Sukses

Lifestyle

Bahaya Gosip di Kantor Membuat Karyawan Keluar Kerja

Konsekuensi logis yang diterima karyawan ketika bekerja di kantor ialah menghadapi gosip. Jika gosip yang diterima tentang dirinya itu baik, bisa menjadi keuntungan tersendiri, misalnya karyawan mulai terkenal di kalangan sekantor. Bagaimana jika hal itu terjadi sebaliknya? Gosip identik dengan membicarakan hal buruk tentang orang lain yang belum tentu dijamin kebenarannya. Seringkali orang dibuat malu karenanya.

Akibat dari gosip negatif ternyata dapat membuat karyawan untuk memilih resign dari kantor lho, ladies. Tidak memandang gosip itu remeh atau tidak. Dilansir melalui situs Forbes.com, berikut beberapa bahaya gosip negatif di kantor,

    Membuat masalah produktivitas atau konflik antar teman

    Karyawan dapat bekerja dengan baik selain dari motivasi diri sendiri juga adanya keterikatan yang baik dengan teman sekantor. Apabila teman sekantor Anda mulai bergosip negatif tentang Anda, apakah Anda masih nyaman berada di dekatnya? Tentu tidak kan. Pastinya terjadi jarak antara Anda dengan si tukang gosip.

    Awalnya Anda dapat bekerja dengan baik, tiba-tiba Anda menjadi malas berangkat ke kantor karena enggan mendengar gosip murahan pada Anda. Hal paling beresiko ialah Anda bersama teman bisa terjadi konflik misalnya aksi saling mendiamkan. Tentu akan mempengaruhi kinerja Anda dan teman. Hubungan Anda dan teman sekantor akan menjadi tegang. Pastinya mempengaruhi suasana kerja.

    Munculnya isu moral

    Adanya gosip negatif bisa membuat orang lain berubah penilaian pada Anda. Yang awalnya begitu respek, tiba-tiba dia punya penilaian buruk tentang Anda yang belum tentu benar. Akibatnya, rasa saling percaya bisa hilang begitu saja, dan mudah saling mencurigai satu sama lain.

    Teman Anda tidak percaya Anda, begitu juga sebaliknya. Bahkan, satu tim manajemen bisa saling curiga. Bisa saja Anda tetap menjalankan perintah atasan dan klarifikasi kebenarannya pada teman sekantor. Tapi, apakah itu efektif? Bukankah malah menjadi batu sandungan tersendiri bagi Anda?

    Keterlibatan karyawan dan keluar dari tempat kerja

    Dalam suatu tim manajemen di kantor atau tempat kerja manapun yang membutuhkan kerja satu tim, pastinya membutuhkan partisipasi langsung dari Anda dan teman kantor. Keterlibatan karyawan sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda perusahaan. Namun, jika gosip negatif mulai menerpa Anda atau teman sekantor Anda bisa menyebabkan keterlibatan kerja menurun.

    Bagi karyawan yang memiliki kinerja sangat baik, ketika mendapat gosip tidak sedap, maka dia akan mudah untuk berpindah kerja. Pastinya bos atau atasan Anda tidak mau kehilangan karyawan potensial. Karena, karyawan berkinerja baik itu berpikir terlalu membuang waktu dan energi berada di kantor yang rentan gosip negatif. Terlebih bagi karyawan yang merasa nama baiknya tercoreng karena gosip negatif yang berunsur pelecehan.

Ladies, kita boleh bergosip tentang teman kantor kita selama itu adalah hal positif. Jika hal negatif dijadikan gosip yang belum tentu kebenarannya, bisa dikatakan fitnah. Dan, fitnah terikat oleh hukum berupa pencemaran nama baik. Mulai sekarang, hindari kebiasaan bergosip negatif dan binalah hubungan Anda dengan teman sekantor.

(vem/nip)
Loading
Artikel Selanjutnya
3 Karakter yang Dapat Mendukung Kesuksesan Karir
Artikel Selanjutnya
Ingin Mengubah Karier di Usia 30an? Simak Ini Dulu