Sukses

Lifestyle

Pentingnya ‘Jual Mahal’ di Masa PDKT

Fimela.com, Jakarta Dari sekian banyak 'jurus' PDKT yang bisa kamu lancarkan demi mendapatkan si dia, jangan lupakan yang satu ini; jual mahal. Jual mahal penting untuk kamu lakukan sesekali untuk melihat seberapa jauh dia akan bersabar dan menunjukkan kesungguhannya mendapatkanmu. Kalau kamu terus menerus 'menuruti' permainannya, bisa-bisa dia menyepelekanmu.

Kamu perlu membuat 'permainan'-mu sendiri sesekali. Fungsinya, bukan sekadar untuk coba-coba, tapi juga untuk mengetes bagaimana kalian bisa bekerja sama dan saling berkompromi. Kalau kamu dan dia memang serius membangun hubungan baru, maka permainan 'jual mahal' di masa PDKT ini bisa memberi dampak baik, kan?

Abaikan teleponnya. Di masa PDKT, biasanya teleponan masih lancar banget. Nah, sesekali coba kamu abaikan teleponnya, atau tunggu dia menelepon sampai beberapa kali dulu sebelum kamu angkat. Biarkan dia berpikir kamu sedang sibuk melakukan hal lain, lalu lihat, apa dia bisa menerima atau malah membesar-besarkan masalah tersebut?

Pentingnya ‘Jual Mahal’ di Masa PDKT (Foto: webpraktis.com)

Tolak ajakannya. Saat dia mengajakmu pergi, tolak secara halus. Apalagi jika ajakannya terlalu sering, atau dia terlihat seperti ingin kamu selalu ada bersamanya. Kalau terus dituruti, ke depannya itu akan jadi bibit ke-insecure-an!

Pentingnya ‘Jual Mahal’ di Masa PDKT (Foto: irfan-ond.bogspot.com)

Jangan cemburu. Kalau pendekatannya padamu berkurang, jangan tunjukkan kegelisahanmu secara berlebihan. Ingat, kalau kamu pun melancarkan jurus 'jual mahal' untuk mengetes kesungguhannya, kemungkinan besar ini juga jurusnya untuk mengetes kesungguhanmu.

Pentingnya ‘Jual Mahal’ di Masa PDKT (Foto: genmuda.com)

Yang terpenting dari itu semua adalah kamu harus tampil percaya diri. Jangan pernah mengubah apa yang ada pada dirimu demi mendapatkan perhatiannya, apalagi di masa PDKT. Bersikaplah menyenangkan agar ia merasa nyaman di dekatmu, lalu terapkan ketiga cara di atas. Tapi, lakukan sesekali saja ya agar dia tidak berpikir kamu menolaknya.

What's On Fimela
Loading