Sukses

Lifestyle

5 Pelajaran yang Bisa Dipetik dari Pengalaman Patah Hati

Fimela.com, Jakarta Patah hati atau putus cinta bisa jadi pengalaman yang paling menyakitkan. Bahkan membuat hidup kita jungkir balik tak karuan. Hari-hari yang dilalui pun berubah jadi lebih kelam dan hitam.

Tapi patah hati bukanlah akhir dari segalanya. Malah justru ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman pahit tersebut. Saat kita sudah bisa melihat sisi baik atau sisi positif dari sesuatu, akan lebih mudah untuk menciptakan kembali kebahagiaan yang baru.

1. Patah hati membuat kita lebih berani membuat pilihan yang lebih baik

Dulu mungkin kita masih dibutakan cinta. Kita mengharapkan sesuatu secara berlebihan. Sampai ketika perpisahan itu terjadi, kita begitu sedih dan terluka. Tapi ketika akhirnya kita mengalami pengalaman pahit tersebut, kita akan lebih berani untuk membuat pilihan yang lebih baik. Dengan perpisahan yang ada, kita jadi lebih mantap untuk membuat pilihan yang lebih baik untuk kebahagiaan kita.

2. Patah hati mencegah kita dari perasaan terluka yang lebih menyakitkan

Lebih baik diakhiri sekarang daripada terus bertahan tapi malah hanya akan memperparah dan memperdalam luka yang ada. Dengan pengalaman patah hati yang ada saat ini, secara tidak langsung kita sudah terhindar dari perasaan luka yang lebih menyakitkan. Kita dijaga dari pedihnya luka yang mungkin bakal lebih menyakitkan bila hubungan masih dilanjutkan.

2 dari 3 halaman

“Yes, I understand why things had to happen this way. I understand his reason for causing me pain. But mere understanding does not chase away the hurt. It does not call upon the sun when dark clouds have loomed over me. Let the rain come then if it must come! And let it wash away the dust that hurt my eyes!” ― Jocelyn Soriano, Mend My Broken Heart

3. Patah hati membantu kita menemukan cinta sejati

Mungkin memang kita sudah telanjur bertemu orang yang salah. Tapi dengan berakhirnya hubungan ini dengannya, kita akan digiring untuk menemukan pintu dan jalan baru agar bisa menemukan sosok yang lebih baik. Saat hubungan dengan orang yang salah berakhir, maka itu tanda bahwa langkah kita sudah semakin dekat menemukan cinta sejati.

4. Patah hati membuat kita lebih kuat

Ya, kita bisa lebih kuat karena patah hati. Setelah berhasil melewati pahit dan pedihnya putus cinta, kita akan menemukan sisi diri kita yang lebih baru. Kita akan lebih kuat dari sebelumnya. Hati yang patah akan tumbuh baru menjadi lebih kuat dan tegar.

3 dari 3 halaman

“A broken heart in real life isn't half as dreadful as it is in books. It's a good deal like a bad tooth, though you won't think THAT a very romantic simile. It takes spells of aching and gives you a sleepless night now and then, but between times it lets you enjoy life and dreams and echoes and peanut candy as if there were nothing the matter with it.” ― Lucy Maud Montgomery

5. Patah hati membuat kita lebih banyak bersyukur

Meski mungkin hati kita dibuat terluka dan dibanjiri air mata, tapi begitu semua sudah berakhir kita akan lebih banyak bersyukur. Bersyukur masih diberi kesempatan mengakhiri hubungan yang buruk lebih cepat. Bersyukur masih diberi anugerah untuk membuat pilihan hidup yang lebih baik agar tidak jatuh ke lubang yang sama. Bersyukur karena setelah semua cobaan terjadi, kita akan selangkah mendapatkan kebahagiaan yang lebih baru.

Ada saatnya kita bersedih dan merasa amat terluka karena patah hati. Tapi hidup tak untuk terus diratapi. Masih ada pelangi yang bersiap untuk kita sambut. Masih ada cinta yang lebih baik unutk kita dapatkan.

Loading
Artikel Selanjutnya
4 Cara belajar mencintai lagi setelah tersakiti
Artikel Selanjutnya
7 Cara sederhana melupakan mantan namun sering tak disadari orang