Sukses

Health

Influenza H3N2, Ancaman Flu Musiman yang Perlu Diwaspadai

Fimela.com, Jakarta - Influenza merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Salah satu subtipe yang sering menimbulkan wabah musiman adalah Influenza A (H3N2). Virus ini dikenal mudah bermutasi dan dapat menyebabkan gejala yang lebih berat dibandingkan beberapa subtipe influenza lainnya, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Apa itu Influenza H3N2?

Influenza H3N2 adalah subtipe dari virus Influenza A. Nama H3N2 berasal dari dua protein yang terdapat di permukaan virus, yaitu:

Hemaglutinin (H) tipe 3

Neuraminidase (N) tipe 2

Kedua protein ini berperan penting dalam proses infeksi virus ke dalam sel tubuh manusia. Virus H3N2 pertama kali teridentifikasi pada manusia pada tahun 1968 dan sejak itu menjadi salah satu penyebab utama flu musiman di berbagai negara.

Cara Penularan

Virus influenza H3N2 menular dengan sangat mudah, terutama melalui:

Percikan droplet saat penderita batuk, bersin, atau berbicara

Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi

Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh hidung, mulut, atau mata

Lingkungan padat dan kurang ventilasi dapat meningkatkan risiko penularan.

Gejala Influenza H3N2

Gejala influenza H3N2 umumnya muncul secara tiba-tiba dan dapat meliputi:

Demam

Batuk dan pilek

Sakit tenggorokan

Nyeri otot dan sendi

Sakit kepala

Kelelahan

Menggigil

 

Pencegahanh

Beberapa langkah penting untuk mencegah infeksi influenza H3N2 antara lain:

Vaksinasi influenza tahunan, yang biasanya disesuaikan dengan strain virus yang beredar

Menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan menggunakan sabun

Menggunakan masker saat sakit atau berada di kerumunan

Menjaga daya tahan tubuh dengan pola makan seimbang dan istirahat cukup

Menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang mengalami gejala flu

Penutup

Influenza H3N2 merupakan salah satu penyebab utama flu musiman yang perlu diwaspadai karena tingkat penularannya yang tinggi dan potensi komplikasinya. Dengan pemahaman yang baik, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta vaksinasi rutin, risiko penularan dan dampak penyakit ini dapat dikurangi secara signifikan. Pada kasus tertentu, terutama pada kelompok rentan, H3N2 dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia atau memperburuk penyakit kronis yang sudah ada.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading