Sukses

Parenting

Cerita Menyusui Ibu yang Bertahan dalam Kesakitan

Apakah Anda telah menjadi seorang ibu menyusui? Atau masih dalam masa penantian untuk persalinan? Namun yang pasti Anda sekarang telah duduk santai bersiap untuk mengetahui pengalaman ibu lain tentang cerita menyusui mereka.

Telah disampaikan oleh laman breastfeedingonline.com tentang cerita seorang ibu bernama Jamie Gibb. Ia memiliki seorang putri yang telah berusia 2 tahun. Putrinya tumbuh sehat dan cerdas berkat ibunya dengan tulus mau menyusui.

Seperti yang diceritakan Jamie Gibb, menyusui tidaklah mudah; tidak sekadar duduk santai di sofa dengan mendekap bayi di payudara lalu membiarkan ia minum ASI Anda sepuasnya. Ia telah mengetahui hal tersebut sejak ia tahu ia harus menyusui anaknya kelak dengan mengikuti kelas kursus ibu menyusui dan membaca berbagai bacaan untuk ibu menyusui.

Namun ternyata yang dimaksud tidak mudah dalam menyusui itu menyakitkan baginya. Ketika ia baru menyusui putrinya saat ia baru lahir, ternyata payudaranya tidak sesiap dirinya. Putingnya pecah-pecah hingga berdarah dan terasa amat menyakitkan setiap kali putrinya hendak minum.

Ia tidak menyerah begitu saja pada rasa sakitnya dan menemui dokter bagian laktasi dan mengutarakan apa yang dirasakannya. Dokter menyarankan untuk memompa ASI di salah satu payudara yang dirasakan paling nyeri atau sakit, dan biarkan putrinya tetap minum ASI pada payudara yang lainnya.

Saran tersebut ternyata sangat membantu hingga ia mampu tetap menyusui hingga ± 1 tahun. Hingga saat ini pengalamannya tersebut membuatnya menyadari bahwa itu adalah kodrat seorang wanita. Ia pun menyayangkan bila seorang ibu berhenti menyusui karena merasa sakit pada payudaranya karena ia telah menyia-nyiakan manfaat yang bisa diperoleh bayinya dari ASI.

Oleh: Kamilah

(vem/ver)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading