Sukses

Food

7 Cara Menyimpan Jeruk agar Tidak Cepat Kering, Tak Perlu Khawatir Menyimpan Setelah Mengetahui Trik Berikut

Fimela.com, Jakarta - Cara menyimpan jeruk agar tidak cepat kering sebenarnya mudah dilakukan, terlebih kalau kamu sering membeli jeruk dalam jumlah banyak. Dengan cara simpan yang tepat, jeruk bisa tetap segar lebih lama dan tidak berakhir terbuang karena sudah berubah tekstur atau rasanya.

Kalau hanya diletakkan di meja dapur, jeruk sebaiknya segera dimakan. Namun, kalau ingin menyimpannya beberapa hari, kulkas bisa jadi pilihan. Suhu dingin membantu memperlambat penurunan kualitas jeruk dan menjaga kandungan airnya tetap lebih lama.

Meski begitu, masih terdapat beberapa alternatif cara yang bisa dicoba agar jeruk tidak cepat kering. Mulai dari memilih jeruk yang masih segar, menjaga sirkulasi udara, hingga memisahkan buah yang mulai rusak. Yuk, simak 7 cara menyimpan jeruk agar tetap segar lebih lama versi Fimela, Rabu (19/8).

1. Pilih Jeruk yang Kondisinya Masih Baik

Cara menyimpan jeruk agar tidak cepat kering dimulai sejak kamu memilih buah. Periksa setiap jeruk sebelum dimasukkan ke tempat penyimpanan. Hindari buah yang sudah lembek, pecah, atau memiliki bagian yang rusak karena kondisi tersebut dapat mempercepat penurunan kualitas.

Jeruk yang masih utuh dapat disimpan lebih lama dibandingkan buah yang kulitnya sudah terbuka. Karena itu, jangan langsung mencampurkan semua jeruk yang baru dibeli tanpa memeriksanya terlebih dahulu.

Jika ada satu buah yang mulai rusak, segera pisahkan dari yang lain. Kebiasaan sederhana ini membantu mencegah kerusakan menyebar dan membuat stok jeruk lebih mudah diperiksa setiap hari.

2. Simpan di Suhu Ruang Jika Segera Dikonsumsi

Jeruk yang akan kamu makan dalam satu atau dua hari dapat diletakkan pada suhu ruang. Pilih tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan jauh dari sumber panas seperti kompor.

Gunakan keranjang atau wadah terbuka agar udara dapat bergerak di sekitar buah. Hindari menumpuk jeruk terlalu banyak karena bagian yang berada di bawah dapat mendapat tekanan dan lebih cepat rusak.

Cara ini cocok jika kamu membeli beberapa buah untuk kebutuhan harian. Namun, jika jumlahnya cukup banyak dan belum akan dikonsumsi dalam beberapa hari, kulkas dapat menjadi pilihan penyimpanan yang lebih sesuai.

3. Masukkan Jeruk ke Kulkas untuk Penyimpanan Lebih Lama

Jika kamu belum berencana menghabiskan jeruk dalam waktu dekat, simpan buah di laci penyimpanan buah dalam kulkas. Suhu dingin membantu memperlambat proses penurunan kualitas sehingga jeruk dapat bertahan lebih lama.

Jangan memenuhi laci sampai terlalu padat. Beri ruang di antara buah agar udara tetap bergerak dan kelembapan tidak terkumpul pada satu bagian.

Sebelum memasukkannya ke kulkas, pastikan permukaan jeruk dalam keadaan kering. Kamu tidak perlu mencuci semua jeruk terlebih dahulu karena pencucian dapat dilakukan saat buah akan dimakan.

4. Hindari Menyimpan Jeruk dalam Plastik Tertutup Rapat

Plastik yang ditutup rapat dapat membuat kelembapan berkumpul di sekitar kulit jeruk. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya jamur, terutama jika ada buah yang sudah mengalami kerusakan.

Jika ingin menggunakan kantong penyimpanan, pilih wadah atau kantong yang memungkinkan udara tetap bergerak. Kamu juga dapat menggunakan keranjang atau kantong jaring untuk menyimpan jeruk di kulkas.

Jangan langsung memasukkan jeruk ke wadah tertutup setelah membelinya jika permukaannya masih basah. Pastikan buah kering terlebih dahulu sebelum disimpan agar tidak ada air yang tertinggal di permukaan kulit.

5. Jangan Mencuci Jeruk Sebelum Disimpan

Mencuci jeruk sebelum penyimpanan sering dilakukan karena dianggap lebih praktis. Namun, jika buah belum akan dikonsumsi, kamu dapat menunda pencucian dan melakukannya ketika hendak makan.

Sebelum disimpan, cukup periksa kulitnya dan singkirkan kotoran yang terlihat tanpa membuat buah menjadi basah. Setelah itu, letakkan jeruk di tempat penyimpanan yang sudah disiapkan.

Saat akan dimakan, cuci jeruk di bawah air mengalir. Kebiasaan ini membuat pekerjaan di dapur tetap sederhana tanpa menambah kelembapan pada buah selama masa penyimpanan.

6. Pisahkan Jeruk dari Buah yang Sudah Rusak

Pemeriksaan berkala penting dilakukan ketika kamu menyimpan jeruk dalam jumlah banyak. Luangkan waktu untuk melihat kondisi kulit dan memisahkan buah yang mulai lunak, berjamur, atau mengeluarkan bau yang tidak biasa.

Jeruk yang rusak sebaiknya tidak dibiarkan bercampur dengan buah lain. Dengan memisahkannya lebih awal, kamu dapat mengurangi risiko kerusakan pada jeruk yang masih bisa dikonsumsi.

Kamu juga dapat mengatur posisi buah agar lebih mudah diperiksa. Letakkan jeruk dalam satu lapisan atau susunan yang tidak terlalu padat sehingga bagian kulitnya tetap terlihat dan tidak sulit dijangkau.

7. Perhatikan Jeruk Sebelum Dikonsumsi

Cara menyimpan jeruk agar tidak cepat kering tetap perlu diikuti dengan pemeriksaan sebelum buah dimakan. Kulit yang sedikit berubah warna belum tentu menunjukkan kerusakan, tetapi jamur, tekstur sangat lunak, atau bau yang tidak biasa perlu diperhatikan.

Jika jeruk mulai kehilangan air dan bagian dalam terasa kering, sebaiknya segera digunakan untuk jus atau olahan lain selama belum menunjukkan tanda kerusakan. Dengan begitu, buah tidak terbuang setelah terlalu lama disimpan.

Untuk jeruk yang sudah dipotong, simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan usahakan segera dikonsumsi. Jeruk utuh dan jeruk yang sudah dipotong membutuhkan cara penyimpanan yang berbeda.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menyimpan Jeruk agar Tidak Kering

1. Apakah jeruk lebih baik disimpan di kulkas?

Ya. Jika tidak segera dikonsumsi, kulkas dapat membantu memperlambat penurunan kualitas jeruk dan mempertahankan air dalam buah lebih lama.

2. Berapa lama jeruk bisa disimpan di suhu ruang?

Jeruk dapat disimpan di suhu ruang untuk kebutuhan beberapa hari, terutama jika ditempatkan di area yang tidak terkena panas dan sinar matahari langsung.

3. Apakah jeruk perlu dicuci sebelum masuk kulkas?

Tidak harus. Kamu dapat mencucinya ketika akan dikonsumsi agar kelembapan tidak bertahan pada kulit selama penyimpanan.

4. Mengapa jeruk cepat kering saat disimpan?

Jeruk kehilangan air secara alami setelah dipanen. Suhu penyimpanan dan lamanya buah disimpan dapat memengaruhi kondisi tersebut.

5. Apakah jeruk yang sudah dipotong boleh disimpan?

Boleh. Simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan konsumsi dalam waktu singkat untuk menjaga kondisinya.

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading