Fimela.com, Jakarta - Kue pisang menjadi pilihan camilan rumahan, berkat rasa manis alami dan aroma buah yang menggugah selera. Oat bisa dimanfaatkan sebagai bahan utama pengganti tepung terigu, untuk menciptakan sajian sederhana. Resep kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu cocok bagi pembaca pencinta camilan praktis.
Pisang matang memiliki tekstur lembut sehingga mudah diolah menjadi adonan kue. Penggunaan oat membuat resep ini terasa lebih khas, terutama bagi Sahabat Fimela yang suka olahan berbahan biji-bijian. Resep kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu bisa menjadi ide kudapan saat bersantai di rumah.
Proses memasaknya cukup mudah, sebab adonan tidak membutuhkan mixer maupun oven. Kukusan sudah bisa digunakan untuk menghasilkan kue pisang beraroma harum dan tekstur lembut. Resep kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu juga dapat dikreasikan memakai topping seperti irisan pisang, kacang, kismis, atau choco chips.
Advertisement
Lantas seperti apa cara membuatnya? Berikut ulasan lengkap yang Fimela.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (6/9/2026).
Advertisement
Bahan Resep Kue Pisang Oat Kukus Tanpa Tepung Terigu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341628/original/077072300_1788668800-Sdfxdc.jpg)
Untuk membuat kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu, Anda hanya membutuhkan bahan sederhana. Pisang matang menjadi bahan utama pemberi rasa manis dan aroma, sedangkan oat berperan sebagai pengganti tepung terigu.
Bahan Utama
- 3 buah pisang matang ukuran sedang
- 100 gram oat, bisa menggunakan rolled oats atau quick oats
- 2 butir telur
- 2–3 sendok makan gula pasir atau gula aren
- 50 ml susu cair
- 2 sendok makan minyak sayur atau margarin cair
- 1 sendok teh baking powder
- ½ sendok teh baking soda
- ½ sendok teh kayu manis bubuk
- ½ sendok teh vanila
- Sejumput garam
Bahan Topping
- 1 buah pisang, iris tipis
- 2 sendok makan kacang cincang
- 1–2 sendok makan choco chips
- Kismis secukupnya
- Kayu manis bubuk secukupnya
Topping bisa dipilih sesuai selera. Jika ingin rasa pisang lebih dominan, cukup gunakan irisan pisang dan sedikit kayu manis. Untuk cita rasa lebih kaya, tambahkan kacang, choco chips, atau kismis.
Cara Membuat Kue Pisang Oat Kukus Tanpa Tepung Terigu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341629/original/079609100_1788668800-xcfgbhbv.jpg)
Membuat kue pisang oat kukus cukup mudah dan tidak membutuhkan mixer. Pastikan kukusan sudah panas sebelum adonan dimasukkan agar kue dapat matang secara merata.
- Kupas 3 buah pisang matang, lalu masukkan ke dalam mangkuk. Haluskan menggunakan garpu sampai teksturnya lembut dan tidak terlalu banyak gumpalan. Gunakan pisang matang agar rasa kue lebih manis dan aroma pisangnya lebih kuat.
- Masukkan 100 gram oat ke dalam blender atau food processor. Haluskan sampai teksturnya menyerupai tepung. Jika ingin mendapatkan tekstur kue lebih berserat, oat tidak perlu dihaluskan terlalu lembut.
- Masukkan 2 butir telur, gula pasir atau gula aren, dan vanila ke dalam wadah. Aduk menggunakan whisk atau garpu sampai gula larut dan seluruh bahan tercampur. Tidak perlu mengocok telur sampai mengembang seperti saat membuat bolu menggunakan mixer.
- Tambahkan pisang yang sudah dihaluskan ke dalam campuran telur. Aduk perlahan sampai pisang tercampur rata.
- Tuangkan susu cair dan minyak sayur atau margarin cair. Aduk kembali sampai semua bahan menyatu.
- Tambahkan oat halus, baking powder, baking soda, kayu manis bubuk, dan garam. Aduk menggunakan spatula sampai tidak ada bagian oat kering yang tersisa.
- Olesi loyang menggunakan sedikit minyak atau margarin. Anda juga bisa melapisinya menggunakan kertas roti agar kue lebih mudah dikeluarkan.
- Tuangkan adonan ke dalam loyang, lalu ratakan permukaannya. Tambahkan irisan pisang, kacang cincang, choco chips, atau topping lain sesuai selera.
- Isi panci kukusan menggunakan air secukupnya, lalu panaskan sampai air mendidih dan menghasilkan uap cukup banyak. Bungkus bagian dalam tutup kukusan menggunakan kain bersih. Langkah ini membantu mencegah air kondensasi menetes ke permukaan kue.
- Masukkan loyang berisi adonan ke dalam kukusan. Tutup rapat, lalu kukus menggunakan api sedang selama sekitar 25–35 menit. Hindari membuka tutup kukusan terlalu sering selama proses memasak agar suhu tetap stabil.
- Setelah sekitar 25 menit, periksa kue menggunakan lidi atau tusuk sate. Tusukkan ke bagian tengah kue. Jika lidi keluar bersih atau hanya membawa sedikit remah kering, kue sudah matang. Jika masih terdapat adonan basah, lanjutkan pengukusan selama beberapa menit.
- Setelah matang, angkat loyang dari kukusan. Diamkan selama beberapa menit, lalu keluarkan kue dari loyang. Biarkan kue dingin sebelum dipotong agar teksturnya lebih kokoh dan potongannya tidak mudah hancur.
Advertisement
Apakah Oat Bisa Menggantikan Tepung Terigu?
Oat bisa digunakan sebagai pengganti tepung terigu pada beberapa jenis kue, termasuk kue pisang kukus. Oat dapat dihaluskan terlebih dahulu sampai teksturnya menyerupai tepung agar lebih mudah tercampur ke dalam adonan. Pada resep kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu, pisang matang membantu memberikan kelembapan pada adonan. Oat berperan sebagai bahan utama pembentuk struktur kue, sehingga hasil akhirnya tetap bisa lembut meski tidak memakai tepung terigu.
Tekstur kue berbahan oat biasanya sedikit lebih padat dan berserat dibandingkan kue berbahan tepung terigu. Tingkat kelembutan dapat dipengaruhi oleh jenis oat, kematangan pisang, jumlah cairan, dan proses pengadukan. Untuk mendapatkan hasil lebih lembut, gunakan oat yang sudah dihaluskan dan pisang matang bertekstur lunak. Hindari penggunaan oat secara berlebihan agar kue tidak terasa terlalu kering atau padat.
Perlu diperhatikan, oat secara alami tidak mengandung gluten, tetapi produk oat bisa mengalami kontak silang selama proses produksi. Jika membutuhkan produk bebas gluten secara ketat, pilih oat berlabel gluten-free sesuai kebutuhan.
Tips Membuat Kue Pisang Oat Kukus agar Lembut
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341630/original/084005100_1788668800-sdvcvc.jpg)
Beberapa hal berikut dapat membantu menghasilkan tekstur kue lebih lembut:
- Pisang matang memiliki tekstur lebih lunak serta rasa manis lebih kuat sehingga cocok untuk adonan kue.
- Oat menyerap cukup banyak cairan. Takaran berlebihan dapat membuat kue terasa kering dan padat.
- Oat sangat halus menghasilkan kue lebih lembut, sedangkan oat bertekstur kasar memberikan sensasi lebih berserat.
- Aduk secukupnya sampai semua bahan menyatu agar tekstur kue tetap ringan.
- Kukusan panas membantu adonan mulai matang secara merata sejak awal proses pengukusan.
- Api terlalu besar dapat menghasilkan uap berlebihan dan membuat permukaan kue basah. Api terlalu kecil juga dapat memperpanjang waktu memasak.
- Gunakan kain bersih pada tutup kukusan agar air kondensasi tidak menetes ke permukaan kue.
- Beri waktu sampai kue cukup dingin agar teksturnya lebih stabil dan potongan tidak mudah hancur.
Pertanyaan Seputar Resep Kue Pisang Oat Kukus Tanpa Tepung Terigu
Apa bahan utama untuk membuat kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu?
Bahan utamanya meliputi pisang matang, oat, telur, gula, susu cair, minyak atau margarin, baking powder, baking soda, vanila, kayu manis, dan sedikit garam.
Apakah resep kue pisang oat kukus tanpa tepung terigu bisa dibuat tanpa mixer?
Bisa. Semua bahan cukup diaduk memakai garpu, whisk, atau spatula sampai tercampur rata.
Jenis oat apa paling cocok untuk kue pisang kukus?
Rolled oats dan quick oats sama-sama bisa digunakan. Quick oats lebih mudah dihaluskan, sedangkan rolled oats memberikan tekstur lebih terasa.
Apakah oat perlu dihaluskan sebelum dicampurkan?
Tidak wajib, tetapi oat halus biasanya menghasilkan tekstur kue lebih lembut dan menyerupai kue berbahan tepung.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341627/original/072346100_1788668800-sdvcvc.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341621/original/070581200_1788667696-esxczx.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341201/original/005980600_1788588960-ChatGPT_Image_5_Sep_2026__13.15.11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341131/original/052395300_1788582357-Gemini_Generated_Image_rd0dgdrd0dgdrd0d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340410/original/003249600_1788504673-ba58af77-6e72-4759-8eee-2bc8ed1872bc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340339/original/096035300_1788502549-talas.jpg)
![Tidak sedikit anak yang tiba-tiba rewel, menangis, marah, atau bahkan mengalami meltdown saat berada di tempat wisata karena kelelahan itu. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/jxPB5TNH0nn8re8DCFOsQg_YQkw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7254711/original/003125400_1780040631-2149599412.jpg)
![Sahabat Fimela, yuk simak tips traveling dengan anak picky eater. [Dok/freepik.com/pvproductions]](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/BOaSn6x3gTIoUHDPu2cZgnZ0Cqg=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7255394/original/047151500_1780041531-13552.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569544/original/098163400_1777445637-pexels-luisbecerrafotografo-35659780.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569519/original/039377400_1777444700-pexels-steffan-wiliams-2148064025-30895054.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564262/original/049314900_1776931762-flat-lay-hands-holding-notebook-cash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572111/original/028475500_1777774433-pexels-cottonbro-7118214.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
![Sahabat Fimela, terdepan cara sederhana untuk membersihkan kompor, yaitu dengan menggunakan racikan baking soda dan cuka. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/b5j_UycbiR6Uyj6fghEUoPdfem0=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7163473/original/028995400_1779953328-2148563321.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324526/original/017892800_1786715976-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_20.34.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7165470/original/073643600_1779955615-pexels-reneterp-13821255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488589/original/000791000_1769757751-mom-comforting-her-upset-daughter.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5932615/original/009181300_1778830171-little-boy-outdoor-crying.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570303/original/045253200_1777521902-mom-daughter-making-high-five_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5457158/original/075801100_1766989393-senivpetro.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542574/original/034170700_1774946838-medium-shot-people-yoga-mat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341338/original/022451200_1788602441-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_16.35.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341012/original/083242300_1788567510-69527447-8ccb-4633-93be-32d48763a33e.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326112/original/042407300_1786957191-5e286dcc-ca7b-4a5e-b3b8-99c4d11146bb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341195/original/022478300_1788588168-20241222_114216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341030/original/089042000_1788575033-1001630942.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341019/original/068621500_1788570883-WhatsApp_Image_2026-09-05_at_08.13.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564343/original/073380800_1776934938-pexels-polina-kovaleva-8101520.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341224/original/073123800_1788592500-excited-young-school-woman-sits-table-with-school-tools-holding-wall-clock-putting-hand-cheek.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341127/original/081190400_1788582322-DSC01296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340793/original/016104200_1788517430-pexels-sergey-torbik-42706484-7365480.jpg)