Sukses

Lifestyle

...Watch With...


black swan movie poster fimela perempuan

...your partner.

Nina, ballerina asal New York yang diperankan (dan ditarikan) oleh Natalie Portman. Masih seperti anak kecil: sexually immature, hidup dengan ibu yang super ngurusin, di kamar nuansa pink yang penuh dengan boneka. Nina seringkali memuntahkan makanan dan menyakiti dirinya sendiri sampai berdarah. Nina adalah kandidat untuk peran utama lakon Swan Lake, but her company’s artistic director berpendapat kalau Nina hanya cocok untuk memerankan White Swan yang innocent, who kills herself for love. But for the dark, demonic twin, Nina is sadly lacking in life experience.

Jangan kaget kalau kami menyarankan ini untuk ditonton bersama pasangan. This ain’t girly-girly dance movie. Aronofsky nggak tertarik untuk mengekspos balet. Black Swan penuh dengan penari yang super kurus, dan bahkan sebelum Nina menjadi ‘berantakan’, the dances are shot by a camera that seems to be shuddering in horror.

Natalie Portman bermain total sehingga mendapatkan nominasi Oscar. Dan penonton akan ‘ngeh’ kalau dia mengerahkan segenap kemampuan untuk peran ini, Natalie berlatih keras dan mengikuti diet ketat. Menjelang akhir film, Natalie terlihat sangat kurus dan tirus.

 


love and other drugs fimela perempuan movie

...your girls.

Jake Gyllenhaal and Anne Hathaway going all the way in this movie. As in all the way naked. And they look very beautiful together in the nakedness.

Dengan setting tahun 1996, dimana Viagra baru ditemukan. Jamie Randall (Gyllenhall) adalah seorang sales yang dengan mulut manisnya mampu merayu dan memaksa dokter dan resepsionis untuk berlangganan obat jualannya. Jamie bertemu dengan Maggie Murdock (Hathaway), dengan mata dan rambut gelap dan terlihat semangat untuk getting naked with Jamie and then kick him out.

Tapi ternyata Maggie mengidap Parkinson (yang belum ada obatnya), and pretty soon you get the feeling kalau Maggie menghindari komitmen karena takut menunjukkan ‘isi’ hatinya. Love & Other Drugs is crazily uneven, jumping back and forth between jerk-off jokes and Parkinson’s sufferers sharing their stories of hope. Sejenis film yang membuat penonton bergantian mengusap airmata dan tertawa dengan joke konyol.

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Wajib Tau! Ini Tips Makeup Sesuai Tingkatan Umur
Artikel Selanjutnya
4 Tips agar Uangmu Tidak Mudah Habis