Sukses

Lifestyle

Tips Memiliki Uang Rp2 Miliar dalam Satu Tahun, Caranya?

Fimela.com, Jakarta Bagi kebanyakan orang mendapatkan dan memiliki uang sebanyak Rp2 miliar di usia 20an adalah hal yang tidak mungkin. Uang sebanyak Rp2 miliar masih terbilang banyak dan sulit untuk didapatkan. Namun hal ini dibantah oleh Co-Founder dan Chief Product Officer, Felicia Putri Tjiasaka.

Baginya, uang senilai Rp2 miliar adalah angka yang realistis untuk dimiliki khusus jika kamu sudah memiliki keinginan untuk mulai membina rumah tangga di kawasan Jabotabek. Dalam akun YouTube miliknya, Felicia berbagi cara yang dilakukannya untuk mendapatkan 2M rupiah hanya dalam waktu satu tahun saja.

"Disclaimer terlebih dahulu, pendapatan orang bisa berbeda-beda, tapi dari yang aku jalani, aku berhasil melewatinya." tutur dara kelahiran Pontianak tersebut.

Apa yang Felicia lakukan untuk bisa mendapatkan uang Rp2 miliar hanya dalam satu tahun? Ia berpijak pada buku berjudul Cashflow Quadrant yang dibuat oleh Robert T. Kiyosaki. Dalam bukunya, ia membagi berbagai jenis pekerjaan ke dalam empat kuadran utama.

Menurut Felicia, selain pendapatan utama yang dimiliki, seseorang harus lebih pintar dalam mendapatkan uang tambahan dari berbagai sektor. Terdapat kuadran atau sektor Employee, business owner, self employed, dan investor. Apa maksudnya?

 

1. Employee (E)

Ini adalah tahap awal yang dijalani mayoritas orang di seluruh dunia, yaitu sebagai pegawai atau pekerja. Di kuadran ini, orang mulai mendapatkan penghasilan yang stabil. Meski 'aman', namun orang yang masuk ke dalam kuadran ini cenderung mengalami kondisi keuangan yang stabil. Untuk yang ingin menambah pemasukan bagi yang berada di kuadran employee , Felicia menyarankan para pekerja agar fokus menambah pemasukkan ke dalam/vertikal.

"Tips untuk yang mau menekuni atau berkarir dalam profesional, fokus untuk menambah income dengan mencari cara meningkatkan skill, upgrade ilmu, ambil sertifikasi, pelatihan, dan pekerjaan lebih dari jobdesk agar bisa dipromosikan, naik jabatan, naik gaji, atau dapat bonus tambahan," kata Felicia.

2. Investor (I)

Sesuai namanya, pemodal mendapatkan keuntungan dari capital gain atau kenaikan harga, dividen atau bagi hasil, dan interest atau bunga.

Secara pribadi, Felicia mengaku bahwa 70-80 persen pendapatannya dialokasikan pada berbagai instrumen investasi. Pembagiannya terdiri atas alokasi sebesar 30 persen pada portfolio di Peer to Peer Lending, 30 persen di saham, 20-25 persen di reksadana, dan sisa dana yang tersebar di crypto, emas, dan obligasi.

"Pilih berinvestasi di bidang yang paling kamu mengerti. Kalau tidak mengerti, pilih jenis investasi dengan tingkat risiko yang rendah. Sedikit tips, fokusnya bukan mengejar return paling tinggi, tapi yang paling optimal. Perbesar aset sampai saatnya nanti kita bisa membangun passive income kita," tambah Felicia.

 

3. Self-Employed (S)

Banyak jenis pekerjaan untuk kuadran ini, misalnya saja freelance, content creator, fotografer, model, influencer, dan pekerjaan lain yang uangnya didapat dari sebuah project. Felicia sendiri telah menjadi seorang content creator sejak tahun 2018. Bermula dari keisengannya membuat konten, kini ia dikenal sebagai salah satu content creator di bidang finansial dan investasi dengan jumlah pengikut yang tergolong banyak.

"Self-employed juga belum aman. Problemnya, kalau tidak punya klien ya tidak punya income. Di kuadran ini, tipsnya, mulai bekerja dari sesuatu yang kita punya, suka, dan kita bisa," terang Felicia.

4. Business Owner (B)

Pendapatan utama para pemilik bisnis berasal dari dividen atau bagi hasil dan gaji sebagai pemilik usaha. Felicia sendiri sudah berada di kuadran ini sejak tahun lalu. Setelah terjun sebagai pemilik bisnis, ia menyadari bahwa secara garis besar, bisnis dibagi ke dalam tiga bagian besar, yaitu produk, pemasaran, dan operasional.

"Pada fase ini, kita wajib membangun sistem, jika tidak ya kita kembali menjadi pekerja," lanjutnya.

Simak video berikut ini

#elevate women

What's On Fimela
Loading