Sukses

Lifestyle

Kenali Gejala Pistanthrophobia dan Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Apakah kamu seorang yang mudah jatuh cinta? Tetapi, setiap jatuh cinta kamu merasakan ketakutan kalau pasangan akan berbohong, selingkuh, atau bahkan menyakitimu? Sesekali mungkin hal yang wajar, rasa itu muncul dari diri kamu sendiri. Tetapi kalau kamu terus merasa tidak bisa mempercayai pasangan bisa jadi kamu memiliki pistanthrophobia.

Pistanthrophobia adalah rasa takut yang besar untuk mempercayai orang karena pengalaman masa lalu yang mengerikan. Proyek Good menjelaskan bahwa, pistanthrophobia adalah sesuatu yang kamu bawa pada setiap kencan yang kamu jalani setelah perpisahan yang buruk dengan pasangan sebelumnya.

Dilansir dari thelist.com, berikut gejala dari pistanthrophobia yang mungkin ada dalam diri kamu dan cara mengatasi pistanthrophobia tersebut.

Mengenal pistanthrophobia

- Gejala umum pistanthrophobia

Jika kamu menderita pistanthrophobia, kamu memiliki kecenderungan untuk berpikir berlebihan. Selain itu, kurangnya percaya diri juga menjadi gejalanya, kamu merasa takut kalau kamu tidak cukup baik untuk pasanganmu. Kecemburuan juga akan menguasai diri kamu, sehingga ingin selalu mengetahui segala hal tentang pasangan kamu, mulai mengecek telpon genggamnya dan mulai khawatir dengan obrolan pasangan kamu dengan lawan jenis. Pemikiran negatif mengenai pasangan juga selalu ada di pikiran kamu.

- Cara mengatasi pistanthrophobia

Date Mix mengatakan bahwa, kamu harus belajar memulai hubungan yang baru karena pasangan yang sekarang bukanlah mantan kamu yang akan memperlakukan hal yang sama kepadamu. Kamu juga harus berkomitmen dan bekerja keras untuk menghapus pikiran negatif kamu mengenai pasangan kamu dan menggantinya menjadi pikiran positif. Contohnya saat kamu menelpon pasangan kamu dan dia tidak mengangkatnya, jangan langsung menuduh dia dengan hal yang negatif, itu hanya akan memperburuk keadaan.

Jika pistanthrophobia kamu terlalu kuat dan kamu sulit untuk mengatasinya sendiri, jangan malu untuk mendatangi terapis. Konselor yang baik dapat membantu kamu mengidentifikasi masalah kamu, meluruskan kesalahan kamu dalam berpikir dan mengajarkan teknik agar dapat menentang pikiran negatif yang muncul. Setelah kamu dapat belajar mempercayai orang lain, maka kamu akan siap memiliki hubungan yang bahagia.

Penulis: Zhafira Majdina

#ChangeMaker

Loading