Sukses

Parenting

Faktor Penyebab Lambatnya Perkembangan Balita

Moms, berhenti menerka-nerka untuk perkembangan balita Anda. Balita itu unik dan perkembangannya tidak bisa ditentukan, sekalipun oleh dokter yang handal.

Terlebih lagi ketika Anda merasa balita Anda jauh lebih lambat perkembangannya ketimbang balita lain. Nah, daripada menebak-nebak, berikut ada 2 hal yang menjadi penyebab lambatnya perkembangan balita menurut dunia medis.

Seperti yang dilansir oleh kidshealth.org, 2 hal tersebut adalah faktor keluarga/keturunan (genetika) dan keterlamabatan pubertas. Berikut ini penjelasannya.

Faktor Genetika
Perkembangan balita, khususnya pertumbuhan tubuhnya yang lambat atau lebih pendek dari yang lainnya disebabkan oleh faktor genetika. Biasanya berawal dari ketika orang tuanya, atau salah satu dari mereka bertubuh pendek.

Selain itu, keterlambatan tumbuhnya bisa disebabkan juga oleh keluarga yang lain. Oleh karena itu, ia pun tidak bisa melampaui temannya yang lain yang memiliki orang tua bertubuh tinggi.

Keterlambatan Pubertas
Balita dengan keterlambatan pubertas biasanya pertumbuhannya akan berhenti atau semakin lambat ketika ia berusia 6 bulan hingga 2 tahun. Setelah itu, ia akan tumbuh lagi secara normal hingga usia puber.

Selanjutnya, ia akan cenderung terlambat untuk pubertas. Ketika semua teman seusianya sudah berhenti tumbuh, ia biasanya akan tetap tumbuh karena ia terlambat memasuki pubertas.

Nah, untuk mengetahui apakah balita Anda menderita salah satu dari faktor keterlambatan perkembangan balita di atas, sebaiknya Anda menemui dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

Oleh: Kamilah

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading