Sukses

Lifestyle

Demi Kuliah, Perjuangan Asisten Rumah Tangga (ART) Ini Bikin Bangga

Bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) sejatinya bukan perkara mudah. Butuh fisik yang kuat untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah yang diberikan majikan. Butuh psikis yang siap sabar kapan saja dan tahan stres jika saja sang majikan memperlakukannya kurang ramah.

Bicara mengenai pekerjaan sebagai ART, kisah gadis berusia 33 tahun asal Myanmar yang menjadi ART di sebuah keluarga paruh baya di Singapura, menjadi perbincangan hangat warganet. Gadis bernama Maw Kloo Htoo terbilang sebagai ART yang beruntung karena ia memiliki majikan yang sangat sayang padanya.

Majikannya yang terdiri sebagai pasangan suami istri bernama Cai Pei An dan istrinya tersebut juga sangat ramah dan mendukung mimpi-mimpi besar Maw. Pasangan asal Singapura tersebut bahkan mengizinkan Maw untuk melanjutkan pendidikan tingginya sembari bekerja di rumahnya.

Dilansir dari laman worldofbuzz.com, Maw telah bekerja di keluarga Cai Pei sejak 10 tahun lalu. Hubungan ia dan sang majikan bahkan sudah seperti saudara sendiri. Keduanya bisa saling mengerti dan mendukung satu sama lain. Juga, ketika Maw mengungkapkan bahwa ia ingin melanjutkan kuliahnya yang sempat tertunda karena bekerja di luar negeri.

Maw bersama kedua majikannya/copyright worldofbuzz.com

Mendengar ungkapan Maw, Cai Pei dan sang istri dengan senang hati mengizinkan ARTnya tersebut melanjutkan kuliah. Pasangan ini bahkan memberikan waktu libur selama 2 bulan kepada Maw setiap tahunnya agar ia bisa konsentrasi dan fokus belajar untuk menghadapi ujian. Selama libur ini, Cai Pei akan menyewa ART part time untuknya dan istri tanpa membebani Maw sedikit pun.

Cai Pei mengatakan ia juga telah memberikan pinjaman biaya kuliah sebesar Rp100 juta pada Maw. Menariknya, Maw bisa mengembalikan pinjaman tersebut lebih cepat dari perkiraan sang majikan. "Ia adalah gadis yang hebat. Ia juga gadis yang hemat dan pandai mengelola keuangannya. Kami bersyukur memiliki ART sepertinya. Pekerjaannya selalu tepat waktu dan memuaskan," ungkap Cai.

Tak hanya membantu melancarkan pendidikan tinggi Maw, Cai dan istrinya juga sering membantu keluarga Maw di Myanmar. Ketika orangtua Maw memerlukan alat pertanian, pasangan ini akan mengirimkan uang untuk membeli alat pertanian tersebut. Saat Maw wisuda beberapa waktu lalu, pasangan ini juga mengurus kedatangan orangtua Maw dan membiayai semua akomodasi perjalanan mereka.

Maw berhasil menjadi lulusan Sarjana Ekonomi di salah satu Universitas di Singapura dengan nilai yang memuaskan beberapa waktu lalu. Selepas lulus dari kuliahnya, Maw mengaku masih ingin berada di dekat Cai dan istrinya untuk menemani serta merawat majikan super baiknya tersebut.




(vem/mim)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading