Sukses

Lifestyle

Stop Scrolling, Saatnya Kenalan dengan Digital Sunset Rutinitas Sebelum Tidur

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernah berniat tidur lebih awal tetapi malah menghabiskan waktu dengan scrolling media sosial? Awalnya mungkin hanya ingin mengecek satu pesan atau melihat beberapa video sebelum tidur. Namun, satu video bisa berlanjut ke video berikutnya, begitu pula dengan unggahan media sosial yang membuat kita terus penasaran. Tanpa terasa, waktu tidur pun semakin larut dan tubuh belum benar-benar bersiap untuk beristirahat. Kebiasaan tersebut kemudian membuat konsep digital sunset semakin menarik untuk dicoba.

Dilansir dari Sleep Foundation, salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjaga rutinitas tidur adalah menghindari penggunaan perangkat elektronik sekitar satu jam sebelum waktu tidur. Digital sunset pada dasarnya merupakan kebiasaan menetapkan batas waktu untuk berhenti menggunakan perangkat seperti ponsel, tablet, laptop, maupun televisi menjelang tidur.

Konsep ini sebenarnya cukup sederhana. Jika Sahabat Fimela biasanya tidur pukul 22.00, misalnya, waktu digital sunset bisa dimulai sekitar pukul 21.00. Setelah memasuki waktu tersebut, perangkat elektronik mulai disimpan dan perhatian dialihkan pada aktivitas yang lebih santai. Kebiasaan ini juga dapat menjadi bagian dari rutinitas tidur yang membantu tubuh dan pikiran mulai bersiap untuk beristirahat.

Digital sunset bukan berarti kita harus sepenuhnya menjauhi teknologi atau tidak boleh menggunakan ponsel lagi pada malam hari. Kebiasaan ini lebih kepada membuat batas agar waktu sebelum tidur tidak terus dipenuhi aktivitas digital. Dengan begitu, satu jam terakhir sebelum tidur bisa menjadi waktu untuk memperlambat aktivitas dan memberikan kesempatan bagi tubuh serta pikiran untuk bersiap mengakhiri hari.

Mengapa Perlu Mengurangi Penggunaan Layar Sebelum Tidur?

Alasan di balik kebiasaan digital sunset bukan sekadar karena scrolling bisa membuat waktu tidur menjadi lebih malam. Perangkat elektronik juga memberikan paparan cahaya yang dapat berpengaruh terhadap sistem alami tubuh yang mengatur waktu tidur dan bangun. Cahaya dari perangkat elektronik, terutama cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti blue light, dapat memengaruhi produksi melatonin, hormon yang berperan dalam membantu tubuh mempersiapkan diri untuk tidur.

Selain cahaya, aktivitas yang dilakukan melalui perangkat juga perlu diperhatikan. Membuka media sosial, menonton serial, bermain gim, membaca berita, atau membalas pekerjaan membuat kita tetap menerima berbagai informasi ketika seharusnya mulai memperlambat aktivitas. Konten yang menarik juga dapat membuat kita sulit berhenti karena selalu ada hal baru yang ingin dilihat.

Karena itu, digital sunset bisa menjadi cara sederhana untuk menciptakan jarak antara aktivitas digital dan waktu tidur. Ketika layar mulai ditinggalkan, kita bisa menggunakan waktu tersebut untuk melakukan kegiatan yang lebih santai. 

Namun, bukan berarti Sahabat Fimela harus langsung berhasil berhenti menggunakan layar selama satu jam penuh. Perubahan kebiasaan membutuhkan proses. Jika satu jam terasa terlalu sulit, cobalah memulainya dari waktu yang lebih singkat, kemudian tambah secara perlahan.

Yang terpenting adalah konsistensi. Dengan membiasakan diri memiliki waktu tanpa layar setiap malam, digital sunset dapat menjadi bagian dari rutinitas sebelum tidur yang terasa lebih natural dan tidak terlalu membebani.

Cara Menerapkan Digital Sunset dengan Lebih Mudah

Menerapkan digital sunset mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi Sahabat Fimela yang terbiasa membawa ponsel ke tempat tidur, kebiasaan ini bisa terasa cukup menantang. Karena itu, tidak perlu langsung mengubah seluruh rutinitas malam. Mulailah dengan menentukan waktu khusus untuk berhenti menggunakan layar dan usahakan melakukannya secara konsisten setiap hari.

Misalnya, jika waktu tidur pukul 22.00, tentukan pukul 21.00 sebagai waktu untuk mulai meletakkan ponsel. Kamu bisa memasang alarm sebagai pengingat agar tidak lupa. Setelah alarm berbunyi, aktifkan mode senyap atau Do Not Disturb, kemudian letakkan perangkat di tempat yang tidak mudah dijangkau.

Sleep Foundation juga menyarankan agar perangkat elektronik tidak berada terlalu dekat dengan tempat tidur. Cara ini dapat membantu mengurangi godaan untuk kembali mengecek ponsel ketika sudah berada di tempat tidur.

Agar digital sunset tidak terasa membosankan, siapkan beberapa aktivitas pengganti. Membaca buku, merapikan kamar, melakukan perawatan kulit, stretching ringan, menulis jurnal, atau menyiapkan pakaian untuk keesokan hari bisa menjadi pilihan. Kamu juga dapat membuat suasana kamar lebih nyaman dengan meredupkan lampu dan menyelesaikan berbagai aktivitas sebelum benar-benar masuk waktu tidur.

Dengan memberikan satu jam terakhir sebelum tidur untuk beristirahat dari layar, malam hari bisa menjadi waktu yang lebih tenang. Perlahan, Sahabat Fimela dapat menemukan rutinitas yang paling nyaman dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Penulis: Revania Immanuela

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading