Sukses

Lifestyle

Begini perubahan pola konsumsi belanja ritel di era digital

Fimela.com, Jakarta Perkembangan industri ritel di Indonesia mengalami kemunduran di beberapa perusahaan. Banyak perusahaan ritel yang terpaksa menutup tokonya karena melemahnya konsumsi belanja secara langsung masyarakat di ritel. Hal ini disebabkan karena adanya perkembangan teknologi yang memungkinkan orang kini belanja secara online.

Kehadiran teknologi menjadi saluran tambahan bagi pelaku industri ritel dan pusat perbelanjaan di Indonesia. Ini menjadi salah satu alternatif untuk menghadapi kebiasaan berbelanja konsumen yang sudah mulai berubah di era digital.

Hal ini dipengaruhi oleh penetrasi internet di Indonesia yang semakin meningkat, dengan menjangkau lebih dari 50 persen jumlah penduduk Indonesia. Sehingga memungkinkan membuka peluang bagi para pelaku industri ritel konvensional untuk berkembang dan berintegrasi dengan saluran online.

Menurut Bruno Zysman selaku CEO dari GoToMalls, terintegrasinya saluran online bagi para pemilik ritel sangat penting. Karena penggunaan saluran promosi fisik saja tidak akan efektif di tengah perubahan pola berbelanja konsumen yang kini serba digital. Menurut data yang dirilis oleh McKinsey pada 2018, sebesar 94 presen konsumen di dunia telah melibatkan internet ketika belanja. Ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk dunia memang sudah berinteraksi dengan brand atau ritel melalui internet.

Meski belanja online sudah menjadi kebiasaan banyak orang, bukan berarti ritel fisik tidak berperan. Di mana masih banyak orang yang suka untuk tetap datang langsung ke ritel dan membeli sendiri kebutuhan mereka. Hanya saja terjadi sekitar 20 persen dari konsumen yang melakukan sejenis riset terlebih dahulu melalui online sebelum membeli produk di toko ritel fisik. Sementara 30 persen lainnya mengatakan bahwa orang melihat dan mencoba produk tersebut terlebih dahulu sebelum akhirnya membeli melalui online.

 

Memanfaatkan omnichannel

Mengacu pada perubahan pola belanja ini, GoToMall menjadi salah satu saluran online yang membantu para peritel konvensional untuk berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi dengan omnichannel sebagai saluran pemasarannya. Omnichannel menghadirkan pengalaman berbelanja menggunakan beragam saluran yang terintegrasi secara offline dan online.

Ini menjadi celah yang baik bagi brand untuk menawarkan pengalaman berbelanja yang berbeda dengan konsumen ketika berada di toko fisik. Misalnya, dengan menawarkan secangkir kopi di toko Nespresso untuk memberikan pengalaman akan beragam kualitas rasa kopi sebelum mereka membelinya. Atau mencoba sepatu Nike di arena jogging di dalam toko, dan masih banyak lagi cara yang bisa dicoba untuk ritel.

Inilah yang pada akhirnya membedakan GoToMalls dengan e-commerce. Di mana GoToMalls pun memberikan Hot Deals yang menyediakan penawaran eksklusif dari banyak brand ternama dengan transaksi yang terintegrasi secara online dan realtime.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading