Sukses

News & Entertainment

Cerita Miris Ammar Zoni Kunjungi Sekolah di Pedalaman NTB

Bintang.com, Jakarta Di balik penampilannya yang terkesan cuek, Ammar Zoni ternyata punya kepedulian yang cukup tinggi. Beberapa waktu lalu, saat momen Liburan, pria 25 tahun itu menyempatkan diri untuk berkunjung ke salah satu sekolah terpencil yang ada di Indonesia bagian Timur.

Di sebuah sekolah tingkat atas negeri di pedalaman Nusa Tenggara Barat, Ammar Zoni mengaku prihatin dengan kondisi yang ada. Bukan karena gedungnya yang tak layak, melainkan lantaran minimnya minat masyarakat sekitar untuk menuntut ilmu di sekolah tersebut.

"Kemarin gue ngunjungin sekolah SMK Negeri 1 di daerah pedalaman gitu, nggak jauh dari kecamatan Sembalun. Jadi gue dapat kabar kemarin tentang keprihatinan SMK itu. Sekolah itu dipinggir hutan, terus juga nggak terlalu besar dan muridnya cuma 12 orang," ungkap Ammar Zoni di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Pemain sinetron Anak Langit itu juga menambahkan, minimnya siswa yang menuntut ilmu di sekolah tersebut tak lain lantaran stigma masyarakat sekitar yang menganggap kualitas pendidikan di sekolah yang terletak di pedalaman tidak baik. Maka dari itu, warga sekitar pun lebih memilih menempuh jarak yang jauh ke kota besar untuk bersekolah.

"Sangat disayangkan orang-orang di sana itu lebih pengennya (sekolah) di daerah kota kayak Mataram, Senggigi, dan itu jauh banget aksesnya dan susah juga untuk ditempuh, padahal di kampungnya itu sudah ada sekolahan," terang Ammar Zoni

2 dari 2 halaman

Imbauan Ammar Zoni

Maka dari itu, dalam kunjungannya, Ammar Zoni pun mengajak masyarakat sekitar untuk memanfaatkan fasilitas pendidikan yang ada di lingkungannya tersebut. Bagi Ammar, sekolah yang berada di pedalaman juga tak kalah bagus dari yang berada di kota besar. 

"Jadi ya gue coba sharing aja ke sana dan kita ajak mereka (masyarakat sekitar) untuk mencintai lingkungannya, maksudnya nggak usah jauh-jauh kalau kita belajar, yang ada dimanfaatkan sebaik-baiknya. Yang penting kurikulumnya sama, berbasis nasional sebenernya nggak ada masalah," pungkas Ammar Zoni.