Sukses

Lifestyle

Hubungan Polyamorous, Jenis Hubungan Pribadi yang Tidak untuk Semua Orang

 

Jakarta Seiring penerimaan masyarakat dengan fenomena LGBT, dan peresmian pernikahan sesama jenis di beberapa negara seperti Amerika, rasanya beberapa pihak merasa semakin terbuka dan bebas memilih pasangan yang bisa membuatnya bahagia. Pernah dengar jenis hubungan Polyamorous, yang kian terdengar karena sepasang kekasih yang telah habiskan waktu 12 tahun dalam hubungan tersebut, akhirnya menikah beberapa awal maret 2018 lalu. Apa itu hubungan polyamorous?

 

Memulai kisah asmara hubungan polyamorous 12 tahun lalu di Chicago, pasangan Bethany Meyers dan Nico Tortorella ini, membebaskan satu sama lain untuk jadi diri mereka sendiri seutuhnya. Dalam artian, membebaskan pasangan untuk memiliki hubungan dengan sesama jenis yang mereka inginkan di luar hubungan mereka sendiri. Dan satu sama lain tak merasa marah, karena mereka tau,  bahwa cinta sejatinya adalah satu sama lain. Hubungan yang sebenarnya sulit untuk diterima  nalar  orang awam  (apalagi di Indonesia) ini mengharuskan pasangan, untuk menerima satu sama lain terlepas orientasi seksual yang mereka pilih. Hasilnya? Mungkin bisa dilihat di raut wajah dua sejoli ini saat usai melaksanakan pernikahan sederhana di catatan sipil Manhattan, New York, Amerika beberapa minggu lalu, ya rona bahagia penuh cinta. 

Baca juga : 

10 Barang Fashion yang Kembali dari Masa Lalu ke Era Instagram

 

Bethany Meyers yang seorang instruktur olah raga, sedangkan Nico Tortorella yang merupakan aktor beberapa serial televisi di Hollywood, memamerkan kebahagian mereka lewat akun Instagram masing-masing. Tak mengadakan pesta pernikahan yang meriah, pasangan ini cukup kenakan bawahan celana putih, dress sheer transparan untuk pengantin perempuan dan atasan lengan pendek dan selendang putih menjuntai, keduanya lengkap kenakan mahkota, bagai ratu dan rasa sehari. Semua orang memang belum tentu dapat menerima cara berjalannya hubungan polyamorous ini, namun sebagai pasangan yang sudah jalani hal tersebut lebih dari 12 tahun, terlihat bahagia dan tanpa beban, satu yang bisa disimpulkan, love is real, no matter how it looks at the outside. No? 

 

Baca juga : 

Tiongkok Ingin Atur Kebebasan Traveling Warganya, Tergantung Perilaku Sosial 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading