Sukses

Lifestyle

Cara Terhindar Dari Kejahatan Hipnotis Saat Mudik

Kejahatan hipnotis kerap menjadi ancaman bagi para penumpang kendaraan umum yang hendak mudik ke kampung di saat Lebaran. Triknya beragam, ada yang berpura-pura menjadi penumpang lain, ada pula yang menawarkan bantuan.

Hingga saat ini kejahatan hipnotis belum diberantas sepenuhnya, sehingga aparat kepolisian tak bosan-bosannya mengingatkan agar tetap berhati-hati sepanjang perjalanan mudik.

Dikutip dari laman Metro Polri, ada beberapa proses hipnotis yang biasa digunakan pelaku kriminal untuk menghipnotis sasarannya:

Pre induction

Adalah proses pendekatan kepada orang yang akan dihipnotis.

Induction

Adalah proses induksi hipnosis seperti ditepuk pundaknya, kemudian saat penghipnotis memerintahkan untuk tidur maka orang yang ditepuk pundaknya akan tidur. Caranya juga beragam, umumnya mengandalkan sentuhan.

Deepening

Adalah proses pendalaman hipnotis ke kondisi yang lebih dalam lagi. Umumnya yang dihipnotis akan berada dalam kondisi sangat relaks dan pulas. Biasanya penghipnotis akan memberikan perhitungan atau visualisasi agar orang tersebut tenggelam lebih dalam dalam rileksnya.

Sugesti

Adalah pemberian sugesti atau informasi kepada seseorang yang dihipnotis untuk melakuan apapun yang diminta oleh si penghipnotis.

Terminasi

Adalah akhir dari hipnotis di mana orang tersebut kembali sadar. Umumnya penghipnotis sudah kabur terlebih dahulu sehingga korban terlambat menyadari apa yang terjadi pada dirinya.

Mencegah tindak kriminal hipnotis terjadi pada penumpang saat sedang mudik, Kepolisian RI memberikan tips sebagai berikut:

  1. Waspada terhadap orang yang baru dikenal. Bukan berarti harus berprasangka buruk, namun waspada tetap diperlukan sehingga tidak sampai terjebak menjadi korban kejahatan.
  2. Hindari bertatapan mata langsung dengan lawan bicara. Mata menjadi kunci untuk memasuki wilayah hipnotis secara tidak langsung. Melalui mata, seseorang bisa mengetahui orang tersebut suggestible atau tidak. Mereka yang mudah dihipnotis cenderung sering melamun dan memiliki pandangan kosong.
  3. Every hypnosis is self hypnosis. Setiap hipnotis sebenarnya adalah menghipnotis diri sendiri. Pada tahap mengobrol, secara tidak sadar mengijinkan seseorang melakukan hipnotis terhadap diri sendiri. Untuk itulah Anda perlu selalu waspada saat berbincang dengan orang lain.
  4. Jangan membiarkan pikiran kosong dan selalu berfokus pada suatu hal.
  5. Hindari keramaian yang berfokus pada suatu kejadian, biasanya berawal di sinilah si penghipnotis mencari korban.
  6. Ketika Anda sadar bahwa sedang berada dalam proses hipnotis maka yang Anda harus lakukan adalah menenangkan diri dan jangan panik. Berikan sugesti sendiri pada diri Anda untuk tetap terjaga dan bangun.

Tidak ada hipnotis yang berjalan instant, sehingga dengan tetap waspada Anda bisa terhindar dari kejahatan hipnotis ini. [initial]

BACA JUGA:

5 Varian es Favorit Untuk Buka Puasa

Sebelum Puasa, Mari Mendetoks Pikiran Agar Lebih Sehat

Kalau Sedang Hamil, Begini Tips Puasanya

Tips Penting Agar Tidak Terlambat Sahur

Inilah 6 Keajaiban Kurma Yang Perlu Anda Tahu

Trik Busana Tetap Rapi Saat Mudik

(vem/bee)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading