Sukses

Lifestyle

Kenapa Seks Itu Sakral?

Selain dianggap hubungan yang intim, ternyata jika Anda jauh mundur ke beberapa zaman dahulu, seks dianggap sesuatu yang sakral. Seorang guru Sufi, Hazrat Inayat Khan, mengatakan kalau seks dan cinta adalah tanda dari sebuah jiwa. Oleh karena itu, seks pada zaman dahulu lebih dari sekedar pencarian kepuasan.

Membicarakan kesakralan seks tidak lepas dari Tantra. Tantra adalah sebuah metode seks kuno dari India yang sampai sekarang masih diterapkan oleh banyak orang. Meskipun arti sakral berbeda pada setiap budaya, tapi elemen Tantra juga telah tercampur dengan elemen-elemen dari Taoisme, Afrika, Pagan, Yahudi, dan juga Kristen. Menurut lovewithoutlimits.com, di masa awal Kristen, seks itu sakral karena hal berikut.

1. Seks dihubungkan dengan permulaan kehidupan. Tapi memang tanpa seks, tidak akan ada kehidupan. Sebab itu, seks juga sangat mendasar pada semua kebudayaan.
2. Seks berfungsi sebagai pengikat. Bukan hanya pengikat 2 fisik, tapi juga pengikat dari 2 pikiran yang berbeda. Dalam tantra, tujuan ini dengan dicapai dengan seks khidmat, pelan, dan menikmati setiap gerakan.
3. Kesakralan seks dapat dilihat dari tujuannya. Tujuannya adalah untuk mencapai puncak kenikmatan cinta dan kebersamaan. Manusia butuh kebahagiaan, momen spiritual, dan persatuan. Dan hal-hal tersebut bisa dicapai dengan seks.

Seks juga adalah sebuah penghargaan, pemurnian dan pemberkatan diri. Seks adalah sakral ketika dengan seks, ikatan Anda dengan pasangan menjadi semakin kuat dan kesadaran Anda meningkat ke level yang benar-benar baru.

Oleh: Muhammad Faris

(vem/rsk)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading