Sukses

Info

Cara Menghilangkan Bau Keringat dari Pakaian Olahraga yang Membandel

Fimela.com, Jakarta - Bau keringat yang menempel pada pakaian olahraga sering kali sulit dihilangkan meski sudah dicuci berulang kali. Aroma tidak sedap ini muncul karena bakteri berkembang biak di serat kain yang menyerap keringat selama aktivitas fisik. Banyak orang mencari cara menghilangkan bau keringat dari pakaian olahraga agar pakaian kembali nyaman dipakai.

Pakaian berbahan sintetis seperti polyester dan spandex justru lebih mudah menyimpan bau dibanding katun. Serat buatan ini memiliki pori kecil yang menjebak minyak dan bakteri penyebab bau, sehingga aroma tetap tertinggal walau pakaian terlihat bersih. Masalah ini membuat banyak orang merasa jengkel setiap kali membuka lemari pakaian olahraga mereka.

Cara menghilangkan bau keringat dari pakaian olahraga berikut ini dapat membantu mengembalikan kesegaran pakaian sekaligus mencegah bau muncul kembali setelah pemakaian berikutnya. Mari simak penjelasan selengkapnya di bawah ini yang telah dirangkum oleh Fimela.com dari berbagai sumber, Selasa (11/8/2026).

Pisahkan Pakaian Olahraga dari Cucian Lain

Pakaian olahraga sebaiknya dicuci terpisah dari pakaian lain agar bakteri dan minyak tidak berpindah ke kain lainnya. Mencampur pakaian olahraga dengan cucian biasa juga membuat proses pencucian kurang maksimal karena mesin cuci harus menangani jenis kain yang berbeda sekaligus.

Sisa keringat pada pakaian olahraga mengandung minyak tubuh yang lengket pada serat kain. Jika dibiarkan bercampur dengan pakaian lain terlalu lama sebelum dicuci, minyak tersebut dapat menempel pada kain lain dan menimbulkan bau baru pada cucian yang sebenarnya masih bersih.

Kebiasaan memisahkan pakaian olahraga sejak awal juga mempermudah proses pencucian selanjutnya. Kamu bisa langsung mencuci pakaian olahraga begitu selesai berolahraga tanpa perlu menunggu cucian menumpuk, sehingga bau keringat tidak sempat berkembang biak lebih lama di dalam serat kain.

Rendam dengan Campuran Air dan Cuka Putih

Cuka putih dikenal efektif menetralkan bau tanpa merusak serat kain sintetis pada pakaian olahraga. Kamu cukup mencampurkan setengah cangkir cuka putih dengan air dalam ember, lalu rendam pakaian olahraga selama tiga puluh menit sebelum masuk proses pencucian biasa.

Kandungan asam pada cuka bekerja mengangkat sisa bakteri dan minyak yang menempel di serat kain. Proses perendaman ini juga membantu melunturkan bau apek yang biasanya masih tersisa meski pakaian sudah dicuci dengan deterjen biasa sebelumnya.

Setelah direndam, pakaian olahraga bisa langsung dicuci seperti biasa menggunakan mesin cuci atau tangan. Bau cuka yang menempel sementara akan hilang begitu proses pencucian dan pengeringan selesai, sehingga pakaian tidak akan berbau asam setelah kering.

Gunakan Baking Soda sebagai Penghilang Bau Alami

Baking soda menjadi bahan rumahan yang sering dipakai untuk menyerap bau tidak sedap pada berbagai jenis kain. Taburkan baking soda secukupnya pada bagian pakaian olahraga yang paling berbau, terutama di area ketiak dan punggung, sebelum dicuci.

Diamkan pakaian yang sudah ditaburi baking soda selama kurang lebih satu jam agar bahan ini menyerap bau dengan maksimal. Baking soda bekerja dengan cara menyeimbangkan tingkat keasaman pada kain sehingga bau keringat berkurang secara signifikan.

Kombinasi baking soda dan deterjen saat pencucian memberikan hasil yang lebih maksimal dibanding hanya mengandalkan deterjen saja. Cara ini cocok digunakan secara rutin tanpa khawatir merusak warna maupun bahan pakaian olahraga favorit kamu.

Pilih Deterjen dengan Kandungan Enzim

Deterjen berenzim dirancang khusus untuk memecah protein dan minyak yang menjadi sumber bau pada pakaian olahraga. Kandungan enzim pada deterjen jenis ini bekerja lebih efektif dibanding deterjen biasa dalam mengatasi noda keringat yang membandel.

Baca label kemasan deterjen sebelum membeli untuk memastikan produk tersebut mengandung enzim protease atau lipase. Kedua jenis enzim ini secara khusus menargetkan protein dan lemak yang menempel pada serat kain akibat keringat selama beraktivitas.

Gunakan deterjen berenzim sesuai takaran yang tertera pada kemasan agar hasil pencucian maksimal. Takaran berlebihan justru dapat meninggalkan residu pada kain yang malah memicu bau baru setelah pakaian disimpan dalam waktu tertentu.

Cuci dengan Air Dingin dan Hindari Pengering Panas

Air dingin lebih dianjurkan untuk mencuci pakaian olahraga dibanding air panas karena suhu panas dapat mengunci bau pada serat sintetis. Pencucian dengan air dingin membantu menjaga elastisitas bahan sekaligus mengangkat kotoran tanpa merusak struktur kain.

Mesin pengering dengan suhu tinggi juga sebaiknya dihindari untuk pakaian olahraga berbahan sintetis. Panas berlebih dapat membuat bau yang belum sepenuhnya hilang justru semakin menempel kuat pada serat kain setelah proses pengeringan selesai.

Sebagai gantinya, keringkan pakaian olahraga dengan cara diangin-anginkan di tempat terbuka. Cara ini lebih aman untuk menjaga kualitas bahan sekaligus memastikan bau keringat benar-benar hilang tanpa terperangkap kembali di dalam serat kain.

Jemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Sinar matahari memiliki sifat antibakteri alami yang dapat membantu menghilangkan bau pada pakaian olahraga. Jemur pakaian dalam keadaan terbalik agar bagian dalam yang paling banyak menyerap keringat mendapat paparan sinar matahari secara langsung.

Paparan sinar ultraviolet dari matahari mampu membunuh bakteri penyebab bau yang masih tersisa setelah proses pencucian. Proses penjemuran yang tepat membuat pakaian olahraga terasa lebih segar dibanding hanya dikeringkan di dalam ruangan tertutup.

Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan kembali ke dalam lemari. Pakaian yang masih lembap saat disimpan berisiko memunculkan bau apek baru meski sebelumnya sudah dicuci dan dijemur dengan cara yang benar.

Pertanyaan Seputar Cara Menghilangkan Bau Keringat dari Pakaian Olahraga

Apa penyebab pakaian olahraga cepat berbau meski sudah dicuci? Pakaian olahraga cepat berbau karena bahan sintetis menyimpan minyak dan bakteri lebih lama dibanding katun, sehingga deterjen biasa sering tidak cukup untuk mengangkatnya secara tuntas.

Apakah cuka aman digunakan untuk semua jenis pakaian olahraga? Cuka putih aman digunakan untuk hampir semua jenis pakaian olahraga berbahan sintetis maupun katun, asalkan digunakan dalam takaran yang tepat dan tidak dicampur dengan pemutih.

Berapa lama sebaiknya pakaian olahraga direndam sebelum dicuci? Perendaman selama tiga puluh menit hingga satu jam sudah cukup untuk mengangkat bakteri dan minyak penyebab bau tanpa merusak serat kain.

Apakah pengering mesin boleh digunakan untuk pakaian olahraga? Pengering mesin sebaiknya dihindari untuk pakaian olahraga sintetis karena suhu panas dapat mengunci bau pada serat kain, sehingga pengeringan alami lebih dianjurkan.

Bagaimana cara mencegah bau muncul kembali setelah pakaian disimpan? Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan dan letakkan di ruang yang memiliki sirkulasi udara baik agar kelembapan tidak memicu bau apek baru.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading