Sukses

Lifestyle

Kondisi Langka Membuat Pemuda Ini Tak Sadar Bahwa Ia Sebenarnya Wanita

Saat dilahirkan, dokter mengungkapkan bahwa Lisa Lee Dark adalah seorang laki-laki. Inilah yang lantas menjadikan Lisa tumbuh sebagai seorang laki-laki hingga usianya mencapai 19 tahun. Namun ternyata Lisa sebenarnya adalah seorang wanita. Kondisi langka membuatnya tumbuh berbeda dan seolah seperti sosok laki-laki.

Lisa yang kini bekerja sebagai penyanyi Opera mengungkapkan bahwa ia tak pernah sadar bahwa sebenarnya ia adalah seorang wanita. Selama 19 tahun, ia tumbuh seperti anak laki-laki. Ia juga berpenampilan tak biasa.

Sejak kecil, Lisa dikira sebagai anak laki-laki/copyright mirror.co.uk

"Ketika aku tumbuh dewasa, rasanya aku hanya ingin mati. Teman-temanku sering mengganggu karena aku seorang laki-laki tapi terlihat sangat feminin. Aku bahkan lebih anggun dari wanita lain yang ada di kelasku," ungkap Lisa.

Bukan hanya diganggu oleh teman-temannya, Lisa juga mengaku dirinya sempat putus asa, tidak percaya diri dan lebih suka menyendiri. Hingga pada usia 15 tahun, ia diketahui bahwa mengalami kondisi langka yang disebut sebagai Hiperplasia Adrenal Kongenital (CAH).

Apa itu CAH? Mengutip dari laman mirror.co.uk, CAH merupakan kondisi langka di mana hormon testosteron laki-laki di tubuhnya lebih banyak. Sedangkan ketika janin berkembang di dalam rahim, secara genetis janin ini adalah seorang perempuan.

"Karena kelebihan hormon testosteron, ini membuat alat kelaminku membesar dan tampak seperti penis. Ini yang membuat dokter mengira aku adalah laki-laki. Meski sebenarnya aku adalah perempuan dan memiliki rahim serta ovarium utuh," tambah Lisa.

Karena kondisinya yang berbeda, Lisa tumbuh seperti anak laki-laki/copyright mirror.co.uk

Mengenai kondisi langka yang terjadi pada dirinya, kini Lisa resmi diakui sebagai seorang wanita. Meski begitu, Lisa tidak mengakui bahwa ia benar-benar seorang wanita. Ia lebih suka menamai dirinya sebagai sosok interseks yang sedang mencoba menerima jati dirinya sebagai wanita.

Dalam kesehariannya, Lisa kini menggeluti pekerjaannya sebagai penyanyi Opera. Baginya, musik telah menjadi penghibur dan penguat untuk hidup lebih baik ke depannya. Musik juga membuatnya lebih hidup dan terhindar dari bullying yang kerap melandanya di masa kanak-kanak hingga remaja.

(vem/mim)
Loading
Artikel Selanjutnya
Meski Sempat Coba Bunuh Diri, Aku Bangkit Jadi Perempuan yang Dibanggakan
Artikel Selanjutnya
Pria Ini Kehilangan Kedua Tangannya Karena Sang Pacar Cemburu, Kisahnya...