Sukses

Lifestyle

Tepat Memilih Dana Pendidikan untuk Anak, Tabungan atau Asuransi?

Mom, menyiapkan dana pendidikan untuk anak sangat penting. Seperti yang diketahui, biaya pendidikan setiap tahunnya selalu meningkat. Seringkali kenaikan gaji tidak seimbang dengan kebutuhan biaya pendidikan anak. Untuk itu, sebagai orangtua mom harus menyiapkan dana pendidikan sedini mungkin.

Biaya pendidikan yang naik 10-20 persen setiap tahunnya, menuntut mom untuk lebih selektif dalam menyiapkan dana pendidikan. Salah satu cara untuk menyiapkan dana pendidikan adalah dengan memiliki asuransi pendidikan dan tabungan pendidikan untuk anak. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, nyatanya asuransi dan tabungan pendidikan adalah dua hal yang berbeda.

Lalu, apa bedanya dengan tabungan pendidikan? Tak sedikit orang yang salah mengartikan tabungan pendidikan dengan asuransi pendidikan. Yuk, simak perbedaannya seperti yang dikutip dari halomoney.co.id melalui liputan6.com (29/7) berikut ini.

1. Tabungan Pendidikan

Tabungan pendidikan adalah produk yang dikeluarkan oleh bank sehingga ada jaminan dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Sedangkan untuk tabungan pendidikan, keuntungan yang didapat sudah pasti dari bunga tabungan pendidikan tersebut. Sedangkan perlindungan tabungan pendidikan lebih terbatas karena umumnya hanya mengganti pelunasan premi saat pemegang polis meninggal dunia.

Dari segi risiko, tabungan pendidikan memiliki risiko yang lebih sedikit karena dana yang kumpulkan masih dijamin karena masuk dalam tabungan atau deposito. Kekurangannya, tabungan pendidikan ini tidak menanggung risiko berupa uang pertanggungan si pencari nafkah yaitu orangtua.

2. Asuransi Pendidikan

Asuransi pendidikan dikeluarkan oleh perusahaan asuransi, bukan bank. Jika bank menjual produk ini, bank hanya berperan sebagai penyalur atau agen asuransi tersebut.

Tak hanya sebagai dana pendidikan anak, asuransi pendidikan memiliki keuntungan lebih dari tabungan pendidikan. Sebab di dalam asuransi pendidikan ada beberapa manfaat yang didapat, yakni manfaat tunai kepada anak senilai tertentu saat anak di usia 18-23 tahun, uang pertanggungan jika pemegang polis meninggal dunia atau kecelakaan yang menyebabkan cacat tepat, pembayaran premi oleh perusahaan asuransi jika pemegang polis meninggal dunia atau cacat tepat, dan hasil pengembangan dana melalui instrumen investasi.

Meskipun keuntungan yang banyak, bukan berarti asuransi pendidikan tidak memiliki risiko. Itulah pentingnya mom untuk memilih dengan tepat asuransi pendidikan yang terbaik.

Mom, demikian perbedaan tabungan dan asuransi pendidikan. Pilih yang terbaik untuk yang tercinta. Perhitungkan kekurangan dan kelebihannya. Semoga informasi ini bermanfaat.

(vem/apl)
;
Loading