Sukses

Parenting

3 kesalahan yang sering dilakukan oleh ibu milenial

Fimela.com, Jakarta Sebagai seorang ibu yang mengasuh anak di zaman yang serba mudah memang menyenangkan. Ingin tahu satu hal tinggal klik, maka semua informasi akan didapatkan dengan mudah. Namun, seringkali kemudahan ini menjadi boomerang bagi ibu-ibu milenial. Kemudahan seringkali membuat seorang ibu tidak berpikir dua kali sebelum bertindak.

Ada beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh seorang ibu di era milenial ini. Jika tidak diperhatikan maka berakibat buruk pada perkembangan si anak. Tentu sebagai seorang ibu yang smart, tidak ingin gagal mengasuh anak bukan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Terlalu sok tahu

Merasa semua kabar dapat didapat dengan mudah bukan berarti, setiap informasi disebar tanpa kroscek terlebih dahulu. Merasa semua informasi mudah didapat jadi tidak perlu bantuan orang lain, padahal hal tersebut salah.

Meskipun semua informasi didapat dengan mudah dan jelas, menanyakan kepada yang ahli akan membantumu mendapatkan jawaban terbaik. Jadi tidak ada salahnya seorang ibu mendiskusikan masalah pengasuhan anak kepada yang lebih ahli. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut.

2. Mencoba untuk tampil sempurna

Segala sesuatu harus jelas. Jangan menuntut diri untuk menjadi sempurna. Setiap orang memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing, jadi tidak ada salahnya untuk belajar. Jadilah ibu yang baik, tanpa perlu memaksakan diri untuk menjadi ibu yang sempurna.

3. Tidak siap dengan kemungkinan terburuk

Karena terlalu sok tahu, seringkali ibu milenial tidak siap dengan kegagalan dan kemungkinan terburuk yang bisa jadi terjadi. Kehidupan menjadi seorang ibu tidaklah mudah. Banyak yang tidak memahami, jika ada masalah serius setelah melahirkan misalnya postpantrum depression, baby blues, dan lain-lain.

Dibutuhkan support system agar seorang ibu tetap tenang dan semangat menghadapi berbagai masalah. Mereka adalah suami, orangtua dan keluarga besar. Dukungan ini penting agar ibu terhindar dari depresi.

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Cara Efektif Mengasah Daya Ingat Anak
Artikel Selanjutnya
Ayah dan Ibu Sama-Sama Bekerja, Apa Dampak Positifnya terhadap Anak?