Sukses

Info

7 Tanaman Berbunga yang Menarik Lebah dan Serangga Penyerbuk ke Pekarangan

Fimela.com, Jakarta - Pekarangan rumah bisa menjadi tempat yang nyaman bagi lebah, kupu-kupu, dan serangga penyerbuk lainnya. Menanam tanaman berbunga yang menarik lebah dan serangga penyerbuk bisa menjadi salah satu cara untuk mengundang kedatangan mereka sekaligus menyediakan sumber makanan.

Selain mempercantik halaman, tanaman berbunga juga membantu mendukung proses penyerbukan pada tanaman di sekitarnya. Kehadiran serangga penyerbuk penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus membantu tanaman menghasilkan buah dan biji.

Ada banyak pilihan bunga yang bisa ditanam, bahkan di pekarangan berukuran kecil. Beberapa di antaranya mudah ditemukan dan cocok tumbuh di iklim Indonesia. Berikut 7 tanaman berbunga yang menarik lebah dan serangga penyerbuk, dirangkum Fimela.com, Rabu (4/11/2026).

1. Bunga Kenikir

Bunga kenikir (Cosmos caudatus) termasuk tanaman yang mudah dijumpai di pekarangan dan memiliki bunga berwarna cerah. Bentuk bunganya yang terbuka memudahkan lebah dan kupu-kupu untuk hinggap ketika mencari makanan.

Pada jenis bunga kenikir kuning (Cosmos sulphureus), tanaman ini biasanya dapat dimanfaatkan sebagai pendukung keberadaan serangga penyerbuk. Penelitian di Jurnal Al-Kauniyah menunjukkan bahwa penggunaan tanaman ini sebagai pembatas lahan berkaitan dengan kunjungan beberapa jenis lebah.

Kenikir cocok ditanam di area yang mendapat cukup sinar matahari. Sahabat Fimela bisa menanamnya di tanah langsung atau menggunakan pot berukuran cukup besar agar tanaman memiliki ruang untuk tumbuh.

2. Bunga Marigold

Bunga tahi kotok atau marigold (Tagetes erecta) memiliki warna kuning hingga jingga yang mencolok. Warna tersebut membuatnya menarik bagi kupu-kupu dan beberapa jenis serangga penyerbuk yang mencari nektar.

Buku Rekayasa Ekologis dan Rapid Biodiversity Assessment di Agroekosistem menyebutkan bahwa kupu-kupu mengunjungi bunga berwarna cerah, seperti tahi kotok, untuk mendapatkan nektar. Saat berpindah ke bunga lain, serbuk sari yang menempel pada tubuhnya dapat membantu proses penyerbukan.

Selain bermanfaat bagi serangga, tahi kotok juga mudah dipadukan dengan tanaman hias lainnya. Tanamlah bunga ini di tempat yang terkena sinar matahari dan pastikan media tanam tidak terlalu basah.

3. Bunga Matahari

Bunga matahari (Helianthus annuus) memiliki bagian tengah bunga yang lebar dan menjadi tempat bagi lebah untuk mencari serbuk sari serta nektar. Ukuran bunganya yang besar juga membuat tanaman ini mudah terlihat oleh serangga dari kejauhan.

Dalam buku yang sama, bunga matahari disebut sebagai salah satu tanaman yang dikunjungi lebah kayu. Kupu-kupu juga termasuk serangga yang memanfaatkan bunga ini sebagai sumber nektar.

Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup agar dapat tumbuh dan berbunga dengan baik. Sebab, beberapa varietas bisa tumbuh tinggi, pilih area yang cukup luas atau gunakan pot berukuran besar sesuai ukuran varietasnya.

4. Bunga Kertas atau Zinnia

Bunga kertas memiliki warna beragam, mulai dari merah, kuning, jingga, hingga merah muda. Bentuk bunganya yang terbuka memudahkan serangga untuk hinggap dan mencari makanan.

Buku Rekayasa Ekologis dan Rapid Biodiversity Assessment di Agroekosistem memasukkan bunga kertas (Zinnia sp.) sebagai salah satu tanaman refugia. Itu artinya, tanaman ini dapat menyediakan sumber makanan sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi serangga bermanfaat.

Bunga kertas bisa ditanam di pot maupun langsung di tanah pekarangan. Letakkan tanaman di area yang mendapat sinar matahari dan lakukan penyiraman secukupnya agar tidak terlalu lembab.

5. Bunga Jengger Ayam

Bunga jengger ayam (Celosia cristata) memiliki bentuk bunga khas menyerupai jengger ayam dengan warna mencolok. Tanaman ini dapat menjadi pilihan untuk menambah variasi bunga di pekarangan sekaligus mendukung keberadaan serangga bermanfaat.

Bunga jengger ayam juga termasuk tanaman yang disebut dalam buku Rekayasa Ekologis dan Rapid Biodiversity Assessment di Agroekosistem sebagai salah satu tanaman refugia. 

Sahabat Fimela bisa menanamnya di area terbuka yang mendapat cukup sinar matahari. Padukan dengan bunga lain agar pekarangan memiliki lebih banyak pilihan sumber makanan bagi serangga.

6. Bunga Pukul Delapan

Bunga pukul delapan (Turnera sp.) dikenal dengan bunga berwarna kuning yang umumnya mekar pada pagi hingga siang hari. Bunga ini dapat menarik kupu-kupu yang aktif mencari nektar pada waktu tersebut.

Dalam buku Rekayasa Ekologis dan Rapid Biodiversity Assessment di Agroekosistem, terdapat dokumentasi kupu-kupu bolina (Hypolimnas bolina) yang sedang mengunjungi bunga Turnera. Hal ini menunjukkan bahwa bunga pukul delapan dapat menjadi salah satu pilihan tanaman untuk mendukung kehadiran kupu-kupu di pekarangan.

Tanaman ini cocok ditempatkan di area yang mendapat sinar matahari cukup. Sahabat Fimela dapat menanamnya di tanah langsung atau pot, lalu memangkas bagian yang terlalu rimbun agar pertumbuhannya tetap terjaga.

7. Air Mata Pengantin

Air mata pengantin (Antigonon sp.) merupakan tanaman merambat yang memiliki rangkaian bunga kecil berwarna merah muda atau putih. Bunganya yang tumbuh bergerombol dapat menjadi tempat bagi serangga untuk mencari nektar.

Tanaman ini juga tercantum sebagai salah satu tanaman refugia. Karena tumbuh merambat, air mata pengantin bisa ditanam di dekat pagar atau rambatan khusus agar tidak mengganggu tanaman lain.

Sediakan penyangga agar batangnya dapat tumbuh secara terarah. Pastikan juga tanaman mendapatkan cukup sinar matahari dan ruang untuk merambat.

Cara Membuat Pekarangan Lebih Ramah bagi Serangga Penyerbuk

Menanam satu jenis bunga saja belum tentu cukup untuk menyediakan sumber makanan bagi berbagai serangga. Sebaiknya, kombinasikan beberapa tanaman dengan warna, bentuk, dan waktu berbunga yang berbeda agar nektar serta serbuk sari tersedia lebih beragam.

Buku Rekayasa Ekologis dan Rapid Biodiversity Assessment di Agroekosistem menjelaskan, “Tanaman berbunga akan menarik lebah dan kupu-kupu untuk datang.” Buku tersebut juga menyebutkan bahwa keragaman bunga dapat membantu meningkatkan keberadaan lebah liar di lingkungan pertanian.

Sahabat Fimela juga bisa menerapkan beberapa cara berikut untuk membuat pekarangan lebih menarik bagi serangga penyerbuk:

  • Tanam bunga secara berkelompok: Susunan bunga yang berdekatan dapat memudahkan serangga menemukan sumber makanan.
  • Pilih tanaman lokal: Tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat cenderung lebih mudah beradaptasi.
  • Sediakan bunga sepanjang tahun: Kombinasikan tanaman dengan waktu berbunga berbeda agar sumber makanan tidak hanya tersedia pada satu musim.
  • Sediakan air dangkal: Letakkan wadah berisi sedikit air dan batu kecil sebagai tempat hinggap agar serangga dapat minum dengan aman.

Selain itu, hindari penggunaan pestisida secara sembarangan, terutama ketika tanaman sedang berbunga dan lebah aktif mencari makanan. Jika pengendalian hama diperlukan, pilih cara yang lebih ramah lingkungan dan gunakan pestisida sesuai petunjuk.

Pertanyaan Seputar Tanaman yang Menarik Serangga Penyerbuk

1. Apakah semua jenis bunga bisa menarik lebah dan kupu-kupu ke pekarangan?

Tidak semua bunga memiliki daya tarik yang sama bagi serangga penyerbuk. Beberapa bunga hasil persilangan atau memiliki kelopak bertumpuk justru bisa menghasilkan nektar dan serbuk sari yang lebih sedikit sehingga kurang bermanfaat bagi lebah dan kupu-kupu. Sebaiknya pilih bunga dengan bagian tengah yang mudah dijangkau serangga.

2. Apakah ulat yang memakan daun tanaman di pekarangan harus selalu dibasmi?

Tidak selalu. Beberapa ulat merupakan bagian dari siklus hidup kupu-kupu dan ngengat. Daun tanaman tertentu bahkan menjadi sumber makanan bagi ulat sebelum berubah menjadi serangga dewasa. Jika jumlahnya tidak berlebihan dan tidak merusak tanaman secara serius, keberadaannya bisa ditoleransi.

Menurut University of Minnesota Extension, taman ramah kupu-kupu juga perlu menyediakan kebutuhan makanan bagi ulat, bukan hanya kupu-kupu dewasa.

3. Mengapa lebah dan kupu-kupu belum juga datang meskipun pekarangan sudah ditanami bunga?

Kedatangan serangga penyerbuk tidak selalu terjadi dalam waktu singkat. Mereka membutuhkan waktu untuk menemukan sumber makanan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Selain itu, keberadaan tempat bersarang, sumber air, dan kondisi lingkungan yang aman juga mempengaruhi kenyamanan mereka.

Karena itu, jangan terburu-buru mengganti tanaman jika belum banyak serangga yang datang. Berikan waktu agar tanaman tumbuh dan lingkungan pekarangan semakin mendukung kehidupan serangga penyerbuk.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading