Sukses

Lifestyle

4 Destinasi Kuliner Terbaik dengan Harga Terjangkau di Singapura

Fimela.com, Jakarta Bagi para pecinta kuliner, pengalaman makan di tempat atau dine in menjadi sesuatu yang tidak tergantikan. Interior restoran, suasana di sekitarnya, serta makanan yang disajikan menjadi faktor penting untuk menciptakan suasana makan yang mewah dan terbaik. Singapura menjadi salah satu negara yang menyimpan banyak destinasi kuliner terbaik dan beragam.

Kamu bisa menikmati beragam sajian kuliner, mulai dari fine dining hingga outlet kaki lima di Singapura yang meraih penghargaan kelas dunia. Meski demikian, kamu tidak perlu khawatir dengan harga yang dibanderol.

Terdapat beberapa opsi destinai kuliner terbaik yang bisa kamu dinikmati di Singapura dengan harga yang terjangkau. Di mana saja?

1. Saint Pierre

Terletak di Marina Area di pusat kota Singapura, Saint Pierre meraih predikat Bintang Dua alias Two Star di daftar prestisius restoran terbaik dunia Michelin Guide. Restoran fine dining ala Perancis ini mampu memadukan suasana marina, dekorasi yang smart, pelayanan yang amat baik, dan yang terpenting, kualitas bahan dan keterampilan pengolahan masakan tingkat tinggi untuk memanjakan para foodies yang berdompet tebal.

Saint Pierre mengandalkan menu-menu hasil laut dengan kisaran harga antara Rp128 ribu-400 ribu per menu makanan dan dari Rp40 ribu-5,4 juta per sajian minuman. Menu andalan di Saint Pierre adalah set-menu caviar, Jerusalem artichoke, dan sayuran maitake. Restoran ini buka hingga pukul 3 dini hari dan cocok untuk makan malam romantis, kumpul keluarga, maupun makan siang bersama rekan bisnis. Dengan lokasi semi-luar ruang di pinggir laut, Saint Pierre sangat relevan dengan masa pasca pandemi, yakni kebutuhan untuk mendapat udara segar.

 

2. Allice Seafood

Alliance Seafood cocok untuk makan tengah alias sharing dengan keluarga, teman, ataupun rekan kerja. Letaknya pun lebih “merakyat” karena tersisip di antara kios-kios makanan lain dalam bangunan seperti food court yang di Singapura lebih dikenal dengan julukan hawkers center.

Saat ke Alliance Seafood, kamu wajib mencoba menu andalan seperti Chilli Crab (kepiting saos pedas), dan Cereal Prawn (udang goreng tepung) yang dimasak ala Singapura. Pendamping wajib kedua menu tersebut yang sangat disukai di Alliance Seafood adalah nasi goreng dan roti mantou. Alliance Seafood dapat Anda nikmati mulai dari Rp480 ribu hingga Rp1 jutasaja.

 

3. Sin Huat Eating House

Sin Huat terletak di sebuah kedai kopi di kawasan Geylang, salah satu neighbourhood di Singapura yang banyak menyimpan pengaruh Peranakan dan dikenal sebagai pusat penjualan buah durian. Kamu juga bisa menikmati santap seafood di malam hari ala warga lokal dan mencoba tempat duduk di bagian luar. Warga lokal melihat Sin Huat adalah salah satu restoran Zi Char terbaik di Singapura.

Zi Char adalah tradisi “makan tengah” ala Singapura sebagaimana keluarga berbagi aneka lauk-pauk di atas meja. Sin Huat menyajikan menu andalan seperti bihun kepiting, udang kukus, dan gong gong. Menu bagi dua orang yang terdiri dari 2 kepiting, udang, ikan, ayam, dan sayur kailan dikenakan harga S$220 atau Rp2,3 juta.

 

4. Haron Satay

Haron Satay buka dari jam 2 siang hingga jam 11 malam dengan waktu padat pengunjung pada jam makan malam, yakni mulai jam 6 hingga 10 malam. Harga per porsi sate yang telah dikelola oleh generasi kedua keluarga Haron ini adalah S$14 atau Rp150 ribu.

Daging sapi, ayam, dan domba adalah varian yang bisa Anda pilih ketika memesan sate di kedai legendaris ini. Dagingnya yang besar-besar dan empuk, serta aroma bumbu sereh yang wangi adalah alasan Haron Satay ini digemari. Saat dibakar, sate sedikit dilumuri lagi dengan bumbu dan saat disajikan, Haron Satay menyediakan saos kacang di mangkuk kecil untuk bumbu cocol.

Simak video berikut ini

#Elevate Women

PLAYLIST VIDEO 23 JULI 2021
Loading
Artikel Selanjutnya
Koast, Destinasi Tepat untuk Work From Bali dengan Suasana Sejuk dan Menenangkan
Artikel Selanjutnya
Mengenal dan Memahami Hidup New Normal yang sedang Dibentuk Singapura di Tengah Pandemi COVID-19