Sukses

Lifestyle

Masih Zaman Tidak Distatusin Tapi Sehari-hari Kayak Pasangan yang Pacaran?

Fimela.com, Jakarta Hubungan tanpa status masih banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Dari waktu ke waktu, nama sebutannya saja yang berbeda-beda. Intinya sih sama, bersikap seperti pasangan yang pacaran tapi sebenarnya tidak.

Dibilang masih zaman atau tidak, ya masih. Pada kenyataannya hubungan seperti itu masih banyak ditemui, kamu pun mungkin termasuk salah satu pelakunya.

Hubungan semacam itu, kalau dipikirkan dalam jangka panjang sebenarnya lebih banyak merugikan daripada menguntungkannya. Sebebas-bebasnya kamu menjalin kesenangan dengan orang lain di luar si 'pasangan' kamu ini, peluang konflik tetap banyak.

Di sisi lain, mungkin sebenarnya kamu dan pasanganmu ini sudah terikat, hanya saja kalian tidak mengakuinya. Belum lagi kalau ada cemburu, ya, sama saja lah intinya kayak pacaran. Tapi denial saja.

Sekarang, coba jangan denial lagi. Apapun alasan yang kamu pikir benar tentang mengapa kalian tidak bersama sebagai pasangan yang sebenarnya, pikir lagi. Benarkah itu yang kamu inginkan? Buang waktu sekian lama untuk hal yang tak tentu?

Kalau Baca 4 Hal di Bawah Ini Membuatmu Tak Nyaman, Pikir Lagi Seribu Kali Tentang Hubungan yang Kalian Jalani

1. Kamu memang ingin bersamanya bukan atas dasar cinta. Sejak awal kamu membiarkan dia eksis dalam keseharianmu mungkin karena kamu merasa kesepian saja. Kebetulan, di situ kamu melihat kalau dia bisa meramaikan hari-harimu. Jadi kalian bersama memang bukan atas dasar cinta, tapi semacam azas manfaat semata.

2. Bersamanya pun kamu hanya dapat kesenangan sementara, bukan selamanya. Kamu tahu perasaan senang ketika dia ada, tapi jauh di lubuk hatimu kamu tetap merasa ada bagian yang kosong? Kamu bahagia bersamanya, tapi ketika kalian tak sedang bersisian, perasaan bahagia itu hilang tak tersisa?

3. Dia juga tak terlalu menginginkanmu ada dalam hidupnya. Well, sama seperti kamu yang tak terlalu menghargai keberadaannya, dia pun demikian ke kamu. Pada awalnya mungkin dia ingin kamu jadi pacarnya, tapi begitu tahu bahwa kamu tak punya pandangan ke arah sana, dia cuma sekadar menikmatinya. Dia tdak pergi tiba-tiba dari hidupmu saja sudah syukur.

4. Kalian terjebak dalam kenyamanan hubungan tanpa status. Nyaman berhubungan meski tanpa status pada akhirnya membelenggu kalian dalam semua ketidakjelasan. Batas antara satu dengan lainnya tersamarkan. Tak ada yang benar bahagia, tak ada yang benar-benar cinta, tapi juga tak ada yang benar-benar pergi.

Ya, ini semua bergantung pada bagaimana pandangan seseorang tentang cinta dan hubungan. Memang takkan selamanya begitu. Kalau sekarang kamu tenang hidup dalam ketidakjelasan status bersamanya, tinggal tunggu saja waktunya kamu bertemu seseorang yang membuatmu benar-benar ingin berjuang hingga merelakan apapun demi bisa bersamanya. Atau.. suatu saat kamu dan dia akan sama-sama menyadari bahwa sesungguhnya kalian saling cinta? Tiada yang tahu.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading