Sukses

Lifestyle

Cara Menyikapi Perpisahan tanpa Menyiksa Batin Sendiri

Fimela.com, Jakarta Tak ada perpisahan yang benar-benar mudah. Setiap perpisahan, baik perpisahan dengan seseorang dari yang kita sayangi maupun perpisahan dengan barang yang begitu berharga, selalu sulit untuk dihadapi. Ada rasa sedih, cemas, hingga marah yang dapat timbul ketika menghadapi perpisahan.

Nyatanya memang perpisahan itu sulit bagi siapa pun. Yoon Hon Gyun dalam bukunya, How to Respect Myself, menuliskan, "Perpisahan tidaklah mudah. Kehilangan barang yang sudah lama dimiliki saja bisa membuat kita cemas dan hampa apalagi kehilangan seseorang. Itu adalah kata-kata yang ingin saya ucapkan kepada orang-orang yang menderita karena tidak bisa berpisah dan orang-orang yang terlalu berduka setelah berpisah." 

Tiap Orang Punya Cara Berbeda dalam Menyikapi Perpisahan

Hon Gyun juga memaparkan bahwa masing-masing orang mengalami perpisahan dengan cara yang berbeda. Kalau kamu pernah merasa susah akibat perpisahan, ketahuilah bahwa itu adalah penderitaan yang dialami juga oleh semua manusia di bumi ini. Tiap orang punya cara berbeda untuk kembali menenangkan diri setelah menghadapi perpisahan. Ada yang menangis berhari-hari, dan ada juga yang memilih untuk tetap tersenyum seolah baik-baik saja.

Sebuah pengalaman perpisahan bisa membuat seorang individu marah-marah. Namun, ada juga yang bereaksi atau menyikapinya dengan datar saja. "Tidak ada aturan tentang bagaimana seharusnya bersikap dan yang melarah untuk marah-marah atau bersabar," terang Hon Gyun.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan dalam menyikapi perpisahan tanpa menyiksa batin sendiri?

Kalau saat ini kamu sedang berduka atau susah hati karena sebuah perpisahan, tak ada salahnya untuk memberi ruang untuk diri sendiri. Luapkan dan lepaskan semua hal yang menyesakkan di dadamu dengan cara yang pailng nyaman. Lakukan apa saja yang bisa membuatmu kembali tenang, asal jangan sampai melukai diri sendiri atau merugikan orang lain.

Sebagai contoh, jika saat ini kamu memilih untuk menyendiri untuk menenangkan diri, maka lakukan saja. Sampaikan ke orang-orang terdekatmu kalau kamu sedang butuh waktu sendiri. Akan tetapi, bukan berarti selamanya kamu harus mengurung diri. Perlahan teruslah berproses untuk bisa berdamai dengan keadaan.

Apa pun kesedihan dan pengalaman tak menyenangkan yang sedang kamu rasakan saat ini, semoga segalanya bisa lebih baik, ya. Hidupmu tetaplah berharga, dan kamu berhak bahagia dengan caramu sendiri.

#ElevateWomen

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading