Fimela.com, Jakarta - Pernah dengar istilah frugal living, Sahabat Fimela? Di tengah harga kebutuhan yang serba naik, gaya hidup hemat ini rasanya makin relevan buat diterapkan. Tapi tenang saja, frugal living bukan berarti kamu harus pelit sampai menyiksa diri sendiri, lho. Konsep ini justru mengajak kita untuk lebih cerdas mengatur keuangan agar dompet tetap aman, tanpa harus merasa serba kekurangan.
Inti dari frugal living sebenarnya sederhana, yakni soal kesadaran penuh saat mengeluarkan uang. Kita diajak untuk lebih pintar memprioritaskan kebutuhan esensial dan mengerem hasrat belanja konsumtif yang kurang perlu. Lebih dari sekadar ajang menabung dan berhemat, gaya hidup ini secara tidak langsung bikin kita makin bersyukur dan menghargai apa yang sudah kita miliki.
Menerapkan hidup hemat bukan berarti kamu harus say goodbye pada kesenangan atau menurunkan kualitas hidup, ya. Sebaliknya, ini adalah langkah bijak untuk hidup lebih tenang dan fokus pada target masa depan, seperti dana darurat atau tabungan pensiun agar terhindar dari stres masalah finansial. Nah, buat kamu yang ingin mulai merdeka secara finansial, yuk intip 10 cara frugal living tanpa menyiksa diri berikut ini.
Advertisement
Advertisement
1. Menyusun Anggaran yang Sesuai Realita
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179475/original/056196300_1743576602-pexels-tima-miroshnichenko-7009853.jpg)
Langkah fundamental dalam mengelola keuangan secara cerdas adalah dengan menyusun anggaran. Instrumen ini berperan vital untuk melacak setiap aliran dana bulanan, mencatat detail pemasukan serta seluruh pengeluaran rutin seperti biaya makan, transportasi, tempat tinggal, hingga tagihan bulanan. Melalui anggaran yang terstruktur, individu akan memiliki pemahaman yang jelas mengenai arah perginya uang dan dapat mengidentifikasi secara tepat antara kebutuhan esensial dan keinginan semata.
Anggaran yang efektif bukan berarti harus menghilangkan seluruh alokasi dana untuk kesenangan, melainkan tentang bagaimana mendistribusikan dana tersebut dengan bijak. Sebagai contoh, metode populer 50/30/20 dapat diterapkan, di mana 50 persen dari pendapatan dialokasikan untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen sisanya untuk tabungan atau investasi. Pendekatan ini memungkinkan seseorang untuk tetap menikmati berbagai aspek kehidupan, sekaligus memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dan mencegah pengeluaran yang tidak perlu.
2. Manfaat Memasak Sendiri di Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374070/original/005483900_1759838551-diet_6.jpg)
Memasak hidangan di rumah merupakan salah satu metode paling efektif untuk menghemat pengeluaran sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Biaya makan di luar seringkali jauh lebih tinggi dibandingkan dengan menyiapkan makanan sendiri, sehingga dengan berkreasi di dapur, seseorang dapat mengatur anggaran belanja dengan lebih cermat dan memangkas biaya makan. Lebih dari itu, memasak di rumah memberikan kendali penuh atas bahan-bahan yang digunakan, memastikan hidangan yang lebih sehat dan bergizi.
Keuntungan memasak di rumah tidak hanya sebatas penghematan finansial, tetapi juga meliputi peningkatan kesehatan fisik dan ketenangan mental. Anda dapat mengontrol nutrisi, kebersihan bahan baku, serta porsi makan, sekaligus meminimalkan penggunaan pengawet atau penyedap rasa berlebihan. Aktivitas memasak juga bisa menjadi bentuk rekreasi yang menyenangkan, merangsang kreativitas, dan membantu meredakan stres setelah seharian beraktivitas.
Advertisement
3. Praktisnya Membawa Bekal Harian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5586703/original/080140600_1778140285-2149628571.jpg)
Membawa bekal makanan dari rumah untuk menemani kegiatan sehari-hari, baik saat bekerja maupun sekolah, adalah kebiasaan yang sangat mendukung gaya hidup hemat. Kebiasaan ini secara signifikan mengurangi frekuensi pembelian makanan di luar yang umumnya berharga lebih mahal. Dengan rutin membawa bekal, seseorang dapat menghemat pengeluaran harian secara substansial, yang jika diakumulasikan akan menjadi jumlah yang tidak sedikit.
Selain keuntungan finansial, membawa bekal juga memberikan kontrol yang lebih baik terhadap asupan gizi dan kebersihan makanan yang dikonsumsi. Anda bebas memilih bahan-bahan segar dan menyiapkan hidangan sesuai selera serta kebutuhan diet pribadi, sehingga kesehatan tetap terjaga tanpa merasa terbebani oleh batasan atau biaya tambahan.
4. Strategi Cerdas Berburu Diskon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4988390/original/012250800_1730525544-Depositphotos_250501288_S.jpg)
Mencari diskon dan memanfaatkan promo adalah taktik yang dapat membantu menekan pengeluaran, asalkan dilakukan dengan bijak dan cermat. Frugal living mendorong individu untuk membandingkan harga dan mencari penawaran terbaik, namun selalu dengan mempertimbangkan kualitas dan relevansi kebutuhan. Ini berarti, penting untuk tidak tergiur membeli barang hanya karena diskon besar, melainkan fokus pada barang yang memang dibutuhkan dengan harga yang lebih menguntungkan.
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap pembelian memberikan nilai maksimal dan menghindarkan dari pembelian impulsif yang tidak perlu. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat memanfaatkan berbagai penawaran khusus untuk barang-barang esensial atau yang sudah lama masuk daftar belanja, sehingga tetap hemat tanpa harus mengorbankan kualitas atau kepuasan atas barang yang dibeli.
Advertisement
5. Evaluasi Langganan yang Tidak Terpakai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6300353/original/018478400_1779174857-frugal_living_untuk_Gen_Z.jpg)
Di tengah era digital saat ini, banyak layanan berlangganan yang mungkin tidak sepenuhnya dimanfaatkan. Mengidentifikasi dan mengurangi langganan yang tidak lagi relevan atau jarang digunakan, seperti layanan streaming, aplikasi berbayar, atau keanggotaan pusat kebugaran yang terbengkalai, dapat membebaskan sejumlah dana yang cukup signifikan. Ini merupakan bagian penting dari pengelolaan keuangan yang bijak untuk memangkas pengeluaran yang tidak memberikan nilai optimal.
Langkah ini bukan berarti menolak segala bentuk hiburan atau kenyamanan, melainkan tentang memprioritaskan apa yang benar-benar memberikan nilai dan kebahagiaan sejati. Seseorang dapat meninjau kembali setiap langganan yang dimiliki dan hanya mempertahankan yang paling sering digunakan atau yang dianggap paling penting, sehingga pengeluaran tetap terkendali tanpa harus merasa kehilangan atau terisolasi dari dunia digital.
6. Pilihan Transportasi Hemat dan Sehat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5214856/original/016355200_1746781955-Naik_transportai_umum.jpg)
Memanfaatkan transportasi umum atau memilih untuk berjalan kaki adalah cara yang sangat efektif untuk menghemat biaya transportasi dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Tarif transportasi publik cenderung lebih ekonomis, dan Anda tidak perlu lagi memikirkan pengeluaran untuk bensin, biaya parkir, atau perawatan rutin kendaraan. Pilihan ini secara signifikan dapat menekan anggaran transportasi dan memungkinkan alokasi dana tersebut untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak.
Selain keuntungan finansial, opsi transportasi ini juga membawa manfaat besar bagi kesehatan dan lingkungan. Berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum dapat meningkatkan aktivitas fisik harian, berkontribusi pada pengurangan polusi udara, serta membantu mengurai kemacetan di jalan. Ini adalah cara cerdas untuk menjalani hidup yang lebih sehat dan turut serta menjaga kelestarian lingkungan, tanpa harus merasa terbebani oleh perubahan gaya hidup.
Advertisement
7. Pertimbangan Matang Sebelum Belanja Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5025675/original/057317900_1732696722-fotor-ai-20241127153544.jpg)
Menunda pembelian barang-barang bernilai tinggi, seperti gawai terbaru atau produk mewah, bukan berarti Anda tidak boleh memilikinya sama sekali. Hal ini lebih kepada melakukan setiap pembelian dengan kesadaran penuh dan pertimbangan yang matang. Individu yang menerapkan frugal living akan mempertimbangkan secara seksama kualitas dan nilai jangka panjang dari barang tersebut, serta bagaimana dampaknya terhadap tujuan keuangan yang telah ditetapkan.
Dengan menunda pembelian, seseorang memiliki kesempatan untuk menabung lebih banyak, mencari penawaran yang lebih baik, atau bahkan menyadari bahwa barang tersebut sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Pendekatan ini membantu menghindari pembelian impulsif dan memastikan bahwa setiap pengeluaran besar adalah hasil dari keputusan yang bijak dan terencana, bukan sekadar respons sesaat terhadap keinginan.
8. Perbaiki Dulu, Jangan Langsung Ganti
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6300354/original/055698800_1779174857-Prioritaskan_Barang_dengan_Value_Jangka_Panjang.jpg)
Alih-alih langsung membeli barang baru ketika terjadi kerusakan kecil, mencoba memperbaikinya adalah praktik frugal living yang sangat cerdas. Tindakan ini tidak hanya menghemat uang, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah dan mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Banyak barang, mulai dari pakaian hingga peralatan rumah tangga, seringkali dapat diperbaiki dengan sedikit usaha atau dengan bantuan tenaga profesional.
Pendekatan ini menumbuhkan kreativitas dan kemandirian, sekaligus mengajarkan kita untuk lebih menghargai barang-barang yang sudah dimiliki. Dengan memperbaiki, seseorang dapat memperpanjang masa pakai barang dan mengurangi frekuensi pengeluaran untuk pembelian baru, sehingga tetap bisa berhemat tanpa merasa kekurangan akan kebutuhan.
Advertisement
9. Ubah Barang Tak Terpakai Jadi Uang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4952899/original/035752000_1727258014-pexels-liza-summer-6347515.jpg)
Menjual barang-barang yang sudah tidak terpakai adalah cara efektif untuk mengurangi kekacauan di rumah sekaligus menghasilkan pendapatan tambahan. Berbagai platform jual beli barang bekas daring, sangat memudahkan proses ini. Ini adalah kesempatan untuk mengubah barang-barang yang hanya menumpuk menjadi uang tunai yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain.
Praktik ini tidak hanya menguntungkan dari segi finansial, tetapi juga sejalan dengan prinsip gaya hidup minimalis dan ramah lingkungan. Dengan menjual barang bekas, Anda turut mengurangi jumlah limbah dan memberikan kesempatan kedua bagi barang tersebut untuk digunakan kembali, sehingga tetap hemat dan berkontribusi positif terhadap lingkungan.
10. Pentingnya Tujuan Finansial yang Jelas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498169/original/048203000_1770699669-financial-income-economic-diagram-money-concept.jpg)
Menetapkan tujuan keuangan yang terdefinisi dengan baik adalah fondasi utama bagi keberhasilan penerapan frugal living. Tujuan finansial merupakan target atau sasaran yang ingin dicapai dalam periode waktu tertentu, misalnya menabung untuk uang muka rumah, biaya pendidikan anak, atau dana pensiun. Adanya tujuan ini memberikan motivasi dan arah yang jelas untuk setiap keputusan pengeluaran yang akan diambil.
Dengan tujuan yang telah ditetapkan, seseorang dapat mengalokasikan dana secara lebih bijak dan memprioritaskan pengeluaran sesuai dengan target yang ingin dicapai. Hal ini membantu mengurangi tingkat stres finansial dan memberikan rasa aman, karena setiap langkah keuangan yang diambil memiliki makna dan tujuan yang jelas di masa depan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Frugal Living
Apa itu frugal living?
Frugal living adalah gaya hidup yang berfokus pada pengelolaan keuangan secara sadar, bijak, dan penuh pertimbangan, dengan memprioritaskan pengeluaran yang esensial dan menghindari pemborosan demi mencapai tujuan finansial di masa depan.
Apa bedanya frugal living dengan pelit?
Frugal living berbeda dengan sikap pelit. Orang yang menerapkan frugal living tetap bersedia mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang memang penting dan mempertimbangkan kualitas. Sementara itu, orang pelit cenderung menahan pengeluaran bahkan untuk hal esensial dan sering memilih barang murah tanpa memedulikan kualitas.
Mengapa frugal living penting?
Gaya hidup frugal penting karena membantu individu mengelola keuangan dengan bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, menghemat uang untuk target finansial jangka panjang, mengurangi potensi utang, serta meningkatkan kemandirian finansial.
Bagaimana cara memulai frugal living bagi pemula?
Bagi pemula, langkah awal untuk memulai frugal living dapat dilakukan dengan menyusun rencana keuangan yang realistis, mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta secara konsisten menyisihkan sebagian dana untuk tabungan dan investasi.
Apakah frugal living berarti tidak boleh bersenang-senang?
Tidak, frugal living sama sekali tidak berarti Anda tidak boleh bersenang-senang atau harus menyiksa diri. Justru, gaya hidup ini mengajarkan untuk memprioritaskan kebutuhan di atas keinginan dan mencari alternatif yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas hidup, misalnya dengan menikmati rekreasi di alam terbuka atau memasak hidangan favorit di rumah.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5179477/original/089123000_1743576769-expressive-pretty-woman-posing.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5025675/original/057317900_1732696722-fotor-ai-20241127153544.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498169/original/048203000_1770699669-financial-income-economic-diagram-money-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320002/original/099389700_1786331558-word_media_image2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319918/original/019592500_1786326598-030a2560-6234-48f1-a71c-c5e64ce91a19.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319741/original/072296400_1786277484-7ff30a80-c02d-40cf-a20d-27dcf2c180fe.jpg)
![Perjalanan panjang di dalam mobil juga kerap membuat anak cepat merasa bosan atau suasana menjadi terlalu sunyi. Karena itu, memilih permainan yang tepat bisa menjadi kunci agar road trip tetap seru dan menyenangkan untuk seluruh anggota keluarga. [Dok/freepik.com]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/I06S8psEhvKoujosPxpjt2fx_2Q=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672603/original/047792900_1778485957-2151030899.jpg)
![Aktivitas seni mengasah kreativitas anak Anda. [Dok/Pexels.com/RDNE Stock project].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/sYRo04pdq3jyVEYK1TRLHwhCotw=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6211232/original/000151300_1779089269-pexels-rdne-7605918.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260534/original/047578000_1781600279-pexels-silverkblack-23224898.jpg)
![Penting bagi orangtua untuk menciptakan pengalaman liburan sekolah yang lebih interaktif agar anak tetap antusias selama perjalanan.[Dok/freepik.com/bearfotos]](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/GSPzTjjXeOt4Hp6uEmaK-AJcRQI=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5694836/original/038786000_1778572235-5189.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756548/original/097066400_1780565583-pexels-pixabay-39691_2.jpg)
![Staycation yang dikemas secara kreatif akan memperkuat ikatan emosional bersama anak. [Dok/Pexels.com/Micah Eleazar].](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/jfrAvSsGA_Vx6yc0_1deRA3GU5Y=/320x217/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7737925/original/016472200_1780544463-pexels-micahways-10498601.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5691408/original/040891300_1778567403-pexels-denisenys-14824327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317739/original/021174400_1786068843-SukkhaCitta_Plaza_Indonesia_Opening_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261782/original/054643400_1750688856-portrait-woman-cooking-home-kitchen-holding-tomatoes-preparing-delicious-fresh-meal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5934075/original/055087900_1778831527-pexels-maksgelatin-4775196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293366/original/017821600_1783695315-DSC09836.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562566/original/083037000_1776832876-2148454494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5183320/original/007994800_1744178860-Depositphotos_543464536_S.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5125290/original/051027900_1738924822-portrait-young-mindful-woman-practice-yoga-exercising-inhale-exhale-fresh-air-park-sitt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154770/original/056213600_1741416037-OOTD_Sabrina_Chairunnisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428478/original/091892000_1764510239-jam_tangan_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4496554/original/003697800_1688957184-syahrul-alamsyah-wahid-h0KrcWloXsE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420028/original/017091900_1763718438-Sediakan_Tempat_Sampah_Terpisah_dengan_Label_Jelas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2972913/original/082767900_1574245378-josh-applegate-p_KJvKVsH14-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2944946/original/016947600_1571646509-thiago-cerqueira-Wr3HGvx_RSM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4038631/original/060126900_1653984049-humphrey-muleba-xy3iffqI4L0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5384323/original/033026900_1760768424-IMG-20251018-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521169/original/060978200_1772682613-young-woman-looking-concerned-class.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542533/original/032149900_1774946379-smiley-family-high-five.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319904/original/057026500_1786323227-1000043624.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406695/original/011771700_1782289674-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_15.18.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315071/original/067471800_1785826081-95a329d9-bbfa-4973-8ee5-53fc7f4dc1f2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3602333/original/056344600_1634198382-pexels-arthouse-studio-4588602.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5439132/original/015573600_1765351007-Menteri_Agraria_dan_Tata_RuangKepala_Badan_Pertanahan_Nasional__ATR_BPN___Nusron_Wahid-10_Desember_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9319977/original/049006600_1786330518-1001541280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320269/original/001872300_1786342404-young-woman-working-office.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318917/original/055496000_1786170410-medium-shot-girl-self-care-concept.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320006/original/092825000_1786331563-word_media_image3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320002/original/099389700_1786331558-word_media_image2.jpg)