Sukses

Parenting

Menyusui Selama 6 Bulan Atau Lebih Bisa Menurunkan Risiko Diabetes, Really?

Para ahli mengungkapkan jika aktivitas menyusui memiliki segudang manfaat buat kesehatan. Tak hanya bermanfaat bagi si ibu, menyusui juga bermanfaat luar biasa sehat bagi buah hati. Aktivitas ini juga sebagai salah satu aktivitas yang membuat ibu dan buah hati memiliki kedekatan tersendiri antara satu sama lain.

Mengenai aktivitas menyusui, baru-baru ini sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Medical Association (JAMA) Internal Medicine menyebutkan bahwa menyusui bisa menurunkan risiko diabetes hingga setengahnya atau 50%. Dalam penelitian yang dilakukan pada sedikitnya 1.200 wanita kulit putih dan etnis Afrika-Amerika, ditemukan bahwa wanita yang menyusui dalam jangka 6 bulan atau lebih memiliki daya tahan tubuh lebih kuat untuk terhindar dari risiko diabetes.

Erica Gunderson, penulis utama dalam penelitian ini seperti dikutip dari laman thehealthsite.com mengatakan, "Kami menemukan hubungan yang sangat kuat antara durasi menyusui dengan penurunan risiko diabetes. Ini bahkan setelah memperhitungkan semua faktor risiko yang ada."

Peneliti percaya jika wanita yang menyusui buah hatinya selama 6 bulan atau lebih, mereka mengalami risiko diabetes tipe 2 lebih rendah. Mereka juga menyebut jika menyusui bisa melepaskan efek perlindungan melalui hormon yang bekerja di pankreas. Inilah yang nantinya mengendalikan kadar insulin serta gula dalam darah.

"Risiko diabetes menurun seiring dengan durasi menyusui, gaya hidup, ukuran tubuh dan risiko metabolik lainnya yang diukur selama kehamilan. Kami telah lama mengetahui menyusui memiliki banyak manfaat untuk ibu dan bayi. Namun, bukti sebelumnya hanya menunjukkan efek lemah pada penyakit kronis wanita. Sekarang kita melihat perlindungan lebih kuat dari penelitian baru ini yang menunjukkan bahwa ibu menyusui selama berbulan-bulan setelah melahirkan lebih rendah terserang risiko diabetes tipe 2," ungkap Tracy Flanagan, seorang direktur kesehatan wanita Kaiser Permanente.

Selain menemukan bahwa aktivitas menyusui menurunkan risiko diabetes bagi ibu, menyusui ternyata juga bermanfaat menurunkan risiko kanker bagi ibu maupun bayi. Menyusui juga bermanfaat mengurangi risiko kegemukan pada bayi di masa depan.



(vem/mim)
;
Loading