Sukses

Lifestyle

Berita Hari Ini: Gempa Aceh, Buncis, Kebun Raya Bogor

Fimela.com, Jakarta Kementerian Kesehatan mengirim enam dokter spesialis kejiwaan sebagai bagian dari penanggulangan pascagempa bumi di Aceh, kata Direktur Kesehatan Jiwa Kemenkes Fidiansyah.

Seperti yang dikutip Antaranews.com, "Enam dokter itu akan berkoordinasi dengan Pusat Krisis, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Dinkes Provinsi Aceh serta pemangku kepentingan lain untuk penanganan masalah kesehatan jiwa dengan program jangka pendek dan jangka panjang," kata Fidi lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan beberapa yang dilakukan tim dokter kejiwaan seperti melakukan pertolongan pertama psikologi melalui pengukuran cepat sehingga didapat data awal status kesejahteraan jiwa (keswa) setiap individu dan keluarga.

Tim dokter, kata dia, juga melakukan sinergi dan harmoni dengan program kesehatan fisik dan lingkungan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar sandang, papan dan pangan berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin.

Tak pernah terbayang di benak anak-anak korban gempa Aceh jika mereka akan menghabiskan liburan sekolah ini di tenda-tenda pengungsian. (Liputan6.com/Abdul Aziz Prastowo)

Sebuah penelitian terbaru dalam jurnal Food & Nutrition menunjukkan protein dalam buncis dan kacang polong lebih mengenyangkan ketimbang protein yang terkandung daging sapi ataupun babi.

Dalam penelitian itu sebanyak 43 orang laki-laki muda mengkonsumsi tiga makanan berbeda, yakni mengandung buncis, kacang polong ataupun daging.

Dikutip dari Antaranews, "Makanan kaya protein berbasis kacang-kacangan mengandung serat lebih banyak daripada daging babi dan sapi, ini yang mungkin berkontribusi pada peningkatan perasaan kenyang", menurut kepala peneliti Profesor Anne Raben dari University of Department Copenhagen's Department of Nutrition, Exercise and Sports.

Selain itu, saat partisipan mengkonsumsi buncis dan kacang polong, sama saja mereka menerima asupan 12 kalori lebih rendah di waktu makan berikutnya.

Buncis | Via: istimewa

Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Bogor - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjadi kantong keragaman hayati untuk mengembalikan koridor burung dan menghijaukan kembali daerah aliran sungai di Kota Bogor, Jawa Barat.

"Kebun Raya dan Pemerintah Kota Bogor saling bersinergi untuk menghijaukan kembali daerah aliran sungai di kota ini," kata Kepala PKT Kebun Raya Bogor-LIPI Didik Widyatmoko di Bogor, Minggu.

Ia mengatakan, sudah disepakati bersama kedua pihak akan menghijaukan kembali aliran sungai yang ada di Kota Bogor, membangun koridor yang akan menjadi jalan burung bermigrasi.

Seperti yang dikutip Antaranews, "Konsep ke depan Kebun Raya Bogor dijadikan kantong keragaman hayati, burung dapat berlalu lalang, dapat bermigrasi tidak hanya di sungai, tapi dapat menetap di Kebun Raya," katanya.

Pengunjung berjalan di sekitar Taman Meksiko, Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Senin (28/3). Di taman tersebut, terdapat 100 jenis kaktus, agave, yucca, dan sukulen yang berasal dari gurun Amerika serta Asia. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading