Sukses

Lifestyle

Sejarah Garam, Bumbu Wajib Setiap Masakan yang Mendunia

Fimela.com, Jakarta Garam merupakan salah satu bahan masakan atau bumbu dapur yang bisa dipastikan selalu ada di dapur setiap orang. Tanpa garam, setiap masakan rasanya tentu akan sangat hambar. Untuk itulah, garam bisa dibilang sebagai bumbu dapur wajib untuk setiap masakan baik di Indonesia maupun di seluruh negara lain di dunia ini.

Bicara mengenai garam, tahukah Sahabat Fimela kapan garam ditemukan? Bagaimana bisa garam menjadi bumbu wajib setiap masakan dan di mana garam pertama kali ditemukan?

Garam Ada Sejak 6000 Tahun Sebelum Masehi

Melansir dari laman seasalt.com, garam sudah ada sejak 6050 Sebelum Masehi (SM). Di zaman kuno, garam merupakan sesuatu yang bernilai tinggi. Garam juga menjadi salah satu bagian penting untuk acara persembahan masyarakat Mesir Kuno. Zaman dulu, garam juga menjadi komuditi dagang paling penting di berbagai belahan dunia. Di berbagai negara lain, garam punya hubungan khusus dengan adat istiadat.

Menurut beberapa pendapat, di zaman kuno garam menjadi hidangan penting buat tamu, buat pengantin baru dan orang-orang penting lainnya.

Sejarah Garam

Menurut sejarah yang ada, garam diperkirakan ditemukan pertama kali di Danau Yungchen, China. Melansir dari laman puraindonesia.com, warga setempat di Danau Yungchen memanen garam saat musim kemarau. Garam ini kemudian dibawa ke berbagai belahan dunia oleh masyarakat China melalui jalur perdagangan.

Namun, hingga 800 tahun Sebelum Masehi, tidak ada catatan jelas mengenai sejarah garam ini. Dan pada zaman Kerjaan Romawi Kuno, keberadaan garam mulai dituliskan. Bangsa Romawi menuliskan bagaimana proses pembuatan garam dan negara-negara mana saja yang dilalui jalur perdagangan garam.

Jalur Penyebaran Garam

Dalam catatan sejarah, pusat perdagangan terbesar garam saat itu adalah Maroko Selatan yang melintasi Sahara ke Timbuktu. Adapun jalur perdagangan garam terbesar lainnya adalah Mesir ke Yunani dengan melintasi Laut Tengah dan Laut Aegea.

Di zaman Romawi, garam disebut sebagai Sal atau Salubrious Crystals yang artinya kristal menyehatkan. Sal juga sebagai awal mula munculnya salary (gaji) karena di zaman tersebut garam dipakai untuk menggaji para tentara Romawi yang bekerja melindungi garam yang dinilai sangat berharga.

Lewat jalur perdagangan, garam pun terus menyebar luas ke berbagai negara di dunia. Seiring dengan berjalannya waktu, garam juga mulai diproduksi di berbagai negara di dunia. Garam tak hanya berfungsi sebagai bumbu masak atau penyedap masakan, garam juga digunakan untuk mengawetkan makanan dan hal-hal penting lainnya. Menariknya, di negari yang memiliki 4 musim, garam juga bermanfaat untuk mencairkan jalanan yang tertutup es serta salju.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Makanan Pedas Bisa Meningkatkan Nafsu Makan, Benarkah?
Artikel Selanjutnya
Sejarah dan Makna di Balik Nasi Tumpeng yang Enaknya Juara