Sukses

Parenting

Pemberian Imunisasi DPT Sebelum Hingga Sesudah Kehamilan (I)

Wanita yang sedang hamil memiliki risiko untuk terinfeksi sebuah penyakit dan juga berbagai macam komplikasi akibat penyakit tersebut. Pemberian imunisasi DPT pada wanita hamil mungkin dibutuhkan, tapi bagaimana cara dan aturan pemberiannya?

Seperti dilansir dari en.wikipedia.org, berdasarkan panduan perawatan pada wanita yang sedang hamil, apabila wanita tersebut membutuhkan perlindungan untuk tetanus dengan mendesak, wanita tersebut bisa diberi vaksin Td.

Apabila kebutuhan perlindungan dari tetanus tidak mendesak dan wanita tersebut sudah pernah diberi vaksin tetanus sebelumnya, wanita tersebut harus menunggu sampai periode pospartum baru boleh diberi vaksin tetanus. Periode pospartum adalah periode mulai dari setelah melahirkan bayi sampai 6 minggu setelahnya.

Wanita yang berada pada periode pospartum, apabila tidak mendapat vaksin Td atau Tdap dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, direkomendasikan untuk diberi vaksin Tdap.

Apabila wanita yang hamil belum pernah diberi vaksin DPT satu kali pun seumur hidupnya, wanita tersebut sebaiknya diberi vaksin Td sebanyak tiga kali dimulai pada saat wanita mulai hamil.

Jadwal pemberian vaksin yang harus diikuti oleh wanita hamil adalah menggunakan interval 0, kemudian 4 minggu setelahnya, kemudian 6 bulan setelahnya. Hal ini bertujuan untuk melindungi wanita tersebut beserta bayinya dari penyakit tetanus.

Masih ada informasi lain seputar pemberian imunisasi DPT pada wanita hamil ini, simak terus ya Bun!


Oleh: Andrian Bayu Krisna

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading