harum berpadu dengan saus mentega yang gurih sehingga menghasilkan hidangan yang menggugah selera. Menu ini juga bisa menjadi pilihan menarik ketika ingin menyajikan makanan berbeda untuk keluarga tanpa harus menggunakan terlalu banyak bahan.

Resep udang bakar saus mentega juga cukup praktis dibuat di rumah. Kuncinya terletak pada pemilihan udang yang segar, pembuatan bumbu yang seimbang, serta proses marinasi agar rasa lebih meresap. Saus mentega dapat dibuat dari bahan sederhana seperti mentega, bawang putih, kecap manis, saus tiram, dan beberapa bumbu pelengkap lainnya. Setelah udang dibumbui, proses pembakaran akan membuat permukaannya sedikit karamelisasi sekaligus menghasilkan aroma khas yang semakin menggoda.

Jika ingin membuat hidangan seafood yang gurih, harum, dan cocok disantap bersama nasi hangat, udang bakar saus mentega bisa menjadi pilihan. Lantas bagaimana resep udang bakar saus mentega dengan bumbunya meresap dan aromanya menggoda? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (19/8/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.

Memilih Udang Segar, Kunci Kelezatan Utama

Untuk menghasilkan Udang Bakar Saus Mentega yang benar-benar lezat dan aromanya menggoda, pemilihan bahan baku segar adalah langkah krusial, terutama udang itu sendiri. Udang segar memiliki karakteristik yang mudah dikenali. Warna kulit dan cangkangnya umumnya cerah dan mengkilap, bisa keabuan, merah muda, atau coklat kemerahan, dengan cangkang yang bening dan bersih tanpa adanya bintik hitam atau noda. Sebaiknya hindari udang yang terlihat kusam atau memiliki bercak hitam, karena ini bisa menjadi indikasi penurunan kualitas.

Selain warna, aroma udang juga menjadi penentu kesegaran. Udang yang masih segar akan mengeluarkan aroma khas laut yang bersih dan tidak menyengat, jauh berbeda dari bau amis yang tajam atau bahkan busuk seperti amonia. Melansir dari Halodoc, udang yang segar memiliki ciri khas yang mudah dikenali, mulai dari warna kulit yang cerah, aroma laut yang bersih, hingga tekstur daging yang kenyal. 

Tekstur daging udang segar terasa kenyal dan padat saat ditekan, serta kulitnya menempel kuat pada tubuh. Jika daging terasa lembek atau kepala udang mudah terlepas, ini menandakan udang sudah tidak segar. Kepala udang yang utuh dan menempel kuat, serta kaki yang lengkap dan tidak mudah copot, juga merupakan indikator kesegaran yang baik.

Apabila membeli udang beku, pastikan hanya terdapat lapisan es tipis yang menyelimutinya. Kristal es yang tebal bisa menjadi tanda bahwa udang telah disimpan terlalu lama atau mengalami proses pembekuan berulang, yang akan mengurangi kualitas kesegaran dan rasanya. Selain udang, kualitas mentega juga sangat penting. Gunakan mentega berkualitas baik, bukan margarin, jika ingin mendapatkan rasa yang lebih premium dan aroma gurih yang maksimal pada saus. Bumbu-bumbu lain seperti bawang putih, kecap, dan saus juga sebaiknya dipilih yang berkualitas baik untuk mendukung keseluruhan dimensi rasa hidangan ini.

Persiapan Awal dan Rahasia Bumbu Meresap Sempurna

Persiapan udang yang tepat sangat esensial agar bumbu dapat meresap secara maksimal dan udang terhindar dari bau amis yang mengganggu. Langkah pertama adalah membersihkan udang. Cuci udang di bawah air mengalir. Anda bisa membuang kepala udang jika tidak menyukainya, lalu kupas kulitnya, namun sisakan bagian ekor untuk memberikan tampilan yang lebih menarik saat disajikan.

Selanjutnya, buang kotoran yang ada di punggung udang. Caranya, belah sedikit bagian punggung udang menggunakan pisau kecil, kemudian buang kotoran hitam atau usus udang yang terlihat. Proses pembelahan punggung ini tidak hanya membersihkan, tetapi juga membantu bumbu agar lebih mudah meresap ke dalam daging udang. Untuk menghilangkan bau amis, lumuri udang yang sudah bersih dengan perasan air jeruk nipis atau lemon dan sedikit garam. Diamkan selama 10 hingga 15 menit, lalu bilas kembali dengan air bersih dan keringkan.

Setelah udang bersih dan tidak amis, langkah selanjutnya adalah marinasi. Udang dimarinasi dengan bumbu dasar seperti garam, lada, dan perasan jeruk nipis. Beberapa resep lain juga menambahkan saus tiram, kecap asin, atau bumbu halus seperti bawang putih dan bawang merah untuk memperkaya rasa awal. Durasi marinasi bervariasi, mulai dari 15-30 menit hingga semalaman di dalam kulkas. Marinasi yang lebih lama akan membantu bumbu meresap lebih dalam ke dalam daging udang sebelum proses pembakaran, menghasilkan rasa yang lebih intens.

Meracik Saus Mentega dan Teknik Bakar yang Tepat

Proses pembuatan saus mentega dan teknik pembakaran adalah inti dari resep ini untuk memastikan bumbu meresap sempurna dan aroma yang menggoda tercipta. Saus mentega biasanya dibuat dengan melelehkan mentega atau margarin, lalu menumis bawang putih cincang hingga mengeluarkan aroma harum. Setelah itu, berbagai bumbu tambahan seperti kecap asin, saus tiram, kecap manis, gula, lada bubuk, dan kadang saus sambal atau saus tomat ditambahkan. Semua bahan ini kemudian diaduk rata.

Beberapa resep juga menyarankan penambahan perasan jeruk nipis atau madu untuk menyeimbangkan rasa, memberikan sentuhan manis alami atau kesegaran. Saus inilah yang nantinya akan digunakan untuk mengolesi udang secara berulang kali selama proses pembakaran. Untuk proses pembakaran, panaskan panggangan atau teflon dengan api sedang. Penting untuk tidak menggunakan api terlalu tinggi, karena udang bisa cepat gosong di bagian luar namun belum matang sempurna di dalam, atau bahkan menjadi kenyal. Suhu panggangan yang ideal adalah ketika Anda bisa menahan tangan di atasnya sekitar empat detik.

Letakkan udang yang sudah dimarinasi di atas panggangan. Bakar udang hingga warnanya berubah menjadi kemerahan dan tampak setengah matang. Selama proses pembakaran, olesi udang secara merata dengan saus mentega yang sudah disiapkan. Balik udang secara berkala untuk memastikan matang merata dan bumbu meresap di kedua sisi. Pengolesan berulang ini sangat membantu bumbu meresap lebih dalam dan menciptakan lapisan rasa yang kaya. Udang matang dengan cepat. Umumnya, udang membutuhkan waktu 2-3 menit per sisi untuk matang sempurna, atau total 3-5 menit tergantung ukuran udang. Hindari memasak terlalu lama agar udang tidak menjadi keras atau alot.

Resep Udang Bakar Saus Mentega: Praktis dan Menggoda Selera

Berikut adalah panduan lengkap untuk membuat Udang Bakar Saus Mentega yang lezat, dengan bumbu yang meresap dan aroma yang pasti akan menggoda selera. Resep ini dirancang untuk sekitar 6 porsi.

Bahan-Bahan:

Bahan Utama:

  • 1 kg udang ukuran besar atau jumbo, pilih yang segar

Bahan Marinasi Udang:

  • 1 buah jeruk nipis, ambil air perasannya
  • 1 sendok teh garam
  • ½ sendok teh lada bubuk

Bahan Saus Mentega (Bumbu Olesan):

  • 3 sendok makan mentega atau margarin, lelehkan
  • 5 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan saus sambal (opsional, untuk sentuhan pedas)
  • 1 sendok makan saus tomat (opsional)
  • 1 sendok teh gula pasir
  • ½ sendok teh lada bubuk
  • Sedikit air (sekitar 2 sendok makan, sesuaikan jika saus terlalu kental)

Bahan Pelengkap (opsional):

  • Irisan jeruk nipis atau lemon untuk penyajian
  • Peterseli cincang untuk taburan
  • Sambal favorit Anda (misalnya sambal tomat atau sambal kecap)

Cara Membuat:

  1. Cuci bersih udang di bawah air mengalir. 
  2. Buang kepala udang jika tidak diinginkan, lalu kupas kulitnya namun sisakan bagian ekornya untuk tampilan yang lebih menarik. 
  3. Belah punggung udang secara hati-hati dengan pisau kecil, kemudian buang kotoran hitam (usus udang) yang ada di dalamnya. Pembelahan ini juga membantu bumbu agar lebih mudah meresap.
  4. Lumuri udang yang sudah bersih dengan air perasan jeruk nipis, garam, dan lada bubuk. 
  5. Aduk rata, lalu diamkan minimal 30 menit di dalam kulkas. Untuk hasil bumbu yang lebih meresap, udang bisa dimarinasi semalaman.
  6. Lelehkan mentega atau margarin di wajan dengan api kecil. 
  7. Masukkan bawang putih cincang, tumis hingga harum dan layu, pastikan tidak gosong. 
  8. Tambahkan kecap manis, saus tiram, kecap asin, saus sambal (jika digunakan), saus tomat (jika digunakan), gula pasir, dan lada bubuk. 
  9. Aduk semua bahan hingga rata. Jika saus terasa terlalu kental, tambahkan sedikit air. 
  10. Masak sebentar hingga bumbu tercampur sempurna dan sedikit mengental, lalu sisihkan.
  11. Panaskan panggangan arang, panggangan gas, atau teflon dengan api sedang. Pastikan panggangan dalam keadaan bersih. 
  12. Tata udang yang sudah dimarinasi di atas panggangan, berikan sedikit jarak antar udang agar matang merata. 
  13. Bakar udang hingga salah satu sisi berubah warna menjadi kemerahan dan setengah matang, biasanya sekitar 1-2 menit. 
  14. Balik udang, lalu olesi secara merata dengan saus mentega yang sudah dibuat. 
  15. Bakar kembali sisi lainnya sambil sesekali diolesi saus mentega hingga udang matang sempurna, ditandai dengan warna merah muda pekat dan bumbu yang meresap, sekitar 1-2 menit lagi. Penting untuk tidak memasak terlalu lama agar udang tidak menjadi alot.
  16. Angkat udang bakar yang sudah matang dan bumbu meresap. 
  17. Sajikan segera selagi hangat bersama nasi putih. Anda bisa menambahkan irisan jeruk nipis atau lemon serta sambal favorit sebagai pelengkap. 
  18. Taburi dengan peterseli cincang jika diinginkan untuk tampilan dan aroma yang lebih segar.

Tips Penyajian dan Kreasi Rasa yang Menggoda

Udang Bakar Saus Mentega paling nikmat disantap saat masih hangat, segera setelah diangkat dari panggangan. Hidangan ini sangat cocok dipadukan dengan nasi putih hangat. Untuk menambah kesegaran dan kekayaan rasa, Anda bisa menyajikannya dengan lalapan segar, irisan jeruk nipis atau lemon, serta sambal favorit seperti sambal tomat atau sambal kecap. Beberapa resep juga menyarankan untuk menaburkan peterseli cincang di atasnya untuk mempercantik tampilan dan menambah aroma.

Selain resep dasar, ada beberapa variasi yang bisa Anda coba untuk menciptakan kreasi rasa yang berbeda. Misalnya, Udang Bakar Madu Mentega, di mana penambahan madu ke dalam saus mentega akan memberikan sentuhan rasa manis alami yang lembut dan efek karamelisasi yang indah saat dibakar. Jika menyukai sensasi pedas hangat, Anda bisa mencoba Udang Bakar Saus Mentega Lada Hitam dengan menambahkan lada hitam tumbuk kasar ke dalam saus. Untuk penggemar bawang putih, fokuskan pada penggunaan bawang putih cincang yang lebih banyak untuk mendapatkan aroma dan rasa bawang putih yang dominan.

Bagi yang tidak memiliki panggangan, Udang Bakar Saus Mentega juga dapat dibuat menggunakan teflon. Prosesnya serupa, cukup panggang udang di teflon yang sudah diberi sedikit mentega dan olesi bumbu hingga matang sempurna. Untuk hasil terbaik, perhatikan beberapa tips tambahan: jangan menumpuk udang saat membakar agar matang merata. Udang jumbo atau besar lebih disarankan karena lebih mudah ditangani dan tidak mudah jatuh dari jeruji panggangan. Yang terpenting, jangan memasak udang terlalu lama (overcook) karena udang sangat cepat matang dan bisa menjadi kenyal seperti karet. Angkat segera setelah warnanya berubah menjadi merah muda dan dagingnya pekat. Untuk bumbu yang benar-benar meresap, marinasi udang semalaman di dalam kulkas akan memberikan hasil yang optimal.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Resep Udang Bakar Saus Mentega

1. Apa jenis udang yang cocok untuk resep udang bakar saus mentega?

Udang berukuran sedang hingga besar cocok digunakan karena dagingnya lebih tebal dan tidak mudah kering saat dibakar. Udang segar sebaiknya dipilih dengan aroma yang masih segar, tekstur kenyal, serta kulit dan kepala yang tidak berlendir. Udang yang sudah dibersihkan dapat langsung dimarinasi sebelum dipanggang.

2. Apakah udang perlu dikupas sebelum dibakar?

Udang dapat dikupas atau dibiarkan dengan kulitnya sesuai selera. Membakar udang dengan kulit dapat membantu mempertahankan kelembapan dan membuat aromanya lebih kuat. Jika ingin bumbu lebih mudah meresap, bagian punggung udang dapat dibelah sedikit setelah dibersihkan.

3. Berapa lama udang perlu dimarinasi?

Udang tidak membutuhkan waktu marinasi terlalu lama. Sekitar 15–30 menit sudah cukup untuk membantu bumbu menempel dan memberikan rasa pada udang. Marinasi terlalu lama, terutama jika menggunakan bahan yang bersifat asam, dapat mengubah tekstur udang menjadi kurang baik.

4. Mengapa udang bakar bisa menjadi keras atau alot?

Udang dapat menjadi keras jika dimasak terlalu lama dengan suhu tinggi. Karena itu, proses pembakaran sebaiknya dilakukan hingga udang berubah warna dan dagingnya matang, kemudian segera diangkat. Udang yang matang sempurna biasanya memiliki tekstur kenyal dan tidak keras.

5. Apakah udang bakar saus mentega bisa dibuat tanpa alat panggang?

Bisa. Jika tidak memiliki alat panggang, gunakan teflon, grill pan, atau wajan datar yang dapat digunakan untuk memanggang. Panaskan alat terlebih dahulu, kemudian masak udang sambil sesekali diolesi saus mentega agar bumbu semakin menempel dan permukaannya lebih harum.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Berikan Rating Untuk Resep Ini

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Loading