Sukses

Lifestyle

5 Alasan Kenapa Produkmu Tidak Laku Terjual

Fimela.com, Jakarta Penjual bukan hanya penjual eceran. Tapi perusahaan yang mengeluarkan produk, media yang memproduksi tulisan, foto, audio dan vidio pun pada dasarnya 'berjualan.' Setiap penjual pasti punya masa pasang-surut. Kadang dibanjiri pelanggan, kadang pula tak satu pun pelanggan membeli. 

Banyak faktor ketika kamu membicarakan jualan yang tak laku-laku. Mulai dari harga yang terlalu tinggi, produk yang tak menarik, hingga teknik pemasaran yang kamu gunakan. Majalah Entrepreneur mengatakan, kamu kini hidup di dunia komersial, di mana konsumen dan pebisnis memutuskan untuk membeli produk yang faktornya sulit untuk dirumuskan. Karena itu, strategi pemasaran merupakan nyawa degup jantungmu sebagai 'penjual.' Berikut ini lima alasan kenapa penjualan produkmu menurun jika dilihat dari segi pemasaran. 

Kamu tidak benar-benar mengerti apa itu pemasaran. Menurut Bill Davidow, penulis buku Marketing High Technology, pemasaran harus disertai dengan produk yang tepat. Sehingga produk bisa bertahan pada posisi yang baik pada pasar. Karena produk berada pada jajaran produk terbaik, maka otomatis orang akan membelinya. Tapi, kamu juga tidak bisa berserah diri karena sudah merasa menciptakan produkyang baru. Kamu juga harus memahami bagaimana mengajak para konsumern untuk membeli produkmu. 

Kamu hanya menjadi pengikut. Jualanmu tidak laku mungkin juga disebabkan karena kamu hanya menjadi pengikut orang lain. Seperti orang lain menjual batu permata yang sedang menjadi tren. Tapi kamu tidak benar-benar paham tentang produkmu. Makanya, jangan menjadi pengikut. Kamu harus tentukan sendiri apa yang ingin kamu jual. Pastikan kamu menguasai segala hal tentang produkmu. 

Kamu tidak melihat 'dunia' secara keseluruhan. Kebanyakan orang melihat apa pun dari lingkup yang kecil. Seperti kamu merasa penjualan toko sebelah lebih maju, mereka menjual barang antik yang banyak diminati, dan sebagainya. Tapi kamu tidak memerhatikan visi, strategi, dan customer value proposition. Dengan kata lain, kamu tidak menggunakan business model secara tepat. 

Kamu punya gelar MBA. Mungkin gelar MBA buatmu sudah menjadi ukuran untuk menjadi pebisnis yang handal. Tapi, menurut Davidow, berbisnis bukan hanya soal teori. Karena itu kamu justru harus belajar dari pengalaman dan di lapangan. 

Tidak mengukur hasil akhirnya. Banyak orang yang melangkahkan kaki serta mengambil keputusan tanpa memperkirakan hasil kahirnya. Setelah keputusan dijalani, kamu kemudian hanya bisa menyesal kenapa keputusan tidak dipikirkan lebih matang. Karena itu sebaiknya kamu mengukur dan meramalkan apa yang akan terjadi jika kamu mengambil keputusan ini. 

Itu dia lima hal yang mungkin menjadi penyebab jualanmu tidak laku. Selain harga yang terlalu tinggi, ternyata teknik pemasaran pun juga sangat memengaruhi. Karena itu sebaiknya kamu belajar dari pengalaman orang lain. Jangan hanya belajar dari teori. Karena marketing hanya bisa kamu pelajari di 'lapangan.'

 

;
Loading