Fimela.com, Jakarta - Di tengah budaya yang kerap menuntut perempuan untuk selalu terlihat kuat, bahagia, dan mampu mengatasi segala hal, memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasa rapuh sering kali justru menjadi hal yang paling sulit dilakukan. Padahal, proses berdamai dengan diri sendiri tidak selalu dimulai dari perubahan besar. Terkadang, ia berawal dari keberanian mengakui bahwa kita sedang lelah, terluka, atau belum benar-benar baik-baik saja.
Tidak sedikit perempuan yang menyimpan kecemasan, rasa gagal, hingga pertanyaan tentang jati dirinya di balik rutinitas sehari-hari. Mereka tetap bekerja, tersenyum, dan menjalani peran sebagai anak, pasangan, ibu, atau profesional, tetapi diam-diam masih memikul luka yang belum selesai.
Psikolog pun menyebut bahwa salah satu langkah penting dalam proses penyembuhan emosional dan berdamai dengan diri sendiri adalah memberi nama pada perasaan yang kita alami. Menulis jurnal, membuat catatan pribadi, atau menuangkan emosi dalam karya kreatif dapat membantu seseorang memahami dirinya dengan lebih utuh. Bukan untuk menghapus luka, melainkan agar luka tersebut tidak lagi mengendalikan kehidupan.
Advertisement
Gagasan inilah yang terasa begitu dekat dalam buku puisi To See Myself Clearly karya penyair muda Kaylee Nicole Pangestu. Diterbitkan oleh Insight Unlimited, buku ini bukan sekadar kumpulan puisi, melainkan refleksi tentang bagaimana seseorang belajar menerima sisi dirinya yang paling rapuh.
Advertisement
Memasuki Ruang Batin Lewat Kata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315889/original/062495600_1785901473-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_14.48.13.jpeg)
Alih-alih menawarkan jawaban atas berbagai kegelisahan hidup, Kaylee justru mengajak pembaca memasuki ruang-ruang yang sering kali kita sembunyikan dari dunia luar. Melalui bahasa yang sederhana namun emosional, ia berbicara tentang kecemasan, pencarian identitas, rasa takut tidak diterima, hingga proses belajar menerima diri sendiri.
Salah satu puisi yang menarik perhatian berjudul My Roots Are Showing. Menggunakan metafora rambut yang mulai memperlihatkan warna aslinya setelah diwarnai, Kaylee menggambarkan ketakutan banyak orang ketika sisi asli dirinya mulai terlihat. Ada kekhawatiran bahwa ketika topeng perlahan terlepas, orang lain tidak lagi menerima kita.
Perasaan tersebut mungkin tidak asing bagi banyak perempuan. Sering kali kita merasa harus selalu menjadi versi terbaik, paling kuat, atau paling sempurna demi memenuhi ekspektasi lingkungan. Padahal, menjadi manusia juga berarti memiliki ruang untuk merasa tidak sempurna.
Bagi Kaylee, menulis puisi menjadi bentuk terapi yang membantunya memahami diri sendiri.
"Puisi menjadi ruang terapi yang sangat menyembuhkan untuk menyampaikan isi hati saya," ungkapnya.
Menerima Masa Lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315890/original/078213300_1785901473-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_14.48.14.jpeg)
Proses itu juga tercermin dalam puisi Scars, yang terinspirasi dari pengalaman sederhana melihat sepupunya terus menggaruk bekas luka yang sebenarnya sudah mengering. Dari momen tersebut, muncul refleksi bahwa manusia sering kali melakukan hal serupa terhadap luka batin—kembali membuka kenangan yang sebenarnya sudah mulai pulih.
Melalui puisinya, Kaylee mengingatkan bahwa menerima masa lalu bukan berarti terus-menerus menghidupkannya kembali. Ada saat ketika seseorang perlu berhenti menyentuh luka lama agar dirinya memiliki kesempatan untuk benar-benar sembuh.
Pesan ini terasa relevan bagi banyak perempuan yang masih membawa beban masa lalu, entah berupa hubungan yang berakhir, kegagalan karier, kehilangan orang tercinta, atau penyesalan yang belum sempat diselesaikan. Berdamai bukan berarti melupakan, tetapi memberi diri sendiri izin untuk melangkah tanpa terus dihantui pengalaman tersebut.
Menariknya, meski ditulis dari sudut pandang remaja, To See Myself Clearly tidak hanya berbicara kepada generasi muda. Buku ini juga dapat menjadi jendela bagi orang tua maupun orang dewasa untuk memahami pergulatan emosi yang banyak dialami anak muda saat ini—tentang tekanan untuk selalu berhasil, pencarian identitas, hingga kebutuhan untuk diterima apa adanya.
Advertisement
Ruang untuk Semua Emosi
Di era media sosial yang sering membuat hidup terlihat sempurna, buku ini hadir sebagai pengingat bahwa menjadi manusia berarti memiliki ruang untuk merasa takut, bingung, dan terluka. Semua emosi itu bukan kelemahan, melainkan bagian dari proses bertumbuh.
Pada akhirnya, perjalanan berdamai dengan diri sendiri memang tidak memiliki garis akhir yang pasti. Akan selalu ada hari ketika kita kembali meragukan diri, merasa gagal, atau kehilangan arah. Namun, seperti yang tersirat dalam setiap halaman To See Myself Clearly, proses itu layak dijalani dengan lebih lembut.
Karena menerima diri sendiri bukan berarti berhenti berkembang. Justru dari keberanian melihat diri secara jujur, seseorang dapat menemukan harapan baru untuk terus melangkah. Dan mungkin, itu adalah bentuk cinta paling tulus yang bisa diberikan seorang perempuan kepada dirinya sendiri.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694288/original/035783200_1703150389-side-view-woman-standing-outdoors__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308412/original/021939100_1785140338-IMG_2268.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3034409/original/086579300_1580196454-face-2722810_960_720.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4984999/original/003141100_1730255647-husband-wife-having-fight-indoors.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315286/original/084449400_1785833340-196448ee-438a-4fbd-bd51-a7bd80e1180b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315202/original/025129000_1785830428-60477.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
![Staycation yang dikemas secara kreatif akan memperkuat ikatan emosional bersama anak. [Dok/Pexels.com/Micah Eleazar].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/jfrAvSsGA_Vx6yc0_1deRA3GU5Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7737925/original/016472200_1780544463-pexels-micahways-10498601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5256412/original/010386300_1750236587-sensual-photo-cute-little-girl-people-walks-outside-woman-brown-coat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562566/original/083037000_1776832876-2148454494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9168686/original/052028100_1783089795-SnapInsta.to_731390804_18633683221028089_4612980540689131065_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9111127/original/006590700_1783059947-WhatsApp_Image_2026-07-03_at_13.21.44__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537481/original/061504900_1774424944-pexels-polina-tankilevitch-3735155.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972913/original/082767900_1574245378-josh-applegate-p_KJvKVsH14-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2944946/original/016947600_1571646509-thiago-cerqueira-Wr3HGvx_RSM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038631/original/060126900_1653984049-humphrey-muleba-xy3iffqI4L0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315801/original/001687800_1785898377-IMG_6467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4609413/original/042195900_1697178152-IMG-20231013-WA0111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315725/original/062490100_1785858111-VID-20260804-WA0063.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315715/original/005451300_1785856731-Lokasi_Temuan_Mayat_Kaki...jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315676/original/004987300_1785850616-fe5f32ba-e94e-4048-9a13-bfe771e28294.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292222/original/022875000_1753247405-efee62e2-84c3-4d97-89c6-32bf7b5f099d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694288/original/035783200_1703150389-side-view-woman-standing-outdoors__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315034/original/038212400_1785824654-pexels-leeloothefirst-5842237.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314943/original/017818900_1785816580-WhatsApp_Image_2026-08-04_at_10.39.06.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314145/original/088433400_1785735118-joanna_alexandra_dan_immanuel_cristover-20260803-002-non_fotografer_kly.webp)