Sukses

Lifestyle

Dr. Reisa Broto Asmoro: Vaksin Corona Bukan Cuma Lindungi Diri, Tapi Juga Lingkungan

Fimela.com, Jakarta Seluruh masyarakat di dunia kini sedang menunggu vaksin Corona. Vaksin ini bertujuan untuk membentuk antibodi dalam tubuh atau proses imunisai yang akan berperan efektif dalam mencegah infeksi Corona. 

Banyak orang yang skeptis pada vaksin Corona. Padahal, menurut dr Reisa Broto Asmoro, Juru Bicara Satgas COVID-19 mengatakan vaksin Corona sangat penting. Vaksin ini tidak hanya memberikan perlindungan bagi orang yang divaksin, tetapi juga melindungi lingkungannya. 

“Jika masyarakat melakukan vaksinasi, tidak saja memberikan perlindungan bagi orang yang diimunisasi, tetapi juga bagi lingkungannya, terutama karena ini membantu mengurangi penyebaran penyakit. Semakin banyak orang yang divaksinasi maka penyebaran penyakitnya akan semakin sedikit," katanya dalam Dialog Produktif yang dilaksanakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada Kamis (8/10/20), secara virtual. 

Lebih jauh, Reisa juga menjelaskan, proses pembuatan vaksin membutuhkan beberapa tahapan yang panjang. Baru, kemudian vaksin dapat diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat. 

“Vaksin didapat melalui berbagai teknik sesuai dengan jenis vaksin yang hendak dihasilkan, prosesnya panjang, bertahap, harus memenuhi prosedur yang ketat hingga dapat diproduksi serta didistribusikan ke masyarakat, ini untuk memastikan bahwa vaksin aman dan efektif untuk digunakan," katanya. 

Mitos Soal Vaksin Corona

Di tengah penyuluhan dan edukasi soal vaksin Corona, terdapat banyak mitos dan hoaks yang sering kali dipercaya dan menutupi fakta. Mitor dan hoaks ini bukan hanya tersebar lewat media sosial tetapi juga menjadi pembicaraan di ruang-ruang digital lainnya seperti grup percakapan. 

"Hoaks merupakan persoalan yang serius, termasuk juga infodemic atau informasi seputar pandemi yang sudah diselewengkan, dan jumlahnya banyak. Ini dapat menyebabkan ketidakpercayaan," ujar Prof. Dr. Henri Subiakto, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Salah satu mitos yang kerap kali beredar di masyarakat adalah efek samping vaksin. Reisa mengatakan, demam merupakan salah satu efek sampingnya. Namun, sebenarnya ini adalah reaksi umum usai vaksin. 

”Demam adalah fakta tetapi sebenarnya merupakan reaksi umum yang dikenal sebagai kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Kondisi ini tidak menimbulkan risiko fatal dan mudah ditangani," jelasnya. 

Sementara itu, menurut Henri, masyarakat Indonesia akan sehat jika memiliki pemahaman yang benar dan berasal dari sumber yang benar. Untuk itu, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi akurat mengenai vaksin Corona. 

#ChangeMaker

Simak Video Berikut

Loading
Artikel Selanjutnya
Bulan Ramadan, Reisa Broto Asmoro Ajak Berbuat Baik
Artikel Selanjutnya
Produksi dan Distribusi Tak Boleh Dilarang, Jokowi Tolak Nasionalisme Vaksin