Sukses

Lifestyle

Putus Cinta Tak Perlu Gila

Vemale.com-

Oleh:Irma Oemaya

Namun, ada kalanya di mana seseorang dewasa sekalipun cenderung terjatuh di lubang yang sama mengenai kegagalan cintanya. Perasaan tergila-gila, dan stres berlebihan pada mantan kekasih memang sering terjadi pada siapapun. Besarnya keinginan melupakan bertumbuh seiring dengan keinginan untuk berbaikan kembali.

Kita semua tahu, bahwa diri kita tak ingin terjerumus pada sesuatu yang kita ketahui tak bermanfaat bagi diri kita. Seringkali kita sudah memantapkan diri agar tidak lagi menoleh ke belakang, dan melupakan segalanya, namun hasilnya nihil. Setelah berlama-lama Anda mengakhiri hubungan dengan memutuskan ikatan secara fisik, tanpa Anda sadari ikatan emosional Anda masih tersisa. Semakin Anda mencoba untuk menarik diri, semakin lebih terikatlah Anda kepadanya.

Memang tak mudah untuk melupakan segala kenangan yang telah Anda lalui bersamanya. Tapi, jangan jadikan hal itu sebagai patokan dalam usaha Anda untuk melupakannya. Harus Anda sadari, bahwa waktu terus berjalan, lantas mengapa Anda masih berhenti di lelaki dan masalah yang sama? Tentu Anda harus beranjak dari keterpurukan yang menyedihkan itu.

Alasan yang tidak bisa diterima seseorang dalam berakhirnya suatu hubungan dapat ditilik dari segi berbeda-beda. Kebanyakan orang merasa dirinya telah ditolak, di sisi lain seseorang akan melakukan sebuah penyangkalan di mana hancurnya hubungan itu tidak berasal dari kesalahannya. Rasa depresi pun pasti sempat dialami hingga seseorang itu benar-benar akan menerimanya dengan perasaan yang kacau.

Anda bukan lagi anak kecil yang selalu mendapatkan apa yang diinginkannya. Be Mature! pikirkanlah hal-hal positif saat Anda tak bersamanya lagi. Ubah pola pikir Anda yang merasa bahwa hidup Anda tak berarti tanpa dirinya.

4 tips berikut, sedikitnya akan membantu Anda keluar dari jerat bayangan mantan kekasih yang membuat hidup Anda sangat berantakan.

1. Menilai

Setidaknya Anda sudah harus memulai untuk lebih menilai lelaki yang akan menjadi pasangan Anda berikutnya. Jangan biarkan tipe laki-laki yang sama akan membuat Anda hancur lagi. Ada baiknya jika Anda membandingkan antara yang lalu dan yang kini. Hal ini membuat Anda terhindar untuk berhubungan dengan Mr. Wrong lagi.

2. Introspeksi

Pikirkanlah baik-baik mengenai kejadian yang membuat Anda dan dia mengakhiri hubungan ini. Jangan takut untuk mengakui kesalahan diri sendiri. Hal ini dapat membantu Anda untuk lebih mengerti tentangnya dan diri Anda. Ketika Anda mulai mengetahui siapa yang menjadi penyebabnya, maka hal ini akan memberikan rasa rela pada diri Anda untuk melepaskannya.

3. Memahami

Kini saatnya untuk memahami diri Anda sendiri. Dengan mengenali kelemahan dan kekuatan Anda, akan membuat diri Anda lebih siap dalam berpetualang di dunia cinta yang baru. Anda tak akan merasa takut dan khawatir lagi karenanya. Hal ini akan membantu Anda untuk mengerti apa yang terbaik dan tepat bagi Anda.

4. Saatnya bergerak!

Yap! setelah Anda mulai memahami kejadian di masa lalu, dan mulai merelakan hubungan yang telah berakhir, kini saatnya bagi Anda untuk Moving On! Pepatah mengatakan, masih banyak ikan di laut, yang berarti, masih banyak kesempatan yang terbentang luas bagi Anda. Berdasarkan pengalaman yang pernah Anda alami, kini Anda sudah lebih siap untuk mencari pengganti 'si dia'. Dan, Anda dapat menunjukkan pada dunia, bahwa kisah cinta Anda akan berakhir bahagia kali ini.

Nah Ladies, berakhirnya hubungan Anda dan kekasih, tak boleh menjadi suatu hambatan bagi Anda untuk mempunyai kehidupan yang bahagia. Sejuta hal positif dapat Anda lakukan sebagai selingan di kala sedih. Salah satunya, hangout bersama teman-teman Anda. Selamat mencoba yah.

(vem/io/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

    What's On Fimela
    Loading