Sukses

Parenting

Bolehkah Saya Tetap Berpuasa Ketika Sedang Menyusui?

Sebagai seorang muslim, berpuasa di bulan Ramadhan merupakan sebuah kewajiban. Meskipun begitu, Islam juga memberikan keringanan bagi mereka yang tidak mampu. Salah satu yang mendapat keringanan ini adalah ibu yang sedang menyusui.

Nah, jika anda sebagai ibu yang menyusui tetap ingin malaksanakan ibadah puasa, hal-hal apa saja yang harus diperhatikan?

Berdasarkan www.babycentre.co.uk, hal pertama yang harus anda perhitungkan sebelum berpuasa adalah usia bayi anda.

Jika bayi anda sudah berusia sekitar 1 tahun dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada ASI (ia sudah mulai memakan makanan seperti makanan bayi), berpuasa mungkin bukan lagi sebuah masalah.

Namun, jika bayi anda masih bergantung sepenuhnya pada ASI, mungkin anda harus berkonsultasi dengan keluarga terdekat atau dokter sebelumnya.

Apakah berpuasa akan mempengaruhi produksi ASI?

Situs yang sama menjelaskan bahwa tubuh anda akan tetap memproduksi ASI meskipun anda berpuasa. Karena kegiatan berpuasa akan mengurangi jumlah kalori dalam tubuh, tubuh anda akan otomatis menyesuaikan caranya memproduksi ASI dengan memperhitungkan jumlah kalori yang tersedia.

Jika anda memutuskan untuk tetap berpuasa, pastikan bahwa makanan yang anda makan ketika sahur dan berbuka mengandung nilai gizi yang seimbang. Jangan makan terlalu sedikit karena salah satu komposisi yang penting dalam asi adalah lemak.

Jika tidak ada cukup lemak, maka lemak tubuh anda sendirilah yang akan digunakan untuk memproduksi lemak dalam ASI. Meskipun, tentu saja, payudara anda pun juga diyakini dapat memproduksi lemak ASI.

So, berpuasa ternyata tetap boleh dilakukan para ibu menyusui asalkan hal ini tidak mengganggu kesehatan anda dan bayi anda.

Penulis: Alfi Suci D.

(vem/sfg)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading