Sukses

Lifestyle

Cara Mengatasi Depresi saat Liburan

Fimela.com, Jakarta Depresi bisa menjadi semakin parah selama liburan. Ya, liburan bisa menjadi saat-saat yang lebih sulit bagi beberapa orang.

Walaupun liburan adalah sebuah perayaan yang luar biasa, namun bagi mereka yang sedih dan tertekan, mereka bisa merasa lebih kesulitan saat melihat orang lain bahagia. Ini bisa menyebabkan kecemasan dan depresi yang lebih parah.

Gejala depresi yang tidak kamu sadari adalah melihat sesuatu secara negatif dan ini bisa menyebabkan perasaan putus asa dan pandangan terhadap masa depan yang suram. Depresi yang berkepanjangan selama liburan juga dapat membahayakan tubuh, seperti dilansir dari sheknows.com.

Depresi mengganggu sistem respon stres, berkontribusi pada ketidakseimbangan otonom dan meningkatkan pembekuan darah, yang secara langsung dapat menyebabkan penyakit jantung. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi depresi saat liburan.

1. Waspada terhadap alkohol dan narkoba

Alkohol dapat berdampak sangat negatif pada orang yang mengalami depresi.

2. Berlatih perawatan diri dan mempertahankan rutinitas

Pastikan untuk menjaga dirimu sendiri selama liburan dan mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang yang memberi kegembiraan, bukan stres dan depresi.

 

3. Jangan berlebihan

Jangan membuat jadwal liburan yang berlebihan. Meskipun sangat penting untuk keluar dan bersosialisasi, mereka yang terkena depresi seringkali kelelahan terlalu cepat. Pilih bagaimana kamu akan menghabiskan waktu dengan orang lain dan tetap berpegang pada jadwal yang tidak berlebihan.

4. Jangan berhemat pada olahraga atau vitamin

Jangan melewatkan olahraga selama liburan, karena olahraga tidak hanya membantu melawan dampak dari makanan yang dikonsumsi, namun juga berfungsi untuk melepaskan hormon endorfin yang dapat menangkal emosi negatif.

Saksikan video menarik setelah ini

#ChangeMaker

;
Loading