Sukses

Lifestyle

Sabar! Lakukan Hal Ini Jika Kuota Data Kemendikbud Belum Cair

Fimela.com, Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memulai proses pencairan Kuota Data Kemendikbud. Kuota data Kemendikbud diberikan kepada peserta didik dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Pencairan kuota data Kemendikbud akan dilakukan selama empat bulan berturut-turut. Dimulai pada September hingga Desember 2020. Karena pencairannya dilakukan secara bertahap, tak heran jika belum semua peserta didik dan tenaga pendidik mendapat kuota data Kemendikbud.

Dalam konferensi pers virtual, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menuturkan agar peserta didik dan tenaga pendidik tidak perlu khawatir jika belum mendapat bantuan kuota data Kemendikbud. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan setiap dua bulan terdapat dua tahap. Masa kuotanya pun terhitumg 30 hari setelah diterima.

 

 

Yang perlu dilakukan

Yang perlu dilakukan jika belum mendapat kuota data Kemendikbud adalah melapor ke kepala sekolah atau operator seluler. Pastika nomor ponsel yang digunakan masih aktif. Menurut Nadiem, masalah yang palinh banyak muncul saat penyaluran kuota dat Kemendikbud adalah nomor ponsel yang input salah atau tidak valid.

Masing-masing peserta didik dan tenaga pendidik akan mendapat kuota data Kemendikbud dengan nominal berbeda. Tergantung pada tingkatan pendidikannya.

Seperti siswa PAUD mendapat kuota umum sebesar 20GB perbulan dengan 5GB kuota umum dan 15GB kuota belajar. Sementara siswa jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35GB per bulan dengan rincian 5GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30GB.

Untuk guru PAUD, jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42GB perbulan dengan rincian 5GB kuota umum dan 37GB kuota belajar. Sedangkan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen adalah 50GB perbulan dengan 5GB kuota umum dan 45GB kuota internet.

Simak video berikut ini

#changemaker

;
Loading