Sukses

Parenting

Ketuban Sedikit, Apa Sih Efeknya Untuk Baby?

Ladies, seperti yang kita tahu, ada banyak sekali manfaat dari air ketuban yang ada di dalam kandungan ibu selama masa kehamilannya. Nah, lalu gimana ya kalau ketuban sedikit?

Yup, Ladies, kuantitas air ketuban di dalam kandungan ini pada awal masa kehamilan hanya beberapa mililiter saja. Dan secara otomatis jumlah ini akan bertambah seiring dengan perkembangan bayi yang ada di dalam kandungan.

Nah, kalau air ketuban yang melindungi tubuh bayi ini tersedia dalam jumlah yang terlalu banyak, disebut dengan polyhydramnios. Yang akan kita bahas lebih lanjut kali ini adalah oligohydramnios, atau jumlah air ketuban yang terlalu sedikit.

Apa sih efeknya untuk si buah hati kalau air ketuban yang tersedia jumlahnya sedikit?

Melansir ulang dari babycentre.co.uk, air ketuban yang sedikit selama trimester pertama kehamilan dan masa-masa awal trimester kedua bisa menyebabkan terjadinya keguguran.

Wah, ternyata bahaya juga ya, efek dari air ketuban yang sedikit ini. Lebih-lebih juga dikatakan kalau hal ini akan memberikan efek kepada perkembangan paru-paru bayi, dan juga pertumbuhannya secara umum.

Selain itu, efek lain dari jumlah air ketuban yang sedikit ini yaitu adanya komplikasi ketika proses persalinan. Wah, komplikasi yang seperti apa sih, Ladies?

Yup, posisi baby ketika persalinan kemungkinan besar akan dalam posisi sungsang. Dan baby tidak punya space untuk mengubah posisinya sehingga kepalanya berada di bawah, seperti seharusnya.

Wah, bahaya juga ya. Semoga kita tidak mengalaminya, Ladies.

Oleh: Raisa Fadilla

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading