Sukses

Lifestyle

Dibully karena Kulitnya yang Hitam, Gadis 11 Tahun Sukses Bangun Bisnis Kaos

Fimela.com, Jakarta Pada 2015 lalu, Khofifah Indar Parawansa yang saat itu menjabat sebagai Menteri Sosial mengungkapkan, sebanyak 40 persen anak-anak di Indonesia meninggal karena bunuh diri lantaran mereka tak tahan di-bully. Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima 26 ribu kasus bully selama 2011-2017.

Itu adalah data-data di Indonesia, karena tentunya aksi bullying tak hanya terjadi di Tanah Air, tapi juga di seluruh dunia. Fakta-fakta tersebut sangat mengkhawatirkan, apalagi tak sedikit anak-anak yang memutuskan untuk bunuh diri setelah jadi korban bully. Namun sebenarnya ada banyak juga orang-orang yang bangkit usai di-bully.

Ya, kita tak boleh membiarkan para pem-bully itu merasa senang dan mencari korban lainnya. Inilah saatnya untuk bangkit dan melawan mereka yang suka mem-bully. Dan itulah yang kini dilakukan oleh kakak-beradik, Taylor Polard dan Kheris Rogers. Cerita bermula ketika Taylor mengetahui sang adik Kheris yang di-bully oleh teman-teman sekolahnya.

Taylor mendapati sang adik berada di kamar mandi dalam waktu yang sangat lama, lebih lama dari biasanya. Ternyata saat itu Kheris tengah membersihkan tubuhnya supaya warna kulitnya yang hitam berubah menjadi lebih terang. “Itulah saat pertama kali saya menyadari bahwa adik saya menjadi korban bully di seklahnya,” jelas Taylor seperti dilansir dari CNBC.

Ibu Kheris sempat memindahkannya ke sekolah yang baru, tapi ternyata Kheris tetap menjadi korban bully. Lagi-lagi dikarenakan kulitnya yang berwarna hitam. Akhirnya Taylor pun membuat keputusan untuk memajang foto adiknya di akun Twitternya dengan hashtag #FlexInHerComplexion, yakni sebuah ungkapan yang digunakan untuk mendorong para gadis agar merasa cantik.

Dan ternyata foto adiknya tersebut pun menjadi viral. Taylor dan Kheris mendapatkan dukungan dari netizen. Pada akhirnya ia pun ingin membagikan energi positif ke para korban bully lainnya. Lalu tercetuslah sebuah ide untuk membangun bisnis kaos dengan tulisan “Flexin’In My Complexion” yang akhirnya dirilis pada April 2017 lalu.

Banyak selebritis yang terlihat mengenakan kaos ciptaan Taylor dan Kheris, seperti Lupita Nyong'o dan Lena Waithe. Saat ini pendapatan kakak-beradik tersebut telah mencapai USD 110 ribu atau Rp1.6 miliar. Tak sampai disitu, Kheris bocah korban bully itu kini dikenal sebagai desiner termuda yang berpartisipasi dalam acara New York’s Harlem Fashion Week.

Artikel Selanjutnya
Dibuang Puluhan Tahun yang Lalu, Sampah Plastik Ini Kembali dan Masih Utuh
Artikel Selanjutnya
Belajar Mencintai Diri Sendiri dari Seorang Perempuan Gemuk yang Dapat Panggilan Tak Menyenangkan Seumur Hidupnya