Sukses

Health

Bukan Hanya Segar, Air Kelapa Juga Dipercaya Efektif Turunkan Darah Tinggi

Fimela.com, Jakarta Air kelapa, yang dikenal sebagai sumber elektrolit bagi tubuh, telah menjadi pilihan utama untuk menjaga hidrasi tubuh. Kehadirannya yang manis dan menyegarkan telah menjadikannya favorit di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat cuaca panas.

Selain itu, tanaman ini yang dapat dimanfaatkan dari akar hingga buahnya diyakini memiliki efek positif dalam mengatur tekanan darah, sehingga sering direkomendasikan bagi individu yang menderita hipertensi.

Dalam ringkasan dari berbagai sumber yang dikumpulkan pada Selasa (19/3/2024), berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang manfaat yang beragam dari air kelapa.

Air Kelapa untuk Turunkan Darah Tinggi

Dalam air kelapa terdapat kandungan kalium yang bermanfaat bagi kesehatan tekanan darah. Mineral ini memiliki peran penting dalam mengontrol tekanan darah dengan cara mengurangi kadar natrium yang berlebihan dalam tubuh, yang kemudian dikeluarkan melalui urine.

Tidak hanya itu, kalium juga berfungsi untuk merilekskan pembuluh darah, sehingga aliran darah dapat menjadi lebih lancar dan tekanan darah terkontrol lebih baik. Selain itu, kalium juga berperan dalam mengatur irama detak jantung, mendukung fungsi saraf, mengontrol kontraksi otot, serta metabolisme sel. Selain itu, kalium juga membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

Kandungan dalam Air Kelapa

Menurut laporan dari salah satu artikel, berikut adalah komposisi nutrisi yang terkandung dalam 100 gram air kelapa:

  • Air: 95.5 g
  • Karbohidrat: 3.8 g
  • Protein: 0.2 g
  • Kalium: 149 mg
  • Kalsium: 15 mg
  • Fosfor: 8 mg
  • Natrium: 1 mg
  • Vitamin C: 1 mg
  • Energi: 17 Kal

Manfaat Lain Air Kelapa

1. Merawat Kekuatan Tubuh

Walau rasa air kelapa manis, ternyata mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan yang terkandung di dalamnya juga efektif dalam mencegah risiko kanker.

2. Pencegahan Batu Ginjal

Penggunaan air kelapa dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Kandungan diuretik dalam air kelapa juga berperan dalam meningkatkan produksi urine dan membersihkan saluran kencing.

3. Memperlancar Metabolisme

Dengan mengonsumsi air kelapa, kebutuhan cairan tubuh dapat tercukupi dengan baik, sehingga tinja menjadi lebih lunak dan mencegah terjadinya sembelit.

Cara Tepat Konsumsi Air Kelapa

Penting untuk memperhatikan asupan air kelapa secara terkontrol. Hal ini dikarenakan jika terlalu banyak mengonsumsi air kelapa, bisa menyebabkan efek samping seperti hiperkalemia, yang merupakan peningkatan kadar kalium dalam darah.

Cara Memilih Kelapa yang Bagus

Berikut beberapa tips yang dapat digunakan dalam memilih kelapa muda yang berkualitas:

  1. Saat menepuk kelapa, pastikan jika kelapa membal atau bergetar. Ini menunjukkan bahwa kelapa memiliki kandungan air yang cukup banyak dan cocok untuk dikonsumsi.
  2. Perhatikan berat kelapa saat diangkat. Kelapa yang berat menandakan bahwa kandungan air di dalamnya cukup tinggi.
  3. Aduk kelapa dan pastikan terdengar suara airnya, ini menandakan bahwa kelapa masih muda.

Buah Kelapa Terdiri Dari Apa Saja?

Menurut Suhardiono (1993), setiap bagian dari buah kelapa, termasuk sabut, tempurung, daging, dan airnya, dapat dimanfaatkan tanpa sisa dan memiliki potensi untuk dijadikan bahan dalam industri. Kelapa termasuk dalam keluarga Palmae.

Buah Kelapa Disebut Juga Apa?

Nyiur, yang secara ilmiah dikenal sebagai Cocos nucifera, merupakan satu-satunya spesies dalam kelompok Cocos yang termasuk dalam famili Arecaceae, yang juga dikenal sebagai suku aren-arenan.

Penyakit Apa Saja yang Tidak Boleh Minum Air Kelapa Muda?

Dampak Samping Air Kelapa bagi Asam Lambung. Alasannya, terlalu banyak mengonsumsi air kelapa bisa menyebabkan hiperkalemia, yaitu peningkatan kadar kalium dalam darah. Lebih lanjut, jika dikonsumsi secara berlebihan, kandungan kalium yang tinggi dapat memperburuk kondisi kesehatan bagi penderita penyakit ginjal.

Dari Mana Asal Buah Kelapa?

Asal-usul tanaman kelapa diyakini berasal dari Amerika Selatan, tepatnya diperkirakan telah dibudidayakan di daerah sekitar Lembah Andes di Kolumbia, Amerika Selatan, sejak ribuan tahun sebelum Masehi. Namun, catatan lain menunjukkan kemungkinan asal tanaman kelapa dari wilayah Asia Selatan atau Malaysia, atau bahkan dari Pasifik Barat.

Kenapa Kelapa Disebut Buah?

Kelapa dikenal sebagai jenis buah yang memiliki biji karena memiliki lapisan atau kulit keras yang melindungi isi dagingnya. Menurut ilmu botani, buah berbiji merujuk pada buah yang dagingnya melapisi cangkang keras.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading