Sukses

Lifestyle

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli Sebagai Bentuk Dominasi oleh Pengusaha dalam Dinamika Ekonomi

Fimela.com, Jakarta Dalam sistem perdagangan bebas, kamu akan mengenali beberapa jenis pasar dengan karakteristiknya yang berbeda-beda, contohnya ialah model pasar oligopoli. Pasar oligopoli adalah struktur pasar di mana beberapa perusahaan mendominasi.

Pasar oligopoli adalah suatu pasar dimana di dalamnya terdapat beberapa produsen yang menguasai pasar dengan banyak konsumen atau pembeli. Ada beberapa ciri-ciri pasar oligopoli secara umum. Pada dasarnya, oligopoli dinamai demikian karena awalan "oli-" berarti beberapa, sedangkan awalan "mono-", seperti dalam monopoli, berarti satu. Ciri-ciri pasar oligopoli pastinya berbeda dengan pasar monopoli.

Praktik oligopoli pada umumnya dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial tidak mudah masuk ke dalam pasar. Ciri-ciri pasar oligopoli dapat dilihat dari cara kerja, persaingan, dan strategi yang dibentuk.

Sebagai model pasar yang dekat dengan keseharian kita, ada baiknya jika kamu tahu lebih banyak mengenai model pasar ini. Untuk itu, Fimela.com kali ini akan mengulas ciri-ciri pasar oligopoli sebagai bentuk dominasi oleh pengusaha dalam dinamika ekonomi. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Saling Bergantung dengan Perusahaan Lain

Ciri-ciri pasar oligopoli yang pertama ialah saling memiliki ketergantungan antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya dalam pengambilan keputusan. Perusahaan yang beroperasi dalam kondisi oligopoli dikatakan saling tergantung, yang berarti mereka tidak dapat bertindak secara independen satu sama lain. Fakta ini diakui oleh semua perusahaan dalam industri oligopolistik.

Jika sejumlah kecil perusahaan yang cukup besar membentuk suatu industri dan salah satu dari perusahaan ini memulai kampanye iklan dalam skala besar atau merancang model baru produk yang segera menangkap pasar, itu pasti akan memancing serangan balasan dari pihak perusahaan pesaing dalam industri tersebut.

Strategi Pilihan dalam Oligopoli

Ciri-ciri pasar oligopoli yang kedua ialah memiliki strategi pilihan dalam bisnisnya. Strategi ini posisinya sangat penting bagi perusahaan yang saling bergantung. Hal ini karena perusahaan tidak dapat bertindak secara independen, mereka harus mengantisipasi kemungkinan respons dari saingan terhadap setiap perubahan harga mereka, atau aktivitas non-harga mereka.

Dengan kata lain, mereka perlu merencanakan, dan menyusun berbagai opsi yang mungkin berdasarkan pada bagaimana mereka berpikir lawan mungkin bereaksi. Strategi ini tidak semata-mata untuk memertahankan bisnis tetapi juga untuk menjaga eksistensi dari perusahaan-perusahaan yang masuk dalam sistem oligopoli.

Iklan yang Masif

Ciri-ciri pasar oligopoli yang ketiga ialah adanya periklanan yang masif. Iklan dianggap sebagai kekuatan sekaligus instrument andalan bagi oligopolis. Sebuah perusahaan di bawah oligopoli dapat memulai kampanye iklan yang agresif dengan maksud menangkap sebagian besar pasar.

Di bawah persaingan yang sempurna, iklan tidak diperlukan sementara perusahaan monopoli mungkin menemukan beberapa iklan yang menguntungkan ketika produknya baru atau ketika ada sejumlah besar konsumen potensial yang belum pernah mencoba produknya sebelumnya.

Menganalisis Perilaku Kelompok

Ciri-ciri pasar oligopoli yang keempat ialah menganalisis perilaku kelompok. Dalam oligopoli, aspek yang paling relevan adalah perilaku kelompok. Mungkin ada dua perusahaan dalam grup, atau tiga atau lima atau bahkan lima belas. Apa pun jumlahnya, itu cukup kecil sehingga setiap perusahaan tahu bahwa tindakannya akan memiliki efek pada perusahaan lain dalam grup.

Sebaliknya, di bawah persaingan sempurna ada sejumlah besar perusahaan yang masing-masing berusaha memaksimalkan keuntungannya.Mirip dengan situasi di bawah persaingan monopolistik.

Di bawah monopoli, hanya ada satu perusahaan yang memaksimalkan keuntungan. Apakah seseorang menganggap monopoli atau pasar yang kompetitif, perilaku perusahaan pada umumnya dapat diprediksi.

Persaingan Harga yang Ketat

Ciri-ciri pasar oligopoli yang kelima ialah adanya persaingan harga yang ketat dengan pesaing. Dalam situasi oligopoli, setiap perusahaan harus mempertahankan harganya. Jika ada perusahaan yang mencoba menurunkan harganya, perusahaan pesaing akan membalas dengan penurunan harga yang lebih tinggi. Ini akan mengarah pada situasi perang harga yang tidak menguntungkan siapa pun, justru membuat rugi.

Di sisi lain, jika ada perusahaan menaikkan harganya dengan maksud untuk meningkatkan laba; perusahaan pesaing lainnya tidak akan mengikuti hal yang sama. Oleh karena itu, tidak ada perusahaan yang ingin mengurangi harga atau menaikkan harga. Kekakuan harga akan terjadi demi menjaga stabilitas diantara perusahaan yang tergabung dalam sistem oligopoli.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading