Sukses

Health

8 Cara Alami Meningkatkan Metabolisme Tubuh, Efektif untuk Bakar Kalori Lebih Cepat

Fimela.com, Jakarta Metabolisme adalah proses penting yang bekerja sepanjang waktu untuk mengubah makanan menjadi energi. Ketika metabolisme berjalan dengan baik, tubuh mampu membakar kalori lebih efektif, menjaga berat badan stabil, dan mendukung berbagai fungsi vital seperti pernapasan, peredaran darah, dan perbaikan sel. Sayangnya, banyak faktor yang dapat memperlambat proses ini, termasuk usia, gaya hidup pasif, kurang tidur, dan penurunan massa otot.

Gaya hidup modern yang cenderung minim gerak sering membuat metabolisme bekerja lebih lambat dari seharusnya. Padahal, memperbaiki kebiasaan sehari-hari dapat memberikan perubahan signifikan tanpa langkah ekstrem. Mulai dari mengatur pola makan, menambah aktivitas fisik, hingga memperbaiki kualitas istirahat—semua memiliki peran penting dalam mendukung metabolisme yang lebih sehat dan efisien.

Dilansir dari Healthline, terdapat delapan cara alami yang dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh berdasarkan penelitian. Setiap langkahnya mudah diterapkan, tidak memerlukan peralatan khusus, dan dapat disesuaikan dengan rutinitas harian. Dengan memahami bagaimana setiap kebiasaan bekerja, kamu bisa membantu tubuh membakar energi lebih optimal sekaligus menjaga keseimbangan kesehatan jangka panjang.

1. Konsumsi Protein Setiap Kali Makan

Protein memiliki efek termis terbesar dibanding sumber energi lainnya. Tubuh memerlukan lebih banyak kalori untuk mencerna, menyerap, dan memproses protein. Selain meningkatkan pembakaran energi setelah makan, konsumsi protein yang cukup juga penting untuk mempertahankan massa otot, yang berperan besar dalam menentukan kecepatan metabolisme. Masukkan sumber protein seperti telur, ikan, ayam, tempe, atau kacang-kacangan di setiap waktu makan.

2. Lakukan Latihan HIIT (High Intensity Interval Training)

HIIT adalah jenis latihan yang menggabungkan gerakan intens dalam waktu singkat dengan masa istirahat singkat. Pola ini membuat tubuh bekerja ekstra keras selama dan setelah latihan, sehingga pembakaran kalori tetap berlangsung meski olahraga sudah selesai. HIIT juga cocok untuk kamu yang ingin hasil maksimal dalam waktu latihan yang lebih singkat.

3. Rutin Melakukan Latihan Kekuatan atau Angkat Beban

Latihan kekuatan membantu membangun massa otot, dan otot adalah jaringan yang paling banyak membakar kalori bahkan saat tubuh beristirahat. Semakin banyak otot yang kamu miliki, semakin cepat metabolisme bekerja. Latihan beban juga efektif mencegah kehilangan massa otot yang sering terjadi saat menjalani diet, sehingga metabolisme tetap stabil.

4. Kurangi Waktu Duduk dan Lebih Banyak Berdiri

Duduk terlalu lama menyebabkan metabolisme melambat dan menurunkan kemampuan tubuh membakar energi. Jika pekerjaaanmu menuntut untuk duduk lama, cobalah untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan ringan setiap 30–60 menit. Menggunakan standing desk juga bisa menjadi solusi untuk mengurangi waktu duduk yang berlebihan.

5. Minum Teh Hijau atau Teh Oolong Secara Rutin

Teh hijau dan oolong mengandung senyawa yang membantu tubuh memecah lemak menjadi asam lemak sehingga lebih mudah digunakan sebagai energi. Selain itu, teh ini juga dapat membantu mencegah penurunan metabolisme saat berat badan turun. Walau efeknya tidak terlalu signifikan, konsumsi teh hijau secara konsisten dapat memberi kontribusi kecil namun bermanfaat.

6. Tambahkan Makanan Pedas pada Menu Harian

Cabai mengandung capsaicin, senyawa yang mampu meningkatkan pembakaran kalori dalam jumlah kecil. Walaupun efeknya tidak besar, konsumsi makanan pedas secara rutin dapat memberikan dorongan tambahan pada metabolisme. Kamu bisa menambahkan bubuk cabai, sambal, atau jenis cabai lain dalam masakan harian sesuai kemampuan tubuh.

7. Pastikan Tidur Cukup dan Berkualitas

Kurang tidur dapat mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, seperti ghrelin dan leptin. Kondisi ini membuat metabolisme melambat dan meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Tidur cukup 7–9 jam setiap malam tidak hanya memulihkan energi, tetapi juga menjaga ritme metabolisme tetap seimbang.

8. Minum Kopi untuk Dorongan Energi Alami

Kafein dalam kopi mampu merangsang sistem saraf dan mendorong tubuh melepaskan hormon yang membantu proses pembakaran lemak. Konsumsi kopi hitam tanpa gula berlebih dapat memberikan efek peningkatan metabolisme, terutama jika dibarengi dengan pola hidup aktif. Namun, tetap perhatikan batas konsumsi agar tidak berlebihan.

Penulis: Siti Nur Arisha

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading